• Servis Instan Pengencang Vagina

    Beauty / News


    Servis Instan Pengencang Vagina

    Simak teknologi terbaru yang mampu mengembalikan performa Miss. V seperti dahulu kala.


    Tidak perlu disangkal para wanita tentu sangat memerhatikan perawatan, fungsi, hingga ‘kemasan’ estetika vagina secara maksimal. Apalagi ternyata usia tidak mempengaruhi performa vagina, sebab jika Anda berusia muda namun sudah pernah melahirkan normal lebih dari sekali, tentu saja konstruksi di dalam vagina tidak sempurna lagi.

    Selain bentuknya yang mulai tidak sedap dipandang, beberapa wanita sering terkena masalah biologis seperti sulit menahan buang air kecil atau ketidakpuasan pasangan saat vagina beraksi untuk berhubungan intim.

    Sebenarnya dunia medis estetik selama ini sudah memiliki beragam solusi dalam memperbaiki kualitas maupun bentuk vagina. Sebut saja vaginoplasty, labiaplasty, hymenoplasty, hoodectomy dan vulvar lipoplasty, yang seluruh metode estetisnya memerlukan alat bantu bedah serta harus berbaring di atas meja operasi.




    Namun seiring dengan tren masyarakat yang gemar dengan penyelesaian instan, maka muncul inovasi servis non-invasif lewat rancangan alat-alat canggih. Dan beberapa klinik di bawah ini memiliki metode baru yang diklaim dapat mengencangkan area vagina tanpa rasa sakit, dan hasilnya dapat terasa secara signifikan.


    1. DivaTight di Cocoon Medical Spa, Seminyak, Bali.

    Servis menggunakan mesin Youlaser MT sebuah alat buatan Italia yang menggabungkan dua laser yakni GaAs (Gallium Arsenide) sebesar 1540 nm dan CO2 sebesar 10600 nm, guna melapisi membran mukosa vagina dan membuatnya lebih kencang secara signifikan. Tentu saja hal itu dikarenakan adanya kolagen baru yang diproduksi secara melimpah diikuti penambahan hidrasi.

    Metode pengerjaan dari DivaTight sangat sederhana dan cepat, sebab tidak diperlukan anestesi atau pengobatan medis lainnya. Hanya saja, lantaran laser yang digunakan merupakan tipe laser fractional maka ada kemungkinan sedikit titik luka, namun akan lekas pulih dalam waktu 24-48 jam, lalu baiknya tidak berhubungan intim selama tujuh hari.

    Servis ini sangat direkomendasikan bagi wanita berusia 45-55 tahun yang sedang memasuki masa menopause.


    2.ThermiVa di Ultimo Aesthetic & Dental Center, Jakarta.

    Treatment ini berbasis radio frekuensi yang menggunakan spatula tipis sebagai aplikator pengantar energi Radio Frekuensi (RF) ke dalam vagina. Sekali lagi, servis ini juga dilakukan tanpa anestesi dan masa downtime.

    Tapi apa yang membedakan servis ThermiVa dengan laser vaginal treatment adalah penggunaan energi panas yang sudah diatur sedemikian rupa untuk melembutkan kulit dan menyusutkan mukosa, yakni pada kisaran 35-45 derajat Celsius. Kemudian energi RF ini juga akan menstimulasi produksi kolagen untuk jangka panjang.


    ThermiVa juga mampu memperlancar aliran darah dan membuat normal kembali produksi lubricant di area vagina, serta direkomendasikan bagi wanita yang didiagnosa urinary incontinence atau bladder issue.


    3. V-Tightening di O Skincare, Jakarta.

    Vaginal Tightening merupakan treatment berbasis laser untuk menstimulasi kontraksi dan regenerasi kolagen serta elastin, melalui sensasi thermal heating. Walaupun disebut tindakan laser, namun prosedur ini berbeda dengan laser lain yang biasanya terdapat pelukaan.

    Ya, servis ini sangat nyaman dan hampir terbebas dari rasa nyeri. Bayangkan, bentuk alatnya seperti tongkat metal berdiameter 3 cm, dengan bagian ujung yang berlubang sebagai pengantar energi laser. Setelah itu tiap ruasnya dibagi menjadi beberapa bagian dengan jarak kira-kira 1 cm sebanyak delapan ruas. Prosedur ini tidak memerlukan injeksi anestesi dan hanya membutuhkan waktu 10-15 menit. 

    Alat ini akan memancarkan panas yang mampu memancing produksi kolagen dan menguatkan otot-otot vagina. Berbicara tentang efek samping, reaksinya berlainan tergantung kondisi sang pasien, namun yang terburuk adalah vagina Anda akan mengeluarkan air selama tiga hingga tujuh hari.

    Tapi itu normal, Anda hanya cukup mengenakan pantyliner. Dan satu lagi, jangan berhubungan intim selama seminggu. Selain mampu meningkatkan kualitas hubungan seksual, servis ini juga dapat mengatasi problem bladder.


    Apakah Anda tertarik untuk mencobanya?


    (Foto: Hadi Cahyono; Stylist: Erica Arifianda; Model: Katya; Manicurist: Beauty Bar Hair + Nails)









- RELATED ARTICLE -