• Napas Tradisional di Perhiasan Terbaru John Hardy

    Fashion / News


    Napas Tradisional di Perhiasan Terbaru John Hardy

    Untuk musim gugur 2020, John Hardy melakukan pendekatan terhadap napas tradisional yang dikemas menjadi sebuah karya seni.


    Label perhiasan John Hardy meluncurkan koleksi terbaru dalam rangka menyambut musim gugur 2020, yang kali ini melibatkan identitasnya sebagai label yang selalu mengombinasikan kreativitas, keterampilan seni, dan ekspresi tradisional yang dikemas menjadi kontemporer dan modern.

    Untuk koleksi ini, John Hardy menerapkan perhiasan penuh pernyataan dan tidak dibatasi oleh gender sehingga dapat menjadi teman berbusana oleh siapapun di setiap kesempatan. Hal tersebut kemudian diterjemahkan melalui 3 koleksi yang diberi tajuk Classic Chain untuk koleksi uniseks, Legends Naga untuk wanita, dan Keris Dagger untuk pria.

    Di koleksi Classic Chain, ungkapan perhiasan yang memiliki arti penuh walau dikenakan sendiri tanpa menerapkan teknik tumpuk menjadi narasi utama koleksi. Setiap perhiasan didesain dengan tekstur dramatis dan menggunakan bahan metal yang dipalu dengan tangan. Selain itu hadir juga modifikasi tipe Classic Chain yang diberi tajuk Asli Classic Chain, yang dipahat menyerupai lekukan arsitektural dengan hasil akhir model gelang dan cuff dengan tambahan aksen dekoratif.




    Classic Chain

    Lalu, di koleksi Legends Naga, perhiasan untuk wanita dimanifestasikan dalam bentuk gelang kaki dan kalung berliontin yang menginfusikan energi naga sebagai simbol pelindung.

    Setiap perhiasan di koleksi Legends Naga diciptakan dengan lekukan arsitektural yang tajam, dan disempurnakan dengan motif naga yang dipahat dengan teknik rumit sehingga memakan waktu selama empat hingga enam minggu. Setiap perhiasan di koleksi ini didesain dengan ukuran oversized sehingga menyerupai mahakarya yang dapat menjadi pelengkap di setiap tampilan.

    Legends Naga


    Selanjutnya, untuk koleksi Keris Dagger yang diadopsi dari senjata keris khas Bali ditransformasikan dalam bentuk perhiasan sebagai simbolisasi untuk perlindungan spiritual.

    Liontin, gelang, dan cincin berukuran besar menjadi fokus utama di koleksi yang turut menggunakan bebatuan berwarna biru dan kombinasi warna abu-abu yang dipercaya sebagai sumber energi oleh para pelaku spiritual.

    Keris Dagger


    (FOTO: Courtesy of John Hardy)









- RELATED ARTICLE -