• Label Musik Drake dan Ariana Grande Hapus Istilah "Urban"

    Culture / News


    Label Musik Drake dan Ariana Grande Hapus Istilah

    Sudah waktunya untuk berhenti mengategorikan musik berdasarkan ras.


    Republic Records telah berjanji untuk berhenti menggunakan kata "urban" untuk menggambarkan musik yang dibuat oleh seniman kulit hitam. Label yang merupakan salah satu perusahaan yang paling kuat di AS, merupakan label dari musisi besar dunia seperti Drake, The Weeknd dan Ariana Grande.

    Istilah ini sering dianggap sebagai generalisasi yang digunakan untuk menggambarkan karya musisi hitam, yang mencakup berbagai genre, suara dan pengaruh, dari R&B dan reggae hingga hip-hop dan rap.

    Republic Records membuat pengumuman di Instagram, mendesak "untuk industri musik lain mengikutinya karena penting untuk membentuk masa depan seperti apa yang kita inginkan yang tidak mematuhi struktur usang dari masa lalu."






    "'Urban' adalah istilah yang dipakai dalam evolusi historis yang berusaha mendefinisikan musik-musik yang dibuat oleh orang kulit hitam," kata pernyataan dari Republic Records.

    "Seperti banyak sejarah kita, konotasi asli dari istilah urban tidak dianggap negatif. Namun, seiring waktu, makna dan konotasi 'urban' telah bergeser dan berkembang menjadi generalisasi orang kulit hitam di banyak sektor di negara itu. Salah satunya industri musik, yang juga termasuk karyawan dan musik oleh seniman kulit hitam.

    "Meskipun perubahan ini tidak  akan mempengaruhi staf kami secara struktural, itu akan menghapus penggunaan istilah kuno ini."

    Perusahaan manajemen musik yang berbasis di L.A., Milk & Honey juga mengatakan akan "menghilangkan" kata "ketinggalan zaman," yang tidak memiliki tempat pada tahun 2020 dan seterusnya".


    Istilah ini berasal pada pertengahan 1970-an ketika DJ Frankie Crocker dari radio New York menggunakan frase "urban kontemporer" untuk menggambarkan campuran eklektik lagu-lagu yang ia mainkan. Pada saat itu, itu tidak negatif, tetapi seiring berjalannya waktu, kata itu menjadi cara yang terlalu umum untuk menyatukan musik oleh semua seniman kulit hitam tanpa memperhitungkan genre atau suara yang berbeda, sehingga memarginalkannya.

    "'Urban' adalah generalisasi yang tidak akurat dari beberapa bentuk seni yang kaya budaya," presenter radio DJ Semtex yang mengatakan kepada majalah Music Business UK pada tahun 2018.

    "Saya membenci kata itu," tambahnya. "Saya tahu artis yang melakukan hip-hop, grime, atau rap. Saya tidak tahu siapa yang menciptakan istilah musik urban."




    (Penulis: Ella Alexander; Artikel ini disadur dari Bazaar UK; Alih bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar UK)










- RELATED ARTICLE -