• Louis Vuitton Rilis Syal Motif Artsy dalam 3 Ukuran Berbeda

    Fashion / News


    Louis Vuitton Rilis Syal Motif Artsy dalam 3 Ukuran Berbeda

    Louis Vuitton berkolaborasi dengan seniman asal Los Angeles, Alex Israel untuk koleksi Fall/Winter 2019.


    Kolaborasi terbaru Alex Israel dengan Louis Vuitton menampilkan serangkaian syal, selendang, selimut dan sebuah bandeau. Ini bukanlah pertama kalinya Alex berkolaborasi dengan rumah mode asal Prancis tersebut. Karya ia bersama Louis Vuitton sebelumnya adalah tas ArtyCapucines dan parfum Les Colognes. 

    Koleksi ini terdiri dari 8 pieces, dan semuanya berwarna cerah lewat perpaduan palet terang serta pastel, karena mengambil inspirasi dari beragam lukisan ikonis karya sang seniman asal California tersebut. 


    Salah satu lukisan yang diusung adalah Wave pada syal sutra klasik berbentuk kotak. Desainnya dibuat menggunakan teknologi cutting-edge, yang merupakan sebuah inovasi teknologi dari teknik quilting.

    Syal tersebut hadir dalam 4 kombinasi warna yang beda, dan juga dalam 3 ukuran, yaitu classic, giant dan jumbo. Ukuran yang terbesar, jumbo, merupakan pendekatan baru terhadap gaya pemakaian syal yang modern. Karena berukuran lebih besar dari syal biasanya, syal ini pun serbaguna, dan dapat berfungsi sebagai selimut.

    Satu sisi syal nya berbentuk padded, untuk menginterpretasikan tekstur halus dari lukisan Wave. Sisi lainnya bermotif Monogram khas Louis Vuitton. 


    Selain itu ada pula selendang Sky Backdrop Monogram mengambil nama dari salah satu karya Alex yang sangat dikenal, yang tak lain adalah Sky Backdrop. Selendang ini berbahan sutra dan campuran cashmere. Selain itu, karya Alex diinterprasikan dalam selendang ini dengan 2 warna, menggunakan state-of-the-art digital printing oleh Louis Vuitton.

    Pada kampanye kolaborasi ini Louis Vuitton mengajak supermodel Karlie Kloss sebagai muse-nya. Karlie tampil menggoda menggunakan beragam koleksi istimewa ini, seolah memberikan inspirasi bagi Anda dalam mengeksplorasi gaya.



    Barang terakhir dari koleksi ini yang tak kalah menarik adalah bandeau Desperado. Pada satu sisi bandeau, ditampilkan pemandangan gurun dengan kaktus dan mobil yang terinspirasi oleh sebuah patung perunggu karya Alex, bernama Desperado, yang dibuat pada tahun 2015. Lalu, sisi lainnya adalah Monogram Louis Vuitton yang dipadukan dengan Sky Backdrop. 

    Kolaborasi Louis Vuitton dengan Alex Israel terasa menyenangkan, dan pastinya akan sempurna untuk menambahkan warna pada busana musim dingin Anda. 


    (Penulis: Evelyn Sunyoto; Foto: Courtesy of Louis Vuitton)








- RELATED ARTICLE -