• Beauty / Tips

    Keampuhan Laser untuk Hilangkan Bekas Jerawat


    Keampuhan Laser untuk Hilangkan Bekas Jerawat

    Jika Anda masih takut untuk mencoba laser guna menghilangkan bekas jerawat, cobalah menyimak artikel berikut ini.


    Apakah Anda sudah menyerah dalam menyikapi problem bekas jerawat yang masih berdiam di wajah? Mungkin saatnya Anda melirik jalur laser demi memperbaiki kualitas kulit wajah.

    Sebenarnya apa penyebab terjadinya acne scar atau bekas jerawat? Menurut Ultimo Aesthetic & Dental Center, scar acne merupakan jaringan parut yang dapat terlihat menimbul atau melekuk lebih dalam dibanding area kulit di sekitarnya.

    Umumnya, bekas luka itu dialami oleh pemilik jerawat yang kerap melakukan manipulasi melalui tindakan mengeluarkan isi jerawat tersebut.

    Terbentuknya acne scar itu dapat dipengaruhi dari kasus keparahan lesi, tempo penderita jerawat, hingga keterlambatan pasien dalam menanganinya. Hampir 95% pasien yang mempunyai luka bekas jerawat digolongkan dalam tingkat keparahan ringan sampai sedang. 

    Tak heran banyak pasien pula, masih menganggap remeh bekas jerawat atau cenderung hanya mempercayakan kesembuhannya melalui krim pengobatan dari luar.

    Apalahi memang beberapa individu masih takut untuk mencoba cara laser untuk menghilangkan bekas jerawat, boleh jadi disebabkan karena metodenya atau kemungkinan persoalan harga yang ditawarkan.

    Tapi sebelumnya, lebih baik Anda mengenal dulu beberapa jenis bekas jerawat yang perlu diketahui:

     

    Ice-pick Scars


    (Foto: Only Background/ Click Photos/ Shutterstock)


    Ciri-ciri: Bekas jerawat berukuran kecil dan meninggalkan lubang dalam di permukaan kulit, seperti sehabis ditusuk benda tajam dan cenderung nampak serupa pecahan es.

    Bekas tersebut biasanya meluas hingga ke lapisan dermis, tapi sekilas tampak seperti pori-pori yang terbuka lebar.



    Boxcar Scars


    (Foto: Phugun Fire/ Click Photos/ Shutterstock)


    Ciri-ciri: Bekas jerawat ini berbentuk bulat atau oval, lalu ukurannya juga lebih besar dari ice-pick scars, dan membuat permukaan kulit menjadi tampak berlekuk atau tidak rata.

    Hancurnya kolagen karena peradangan jerawat menjadi salah satu penyebab terjadinya boxcar, belum lagi jaringan kulit menghilang sehingga lapisan-lapisan di bawahnya menjadi terbuka dan dibiarkan tanpa pelindung.

    Tapi biasanya boxcar hanya timbul di bagian permukaan kulit atau mungkin lapisan terdalam dari kulit Anda, tergantung kasus jaringan kulit yang hilang.


    Rolling Scar


    (Budimir Jevtix/ Click Photos/ Shutterstock)


    Ciri-ciri: Bekas jerawat yang meninggalkan permukaan kulit jadi bergelombang dan tidak rata.

    Penyebab terjadinya bekas jerawat ini dikarenakan adanya 'jaringan' yang mengikat di antara permukaan kulit dan lapisan kulit di bawahnya. Ikatannya seolah menarik kulit menuju lapisan yang lebih dalam.



    Keloid

    (Foto: Dok. Bazaar)

     

    Ciri-ciri: Bekas jerawat menjadi terbentuk seperti gumpalan jaringan yang mengeras dan biasanya tumbuh melebar dari ukuran jerawat sebelumnya. Kasus ini terjadi karena bawaah tubuh yang memproduksi kolagen berlebih. Umumnya, keloid kebanyakan dialami pada pria terutama area dada.


    Hiperpigmentasi

    (Foto: Dok. Bazaar)

    Ciri-ciri: Bekas jerawat yang ditandai dengan perubahan warna kulit dan beberapa kasus disertai peradangan pada jerawat. Biasanya, hiperpigmentasi memiliki warna yang berbeda dari warna kulit seperti kemerahan, ungu, cokelat, hingga hitam, tergantung dari jenis si empunya.

    Kasus ini terjadi ketika ada luka, ruam, jerawat atau rangsangan lain sebagi penyebab radang di kulit, sehingga akhirnya memicu kulit untuk memproduksi melanin yang berlebih.


    CARA KERJA
    Lalu bagaimana cara kerja laser dalam mereduksi bekas jerawat? Prinsipnya adalah menghancurkan lapisan kulit paling luar atau epidermis seolah dibuat pelukaan atau peradangan di dalam kulit menggunakan bantuan sinar laser.

    Cahaya kuat dari laser mampu menembus lapisan kulit, lalu melukai permukaan kulit paling luar. Setelah sampai di dalam jaringan kulit, sinarnya akan merangsang produksi kolagen serta sel pembaruan, guna mengencangkan kulit.

    Kemudian lapisan kulit yang rusak tadi secara perlahan menghilang, sehingga akan tumbuh lapisan kulit baru dari bagian bawah.

    Perawatan laser biasanya memakan waktu sekitar 60 menit, tergantung kasus bekas jerawat sang pasien.
    Akan ada masa downtime, namun Anda masih tetap dapat beraktivitas seperti biasa. Hanya saja dibutuhkan perhatian dan perawatan secara khusus.


    JENIS PERAWATAN LASER
    Berikut adalah perawatan laser untuk mereduksi bekas jerawat:

    • Laser Fractional CO2

    Jika Laser Fractional biasa dapat digolongkan ke dalam laser non-invasif, maka laser Laser Fractional dengan karbon dioksida mempunyai langkah berbeda. Metode ini lebih bermanfaat untuk mengobati problem kulit semacam bekas luka, kutil, atau keriput.

    Cara melakukan perawatan laser ini diawali dengan pemberian krim anestesi pada seluruh wajah, barulah dilakukan teknik pelukaan melalui sinar laser. Akan ada bekas luka selama  beberapa hari, kemudian secara perlahan bekas jerawat berkurang serta mengurangi pembentukan bopeng pada wajah.

     

    • Laser Erbium

    Metode dengan laser ini dikatakan lebih advanced dan memiliki efek rasa sakit minimal dari perawatan laser fractional CO2. Hal itu dikarenakan sinar lasernya sudah dimodifikasi dengan panjang gelombang 2940 nm, dan dirancang untuk menghasilkan panas yang ideal supaya sel kulit mati dapat mengelupas secara aman.

    Laser ini juga mampu merangsang produksi kolagen baru secara alami, diikuti keahlian dalam mendeteksi ketebalan kulit. Jadi pengelupasan kulit akan merata baik pada lapisan kulit yang tebal, maupun yang tipis.

    Setelah penyinaran, kulit wajah akan terasa lebih kencang, kemudian barulah pada hari kedua atau ketiga secara perlahan sel kulit mati akan mengelupas. Di samping cocok untuk menghilangkan bekas noda jerawat, laser ini juga mampu membuat pancaran kulit wajah jadi lebih cerah.

     

    • Pixel Laser

    Laser ini akan menciptakan lubang-lubang super kecil pada kulit Anda, lalu bekerja menyingkirkan lapisan terluar dari kulit. Setelah itu, sel kulit di sekitarnya yang masih utuh akan berfungsi layaknya penadah untuk proses penyembuhan secara cepat.

    Laser Pixel juga sama seperti laser erbium yang akan menstimulasi pertumbuhan kolagen baru guna mengencangkan kulit sekaligus membuat hamparannya menjadi lembut.

    Sebelumnya akan dilakukan proses anestesi, dan selama pengerjaan ada rasa tidak nyaman. Setelah perawatan, kulit akan terasa panas serupa sunburn diikuti ruam merah dan sedikit bengkak selama 24-48 jam.


    Apakah perawatan laser perlu dilakukan beberapa sesi pertemuan? Tentu saja, pelu ada pengulangan sesuai dengan kondisi dan kasus bekas jerawat yang Anda alami.

    Nah, sedangkan efek samping yang akan terjadi saat Anda melakukan perawatan laser adalah:

    1. Rasa Panas
    Sinar laser yang menyentuh kulit secara langsung, biasanya memberi sensasi panas seketika seperti terbakar ultraviolet.


    2. Kulit Lebih Kering
    Selama masa pemulihan, ada juga ditemukan kasus kulit yang mudah mengering. Disarankan agar pasien mengaplikasikan krim pelembap yang direkomendasikan oleh dokter Anda, atau perbanyak minum air mineral supaya peredaran darah lebih lancar.


    3. Ada Pembengkakan
    Kemungkinan akan timbul eritma atau kemerahan pada kulit wajah. Pernah juga ditemukan kasus lain semisal gatal-gatal pada bagian yang terkena laser, hingga sedikit bengkak.

    Tapi jangan khawatir, kondisi tersebut masih terbilang umum dan butuh beberapa waktu untuk memulihkannya kembali.


    4. Iritasi Ringan
    Pasien harap memerhatikan penanganan wajah selama masa pemulihan, hindari unruk sering menyentuh, menggosok, atau menggaruk bagian yang sudah terkena sinar laser.

    Karena hal di atas akan membuat bekas luka menjadi iritasi, pengobatan jerawat tidak maksimal, sehingga diakhiri dengan menyebabkan kulit tidak halus seperti semula.


    5. Penggelapan Kulit
    Faktor pigmen kulit sang pasien sangat mempengaruhi efek laser untuk jerawat, jika pada pemilik kulit lebih gelap maka dampak yang timbul biasanya berkaitan dengan hiperpigmentasi.

    Dikhawatirkan kulit akan menjadi semakin gelap, lebih baik Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter kulit sebelum melakukan perawatan laser.


    6. Hindari Paparan Matahari
    Setelah dilakukan laser, pasien sangat disarankan untuk tidak terkena sinar matahari secara langsung. Hal ini dibutuhkan agar tidak terjadi infeksi sehingga menghambat masa pemulihan.


    Jika Anda ingin mencoba menghilangkan bekas jerawat melalui metode laser, berikut adalah beberapa klinik rekomendasi Bazaar:

    • Laser Fraksional di Ultimo Aesthetic & Dental Center

    Klinik ini menawarkan beberapa tindakan ablatif guna menghilangkan acne scar, yang paling direkomendasikan adalah laser yang teknologi impact Trans-Epidermal Delivery (iTED) dengan prinsip kolaborasi antara radio frekuensi dan ultrasound.

    Fungsinya adalah untuk meningkatkan pengantaran substansi obat ke kulit yang sedang dilakukan terapi. Selain itu, tersedia pula pilihan tindakan surgical semisal eksisi punch atau subisi, serta injeksi filler apabila diperlukan.

      

    • Plasma Laser di Klinik Dermaster

    Laser ini dapat digunakan untuk menghilangkan bopeng pada bekas jerawat, jerawat aktif, kerutan, stretch mark, xanthelasma, dan keloid.

    Satu lagi yang paling mutakhir adalah bahwa laser ini merupakan perawatan aesthetic untuk melakukan tindakan blepharoplasty (membuang kulit kelopak mata akibat penuaan) dan membuat double eyelid.

    Plasma Laser sendiri bersifat non-operasi atau tanpa sayatan, tidak menggunakan aliran listrik, aman, serta rasa sakit dan efek samping yang minimal.

     

    • Miracle Profractional Laser di Klinik Miracle

    Laser dengan metode fractional atau micro beam yang efektif untuk memperbaiki struktur kulit. Alat ini sangat direkomendasikan bagi pemilik problem pada wajah yang memiliki bekas jerawat atau bekas luka berbentuk cekungan paa permukaan kulit.

    Di sisi lain, perawatan ini juga mampu merevitalisasi sekaligus meremajakan kualitas kulit Anda.

     

    (Foto: Anastasiian Kazakova/ Click Photos/ Shutterstock; Dok. Bazaar)


    Baca juga: 

    Produk Perawatan untuk Wajah Berjerawat

    Makanan Pencegah Jerawat

    Pilihan Kosmetik untuk Kulit Berjerawat

    Cara Menghilangkan Jerawat di Usia Dewasa