• Kejutan dalam Episode Premiere Game of Thrones Season 7

    Culture / News


    Kejutan dalam Episode Premiere Game of Thrones Season 7

    Dari kelihaian Arya Stark hingga kemunculan Ed Sheeran, apa lagi kejutan yang disiapkan Jeremy Podeswa dalam episode pertama GOT?


    Inilah serial televisi yang diadaptasi dari novel spektakuler karangan George R. R, Martin. Enam tahun lalu, produser David Benioff dan D. B. Weiss memutuskan untuk merealisasikan teks magis George ke dalam sebuah motion picture. Namun tentu bukan berbentuk film berdurasi dua jam, karena ceritanya sangat detail dan panjang. 

    Keseriusan keduanya dalam memilih crew untuk menggarap Game of Thrones (GOT) akhirnya berbuah manis. Tak hanya dinilai memiliki kekayaan karakter dan cerita, GOT juga dihiasi efek visual sekelas film hollywood. Tak heran banyak orang mencintai seri ini, dan puluhan penghargaan telah berhasil dikantongi.

    Bazaar tentu tak mau ketinggalan membahas tentang episode premiere musim terbarunya. Bagi Anda yang belum menonton, hati-hati membaca artikel ini karena berisikan spoiler.







    Finally!


    Winter is here...begitu pula dengan Ed Sheeran sebagai tentara Lannister yang terlihat sedang menyanyikan lagu di tengah hutan saat bertemu Arya Stark yang diperankan Maisie Williams, penggemarnya di dunia nyata. Namun kejutan tak hanya disiapkan sang sutradara untuk Maisie, tapi juga untuk para penggemar yang sudah hampir satu tahun menunggu-nunggu kelanjutan seri fenomenal Game of Thrones.




    We are excited!


    Mendengar judul episode pertama yakni Dragonstone, Bazaar mengira episode ini akan dibuka oleh kehadiran sang Mother of Dragon, Daenerys Targaryen. Namun ternyata, Arya Stark lah yang merebut scene dramatis pertama saat diketahui menggunakan wajah Walder Frey yang telah dikulitinya, untuk menipu dan membunuh seluruh pasukan Walder menggunakan wine beracun dalam sebuah gathering palsu.


    “Leave one wolf alive and the sheep are never safe," ujar Arya pada The Freys di penghujung hidup mereka.




    "Tell them the North remembers. Tell them winter came for House Frey." tambahnya sembari tersenyum meninggalkan ruangan di mana terlihat salah satu anak perempuan Walder terkejut menatap seluruh keluarganya terbunuh.




    Di sisi lain, Bran Stark dan Meera Reed akhirnya mencapai the wall. Namun sebelum diizinkan masuk, Bran mendapat penglihatan menyeramkan mengenai tentara White Walkers bersama Night King sedang mendekat. Maka akhirnya Eddison Tollett, sang komandan Night's Watch mengizinkan keduanya masuk untuk berlindung.






    Kisah ini kemudian membawa penonton ke Winterfell, di mana Jon Snow menggelar rapat menyusun strategi mendapatkan dragonglass, senjata pembunuh White Walkers.





    Jon memerintahkan semua orang berusia 10 hingga 60 tahun (termasuk wanita) untuk ikut berperang. Dalam momen ini, sempat terjadi adu argumen antara Sansa dan Jon tentang tindakan mereka untuk keluarga pengkhianat politik yang musim lalu sempat mengancam nyawa Jon.






    Sedangkan Cersei, sang Mad Queen, terlihat berdiri di atas lukisan sebesar ruangan yang menggambarkan all the known world. Ia dan Jaime Lannister membicarakan tentang posisi mereka yang belum mendapatkan sekutu untuk berperang, sehingga kini berada di pihak yang kalah.




    Hingga kemudian Iron Islander, Euron Greyjoy, hadir ke King's Landing untuk menawarkan diri menjadi sekutu, sekaligus melamar Cersei menjadi ratunya. Namun tak semudah itu, Cersei meminta persembahan priceless gift pada Euron, yang menurut Bazaar adalah Tyrion, adik Cersei yang kini berdiri di samping Daenerys.




    Bertolak ke Citadel, kisah Samwell Tarly di musim ketujuh dimulai dengan keputusannya membaca buku di area terlarang, mengenai cara membunuh White Walkers. Ia menemukan tentang Dragonstone, lokasi terbaik untuk menemukan dragonglass.




    Episode satu kemudian diakhiri epic scene saat Daenerys, bersama naga dan pasukannya, sampai ke rumah yang telah lama ia tinggalkan, Dragonstone.




    Sesampainya di dalam istana, Daenerys menurunkan bendera Baratheon di bagian hall saat Stannis masih berkuasa. Kemudian berjalan mengelilingi istananya hingga menemukan the throne.




    Terakhir, ia dan Tyrion sampai di ruang perang. Tanpa ragu Daenerys masuk ke dalamnya, berdiri di ujung meja strategi dan berkata, "Shall we begin?" yang berhasil membuat para penonton semakin penasaran akan kelanjutan GOT di episode dua.




    Bagaimana? Apakah episode pertama ini cukup mengobati sedikit rasa rindu Anda?


    Foto: Courtesy of HBO, Game of Thrones.










- RELATED ARTICLE -