Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

The Fashionable Life: Menggunakan Waktu di Masa Karantina

Tetap prima meski di rumah saja.

The Fashionable Life: Menggunakan Waktu di Masa Karantina

Implementasi Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) yang mewajibkan seluruh individu di rumah saja menjadi peluang untuk membangun lifestyle baru. Menciptakan alternatif aktivitas yang (mungkin) terasa anyar atau menekuni sesuatu yang sebelumnya hanya terjamah sementara.


Bazaar mengajak para pelaku kreatif di dunia sinema dan fashion Indonesia untuk unjuk keterampilan sehari-hari mereka seraya melewati masa ini. Melalui proses pemotretan The Fashionable Life yang dipandu secara virtual dan dibidik oleh masing-masing persona, simak berikut ulasannya:

Jerome Kurnia

Meski adanya berbagai hambatan akibat pandemi Covid-19, skedul Jerome tetap terus berjalan. Sejumlah mekanisme kerja tentu berubah dan ia mengadaptasinya. Seperti proses reading kini dilakukan secara online dan praktik workshop yang memerlukan protokol kesehatan serta prinsip physical distancing.



Di sela itu, ia menggeluti ketertarikannya di dunia memasak. Hobi ini terlintas saat Jerome membantu sang ibu menyajikan masakan Jerman untuk santapan keluarga. Sekarang, resep-resep tersebut kian dikuasai bahkan turut mengeksplor kuliner Indonesia.

"Menurut aku masakan Indonesia lebih rumit," ungkap Jerome, yakni mendorongnya untuk jajal bikin jajanan pasar, seperti klepon dan onde-onde.


Kami pun melihat cuplikan kesibukannya di dapur dalam busana Studio133 Biyan.


"Jangan pernah takut untuk mengejar apapun yang kamu cintai. Walaupun tidak selalu mudah atau berhasil, tetapi kamu tidak akan menyesal untuk mencoba dan terus berusaha," tambahnya.

Laura Basuki

Selama hampir 3 bulan menerapkan PSBB, Laura menemukan kenikmatan dalam berdiam diri di rumah. Ia dapat menyelesaikan buku bacaan dan catch up tontonan seru di Netflix. Favoritnya adalah Homeland, Unbelievable, The Trials of Gabriel Fernandez, serial Korea Kingdom dan The King Eternal Monarch.

Bahkan dapat melangsungkan shooting untuk mini series secara virtual, mungkin Anda bisa melihat proses produksi di balik layar Sementara, Selamanya.



Terlebih lagi, momen karantina ia manfaatkan untuk lebih aktif olahraga yoga. Laura merasa latihan ini dapat merilekskan bagian tubuh yang kaku pengaruh bertengger di satu posisi terlalu lama dan juga menenangkan pikiran. Kondisi tidur pun jadi membaik.

Berikut ia mempraktikkannya kepada Bazaar dengan dress rancangan Toton.



"Aku yakin dengan menyesuaikan kondisi, perlahan akan ada jalan untuk bisa keluar dari 2020 yang berat ini," tuturnya.

Prinka Cassy

"There is always a rainbow, after every storm." Kutipan ini menyemangati hari-hari Prinka dalam melewati rutinitas selama di rumah saja. Membuatnya lebih bersyukur akan hal-hal kecil, seperti langit biru dan kemunculan pelangi.

Tidak disangka pemandangan tersebut akhirnya hadir juga di kota Jakarta berkat upaya untuk memutuskan rantai penyebaran virus Covid-19 yang memberi peluang untuk bumi beristirahat dari hiruk pikuk dan bersinar kembali. 

Sebagai model dan juga seorang ibu, ia menggunakan masa ini dengan menyusun program home learning untuk kedua buah hati. Salah satunya adalah mewujudkan wall of art, yaitu aneka karya kreatif bersama anak-anak yang tersusun pada dinding.

Siasat ini menciptakan atmosfer menyenangkan bagi putra-putranya. Anggap saja playground yang meningkatkan bonding time, menghindari momen bosan, dan juga mengurangi pengunaan gadget.

Keseruan itu diperlihatkan kepada Bazaar sembari mengenakan gaun dari Sapto djojokartiko.



Portofolio ini: 


Editor Fashion: Michelle Othman
Wardrobe: Studio133 Biyan (Jerome Kurnia), Toton (Laura Basuki), Sapto Djojokartiko (Prinka Cassy)
Retoucher: Veby Citra


Baca juga:

The Fashionable Life: Penemuan Baru Titi Radjo Padmaja

The Fashionable Life: Peran Hamish Daud sebagai Ayah

The Fashionable Life: Makna Berkebun bagi Atiqah Hasiholan