• The Fashionable Life: Cerita Chelsea Islan Tentang Memanah

    Fashion / News


     The Fashionable Life: Cerita Chelsea Islan Tentang Memanah

    Mendengar kisahnya tentang olahraga archery dan pembelajaran yang ia serap.


    Konsentrasi, pantang menyerah, dan disiplin menjadi tiga prinsip yang Chelsea Islan pelajari dari aktivitas memanah untuk kehidupan sehari-harinya. "Tidak hanya baik untuk fisik, namun juga dapat melatih jiwa dan mental," ujarnya. 






    Tepat lima tahun yang lalu, Agustus 2015, Chelsea memulai shooting biopik film 3 Srikandi, di mana ia berperan sebagai Lilies Handayani, salah satu atlet panahan asal Indonesia yang berhasil meraih medali pertama di ajang Olimpiade. Ia pun berlatih selama tiga bulan untuk mempersiapkan perannya. 

    "Setelah film selesai, aku sempat bermain 1-2 kali, tetapi sesudah itu belum coba lagi," ungkap Chelsea. 

    Pada saat Bazaar membawanya ke lapangan archery di area BSD City untuk pemotretan The Fashionable Life, ia begitu riang dan langsung ingin mempraktikannya kembali. 



    Menurut Chelsea, kondisi sekarang menjadi waktu yang tepat untuk menjajal atau meneruskan olahraga ini sebab banyak aspek positif yang bisa digarap. Pertama, lokasinya di lapangan terbuka dengan patokan berjarak sejauh 1.5 meter. Kedua, psikologis pemain akan diasah. 

    "Semua diajarkan proses step by step, slow but sure. Itu moto yang tepat untuk panahan, terutama bagi yang tidak sabaran atau mudah emosi dan kala kini pula banyak orang timbul gangguan mental sehingga ini bagus untuk memperbaikinya. Kita juga dapat membangun me-time karena semua at your own phase sembari dilatih untuk tetap berusaha dan never give up," katanya. 




    Memegang busur panah sendiri saja sudah memerlukan postur tubuh yang benar, kedua kaki dibuka selebar bahu dengan arah sejajar ke depan. Setelah menarik dan melepas panah, Anda harus memastikan posisi badan tetap sesuai agar arrow selanjutnya tidak melesat dari sasaran.




    Hal tersebut membimbing pemanah untuk konsisten dan fokus. "Biasanya sehabis memanah, kita cek papan target dan mencatat semua score untuk ditotalkan," ia menyikapinya. Meski hasil pasti tidak menentu, lebih-lebih di fase awal belajar. yakni malah mendorong Chelsea untuk lebih semangat sebab ia perlu menggapai pencapaian, dan ada rasa puas dari setiap game tersebut. 




    Berbicara tentang achievement, waktu di rumah tidak ia lalui secara sia-sia. "Aku jadi bisa ambil short online course topik psychology, ikut webinar tentang budaya dan sosial, termasuk yang membahas kekerasan wanita," tutur Chelsea. Ia merasa ini kesempatan untuk menimba ilmu, walaupun kesibukan lainnya masih terus berjalan, seperti melakukan sesi Instagram Live, aktif dalam pertemuan via Zoom, serta membuat konten iklan untuk sosial media. 

    Memasuki awal Agustus kemarin, ketika PSBB transisi pertama usai, Chelsea yang memiliki semangat outdoor akhirnya mulai menggali aktivitas di luar rumah. "Aku punya hobi baru yaitu berkuda. Meski latihannya hanya setengah jam, tapi olahraganya untuk satu badan yang sekaligus membenarkan postur tubuh," cakapnya. 



    Tidak heran jika muncul perasaan rindu terhadap dunia luar di situasi sekarang, terutama bepergian dan berkontak langsung dengan alam. Namun semua pasti ada sisi positifnya, "Biar pun keadaannya seperti ini, aku senang karena jadi lebih dekat dengan keluarga dan mensyukuri, menikmati, serta lebih grateful dengan apa yang kita miliki. Kemudian lewat protokol distancing ini kita juga dapat melihat seberapa dekat dengan seseorang karena terkadang saat bertemu langsung setiap hari bisa beda ketika berpisah," ucap Chelsea. 

    Terlebih lagi, sang aktris kini jadi kian peduli kesehatan dengan mengonsumsi jus anggur setiap pagi untuk antioksidan, mengganti nasi dengan brown atau black rice, makan masakan organik, serta mengurangi asupan mengandung gula dan garam. 


    Portofolio ini:


    Keseluruhan busana, Chanel. Beret, Shilvia.B

    Foto: Agus Santoso Yang - NPM Photography

    Editor Fashion: Michelle Othman

    Makeup & Hair: Archangela Chelsea

    Retoucher: Edward Gunawaan 

    Lokasi: BSD Archery Club - BSD City & Resto Iga Bakar Serai Wangi - BSD City


    Baca juga:

    The Fashionable Life: Yuki Kato dan Olahraga Tenis

    The Fashionable Life: Beraktivitas ala Mawar Eva de Jongh









- RELATED ARTICLE -