• Museum Gucci Garden Hadir di Florence


    Museum Gucci Garden Hadir di Florence

    Anda mencintai segalanya tentang Gucci? Maka Anda patut mengunjungi museum ini pada perjalanan ke Italia berikutnya.


    Gucci mengawali tahun 2018 dengan meresmikan museumnya yang baru saja selesai direnovasi, Gucci Garden, yang menempati Palazzo della Mercanzia di Florence, Italia. 

    Didesain oleh direktur kreatif Gucci, Alessandro Michele, Gucci Garden menampilkan beragam objek dari koleksi Gucci di awal berdirinya di tahun 1921 hingga koleksi terkininya, memorabilia, ephemera, dan seni kontemporer yang dikurasi dengan sangat baik oleh Alessandro dan Maria Luisa Frisa.


    Baca juga: Mengunjungi Museum Yves Saint Laurent di Kota Marrakech


    Nama Gucci Garden dipilih karena maknanya yang mencakup, makna sebenarnya yaitu imajinasi esterika Gucci yang mengambil referensi dari dunia flora dan fauna, dan juga mengandung makna metafora. "Taman tersebut nyata, namun juga berada di pikiran, yang diisi dengan flora dan fauna, seperti ular misalnya. Ular dapat menyelinap di mana saja, dan sekaligus menyimbolkan awal yang abadi dan sebuah keabadian yang kembali," jelas Alessandro.

    Merespon makna metafora tersebut, museum ini tidak hanya sekadar memajang objek historis milik Gucci, namun memadukan masa lampau dan masa kini.

    Gucci Garden terdiri dari Gucci Garden Galleria yang berisi busana, aksesori, instalasi video, karya seni, dokumen, dan artefak, disusun berdasarkan tema memenuhi dua lantai bangunan.



    Area ini mencoba untuk menyandingkan objek kontemporer dengan barang vintage, memperlihatkan bagaimana mereka dapat mengisi satu sama lain mesekipun datang dari era yang berbeda. Seniman seperti Jayde Fish, Trevor Andrew (Gucci Ghost) dan Coco Capitán yang kerap berkolaborasi dengan Gucci, diajak untuk mendekorasi dinding.

    Karya mereka juga dipamerkan bersama wallpaper Gucci dan sebuah karya seni dari abad ke-19, Fantino con bambina oleh Domenico Induno.


    Baca juga: 5 Museum Kontemporer Wajib Kunjungi di Jepang

    Selain itu, terdapat juga Gucci Osteria pada lantai dasar yang menyajikan kreasi chef Massimo Bottura. Terinspirasi oleh pengalamannya berkeliling dunia yang ditemukan dengan kuliner Italia, restoran ini hadir untuk memuaskan tidak hanya dari segi estetis, namun juga dari cita rasa.



    Berdampingan dengan restoran, lantai dasar juga menjadi lokasi butik yang menempati dua ruangan besar sekaligus. Di sini Anda dapat menemukan produk yang didesain dan diciptakan khusus untuk Gucci Garden dan tidak dijual di butik Gucci manapun. 


    Mulai dari sepatu dan tas, hingga silk bomber jacket dengan skrip Gucci Garden Gothic, semuanya tersedia di butik ini. Tidak ketinggalan koleksi Gucci Décor, gift station, dan koleksi buku yang sebagian datang dari Antica Libreria Cascianelli, Roma.


    Desain interior keduanya, butik dan restoran ini mengingatkan akan butik dan restoran di Florence yang kerap menggunakan furnitur antik dan barang-barang personal sebagai elemen dekorasi. 

    Ingin berkunjung? Tuju Palazzo della Mercanzia di Florence Italia. Tiket masuk Gucci Garden Galleria dijual sebesar 8 euro atau sekitar 130 ribu rupiah dan setengah dari harga tiket akan disumbangkan untuk proyek restorasi di kota Florence.


    (Foto: Courtesy of Gucci)









- MORE STORIES -


Partisipasi Loewe di Salone Del Mobile 2018

Presentasi kerajinan tradisional dari berbagai belahan dunia ditampilkan Loewe di pameran Salone Del Mobile 2018 dalam rupa produk eklektik.


10 Festival Musik Yang Harus Anda Kunjungi di 2018

Anda penggemar musik? Berikut daftar festival musik pilihan kami di tahun 2018.


Rafflesia Arnoldii Jadi Google Doodle, Apa Alasannya?

Ini alasan Google menjadikan keindahan bunga nasional, yaitu Rafflesia Arnoldii sebagai penghias halaman utamanya hari ini


10 Film Wajib Tonton 2018

Catat dan pastikan Anda tak ketinggalan film-film paling ditunggu tahun depan ini.


Catatan Sastra dari Bali

Salah satu catatan istimewa dari festival sastra di Pulau Dewata.