• Adele & Beyoncé Tampil Kembar Menyambut Film Black Is King

    People / News


    Adele & Beyoncé Tampil Kembar Menyambut Film Black Is King

    Jumpsuit dengan motif bulan sabit khas Marine Serre sepertinya sudah hampir habis terjual.


    Adele sama bersemangatnya dengan semua orang yang ada di seluruh dunia dengan berita perilisan film terbaru dari Beyoncé berjudul Black Is King.


    Ia mengunggah sebuah posting-an ke Instagram dalam rangka menunjukkan cinta dan apresiasinya untuk bintang The Lion King, Adele menulis: "Terima kasih Queen karena selalu membuat kami semua merasa sangat dicintai melalui karya seni Anda."





    Ia juga memutuskan untuk tampil kembar dengan sang superstar pada foto yang ia bagikan, Adele terlihat mengenakan pakaian dengan motif bulan sabit ciri khas dari Marine Serre.

     


    Mengenakan bodysuit dari Marine Serre di Black Is King, Beyonce sebelumnya juga pernah membagikan foto dirinya mengenakan motif yang sama, meski dalam warna yang berbeda, beberapa saat lalu, tepatnya di bulan Mei 2019.



    Selain menampilkan suaminya, Jay-Z, ibunya Tina Knowles-Lawson, dan putrinya Blue Ivy Carter, Beyoncé menyertakan akting cemerlang singkat dari dua anak bungsu kembarnya, Rumi dan Sir Carter, dalam Black is King.


    Rumi muncul dalam visual "Brown Skin Girl" dengan ibu, saudara perempuan, dan neneknya, sementara Sir terlihat ketika Beyoncé berbagi pesan mengenai Black Is King kepadanya.




    Penghormatan Beyoncé kepada putranya terlihat ketika ia mengatakan: "Didedikasikan untuk putra saya, Sir Carter, dan untuk semua putra dan putri kami, matahari dan bulan tunduk kepada Anda. Anda adalah kunci menuju kerajaan."



    Sama seperti karyanya, Beyoncé terus menuntut keadilan untuk Breonna Taylor. Pada bulan Juni, penyanyi itu menulis surat terbuka kepada jaksa agung daerah Kentucky, Daniel Cameron, yang diterbitkan lewat situs resminya mengenai kematian Breonna. Beyoncé menulis, "Tiga bulan telah berlalu dan penyelidikan LMPD telah menciptakan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban."


    Ia melanjutkan: "Jangan biarkan kasus ini jatuh ke dalam ketidakpastian. Dengan setiap kematian orang berkulit hitam di tangan polisi, ada dua tragedi nyata: kematian itu sendiri, dan tidak adanya tindakan nyata, dan tuntutan yang mengikutinya. Ini adalah kesempatan Anda untuk mengakhiri pola itu. Ambil tindakan cepat dan tegas dalam menuntut para perwira. Bulan-bulan berikutnya tidak boleh seperti seperti tiga bulan sebelumnya. "



    (Penulis: Amy Mackelden; Artikel ini disadur dari Bazaar UK; Alih bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar UK)












- RELATED ARTICLE -