• Apa Saja yang Perlu Diketahui Mengenai Paspor Anda?

    Culture / Tips


    Apa Saja yang Perlu Diketahui Mengenai Paspor Anda?

    Saatnya memperluas wawasan dengan menyimak rentetan informasi berharga seputar paspor.


    Perjalanan berlibur lintas negeri apalagi benua tentunya memerlukan paspor. Benda berukuran kecil namun krusial ini ibarat tiket utama untuk kesuksesan perjalanan liburan. Tanpanya, Anda tidak akan bisa kemana-mana.

    Semoga saja Anda tidak pernah mengalami pengalaman buruk batal berlibur akibat paspor tertinggal di rumah. Jangan sampai lalai untuk membawa buku saku persegi panjang yang satu ini di dalam kantong pakaian maupun tas bawaan Anda. Jika perlu kalungkan di leher Anda karena bila sampai tertinggal, panjang urusannya.

    Tahukah Anda ada beberapa hal penting yang wajib diketahui seputar urusan paspor? Jangan hanya memikirkan bagian senang-senang saja saat merencanakan perjalanan liburan. Boleh saja antusias menyiapkan beberapa pasang pakaian stylish untuk dikenakan semasa berlibur, tapi soal paspor jangan sampai dilupakan.




    Tanda pengenal kewarganegaraan ini menjadi hal pertama yang harus Anda cek ketika merencanakan perjalanan traveling. Bahkan jauh sebelum Anda memesan tiket penerbangan. Tentunya Anda tidak ingin keburu memesan tiket penerbangan pesawat, tetapi ternyata masa berlaku paspor Anda telah kadarluarsa. Sungguh mimpi buruk!

    Untuk mencegah mimpi buruk tersebut menjadi kenyataan, Bazaar mengajak Anda terinspirasi sekaligus menjadi lebih awas melalui bahasan berikut. Usai membacanya, Bazaar menjamin perjalanan traveling Anda semulus melintas di jalan tol. Tidak akan ada yang namanya batal berlibur hanya karena permasalahan kecil seputar paspor. Jadi sudah siapkah Anda? Please take your seat and fasten your seatbelt.


    6 bulan masa kadaluarsa

    Sepintas terlihat sepele, tetapi jangan sampai melupakan hal berikut ini. Sebelum Anda menentukan tanggal penerbangan, pastikan Anda memeriksa masa berlaku paspor Anda. Umumnya sebagian besar negara di dunia memberlakukan masa berlaku paspor minimum 6 bulan untuk memasuki wilayah mereka.

    Bahkan, beberapa negara besar menetapkan masa berlaku paspor paling kurang setahun untuk ijin berkunjung. Jadi biasakanlah untuk selalu melihat tanggal berlaku paspor Anda. Jangan sampai kepalang ‘basah’ untuk lebih dulu memesan tiket penerbangan, tetapi ternyata masa berlaku paspor Anda sudah mencapai batasnya. Bukannya untung mengalami liburan menyenangkan, malah menjadi ‘buntung’ akibat uang tiket terbuang sia-sia. 


    Keuntungan e-paspor atau paspor elektronik

    Kebanyakan dari kita masih awam dengan jenis paspor yang berikut ini. Banyak yang masih mempertanyakan penting atau tidaknya untuk mengubah paspor menjadi format elektronik. Untuk itu, Bazaar menjawab bahwa hal tersebut jelas patut dicoba. Nyatanya, hidup di era seperti sekarang begitu banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan kemudahan digitalisasi. 

    Selain sulit dipalsukan, pemegang e-paspor akan memperoleh rentetan keuntungan lainnya. Misalnya saja khusus bandar udara di Jakarta dan Bali, Anda tidak perlu lagi letih mengantri di bagian imigrasi. Para pemegang e-paspor memiliki akses langsung menuju ke pintu gerbang bagian keberangkatan internasional.

    Bagi Anda yang sedang merencanakan liburan ke Jepang pun alangkah baiknya jika Anda memiliki e-paspor. Berhubung Anda dapat mengunjungi Negeri Sakura tersebut secara gratis selama 15 hari berturut-turut tanpa perlu membayar visa. 


    Visa masih berlaku, tetapi paspor kadarluarsa

    Masih seputar visa, kali ini Bazaar membeberkan satu lagi informasi berharga yang perlu Anda ketahui. Apakah visa Anda masih valid tetapi masa berlaku paspor telah mencapai batas akhirnya? Faktanya, bukan hanya Anda yang pernah mengalami situasi membingungkan ini. Kebanyakan para traveler pasti pernah mengalami hal yang sama.

    Sebelum menyimak lebih lanjut, Anda dapat menyiapkan buku catatan atau rekam baik-baik di memori. China, India, Saudi Arabia dan Brasil adalah sejumlah nama negara yang mengizinkan Anda berkunjung dengan membawa paspor baru dan paspor lama yang masih mencatat validasi visa Anda.


    Pada kenyataannya, tidak semua negara di dunia memberikan akses untuk berkunjung jika visa masih berlaku meskipun paspor telah kadarluarsa. Jadi jangan lupakan nama-nama negara yang disebutkan Bazaar sebelumnya. 


    Jumlah halaman kosong

    Hampir seluruh negara yang ada di dunia membutuhkan setidaknya satu sampai dua halaman paspor kosong untuk cap validasi visa. Sebut saja Italia, Swedia, Meksiko, Inggris atau yang tetangga sendiri yakni Singapura.

    Rentetan negara barusan memiliki aturan untuk setiap paspor setidaknya memiliki dua halaman kosong untuk dibubuhi stempel. Jadi selain masa kadaluarsa, ingatkan diri sendiri untuk memeriksa jumlah halaman kosong yang tersisa di paspor.

    Untuk urusan berkemas saja sudah merepotkan. Jangan sampai perjalanan liburan jadi justru terganggu dengan urusan sepele yang satu ini.


    Multiple entry

    Informasi berikut khusus diperuntukkan bagi Anda para traveler sejati. Apabila Anda berencana untuk bepergian dalam jangka waktu cukup lama dari satu negara ke negara lainnya, Anda wajib memeriksa ketersediaan akses multiple entry di negara yang dituju.

    China merupakan salah satu dari beberapa negara terpilih yang menawarkan masa berlaku visa multiple entry dalam jangka waktu yang tidak tanggung-tanggung, yakni 10 tahun! Selain Negeri Panda tersebut, Brasil dan India juga menawarkan akses multiple entry bagi para turis mancanegara. 

    Untuk masa berlakunya sendiri kembali disesuaikan dengan tujuan perjalanan Anda, entah bisnis atau berlibur. Bazaar juga menyarankan Anda untuk memeriksa terlebih dahulu biaya yang dibutuhkan untuk akses multiple entry. Tidak main-main, beberapa negara akan membuat Anda terpaksa mengetatkan biaya berlibur Anda. Misalnya saja Rusia yang mencantumkan harga yang mencapai nominal jutaan untuk visa multiple entry


    Semoga bermanfaat dan selamat berlibur!


    (Foto: : sonjachnyj©123rf.com)



    Tags : paspor







- RELATED ARTICLE -