• 15 Buku Tentang Isu Ras dan Rasialisme untuk Anak-anak

    Culture / News


    15 Buku Tentang Isu Ras dan Rasialisme untuk Anak-anak

    Perubahan dimulai dari Anda.


    Sebagai seorang ibu berkulit hitam bagi seorang putra berkulit hitam di Amerika, ada waktu dalam hidup saya bahwa saya merasa harus mendudukkan anak saya untuk melakukan pembicaraan serius. Tidak, pembicaraannya bukan tentang burung dan lebah atau pentingnya meletakkan kursi toilet kembali setelah ia selesai menggunakannya. Pembicaraan ini adalah tentang bagaimana menavigasi dan bertahan hidup sebagai orang kulit hitam. Entah tentang cara bertahan hidup selama pemberhentian untuk pengecekan lalu lintas secara acak atau ketika ia jogging di lingkungan tempat tinggalnya, saya harus berbicara dengannya tentang bagaimana untuk tetap hidup dan tidak dilihat sebagai ancaman dalam komunitas tempat kami tinggal. Percakapan saya dengan anak saya adalah tentang ras, rasialisme, dan diskriminasi bukanlah sebuah pilihan, karena ini adalah tugas saya untuk melindunginya.

    Namun, untuk non-POC yang membesarkan anak-anak, mungkin terasa seperti topik yang lumayan menantang untuk dibicarkan dan, karena itu, sering ditunda. Ketika kita menyaksikan satu demi satu judul terbentang dalam kehidupan kita sehari-hari, mengabaikan subjek ini tidak lagi menjadi pilihan.

    Berbicara kepada anak-anak Anda tentang apa itu rasialisme dan diskriminasi, mengapa toleransi diperlukan, dan bagaimana kami bisa sampai di sini dapat membantu menciptakan dialog yang sangat dibutuhkan seputar peristiwa terkini saat itu terjadi. Generasi berikutnya tidak harus menjadi korban dari penembakan saat sedang berjalan di toko, dibunuh saat bermain dengan senjata air, dilihat sebagai ancaman selama sesi sekadar mengatami burung di taman, dibunuh di rumah mereka sendiri, atau menangis karena mereka mengalami kesulitan bernapas karena berada di bawah lutut seorang perwira polisi.




    Untuk membantu memulai percakapan di rumah Anda, kami telah mengumpulkan buku-buku yang dapat Anda baca dengan anak-anak prasekolah, anak-anak sekolah, dan anak remaja Anda.


    1. ‘A Kids Book About Racism’ oleh Jelani Memory

    $9.99 (146.853 rupiah)

    Pendekatan yang jelas dan langsung tentang cara memperkenalkan topik yang kompleks dan berat kepada anak Anda adalah dengan memperkenalkan buku A Kids Book About Racism yang dapat membantu Anda memulai percakapan yang sangat dibutuhkan. Ditulis untuk membuat percakapan yang sulit menjadi lebih mudah dipahami oleh anak-anak kecil, anak Anda yang berusia 6 tahun dapat mulai memahami apa itu rasialisme, bagaimana perasaan orang lain tentang isu tersebut, dan mengapa hal itu dapat terjadi.


    2. ‘Freedom Over Me’ oleh Ashley Bryan

    $10.99 (161.553 rupiah)

    Saya mencoba untuk menjelaskan tentang topik perbudakan kepada anak saya yang berusia 7 tahun, dan meskipun sudah berusaha sebaik mungkin, saya berusaha keras dan tidak memiliki jawaban untuk banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh anak-anak saya.

    Dengan cara yang lembut dan sangat kuat, Freedom Over Me memanfaatkan kondisi lelang budak dan dokumen perkebunan yang sebenarnya untuk membuat gambar tentang apa yang sebenarnya terjadi dalam masalah jual-beli perbudakan. Seiring dengan menciptakan gambar perbudakan, penulis juga menyejajarkan puisi indah yang mewakili impian manusia yang sangat manusiawi dari setiap individu.

    Karena perbudakan adalah bagian utama dari nukleus yang menjadi bias rasial dan ketidakadilan di negara ini, buku ini dapat membantu anak Anda memahami akar cerita itu dengan sangat tepat.


    3. ‘White Water’ oleh Michael S. Bandy and Eric Stein

    $7.88 (115.836 rupiah)

    Minum dari air mancur umum hampir tidak terlihat sebagai hak istimewa saat ini. Namun, di tahun '50-an dan '60-an, seorang anak hitam berjuang untuk memuaskan dahaga di air mancur yang hanya boleh diminum oleh "orang-orang berkulit putih" pada dasarnya adalah hukuman mati. White Water menceritakan kisah Michael, seorang bocah lelaki yang hanya ingin minum air dingin dan bersih di hari yang panas.

    Ketika ia menyeruput dari air mancur dari  pancuran air yang disediakan "Hanya untuk orang-orang berkulit hitam", airnya terasa sangat tidak enak. Melirik ke arah air mancur lainnya, ia bertanya-tanya apakah air mancur "Hanya untuk orang-orang putih" menyajikan air yang lebih baik dan lebih menyegarkan. Jika itu untuk orang kulit putih, itu pasti lebih baik daripada air mancur yang ia punya sekarang, bukan? Hanya ketika ia menyelinap untuk mengambil beberapa tegukan, ia menyadari bahwa sebenarnya tidak ada perbedaan antara air mancur tersebut.


    4. ‘A is for Activist’ oleh Innosanto Nagara

    $9.97 (146.559 rupiah)

    Tidak pernah terlalu dini untuk mengajar anak Anda tentang kesetaraan, toleransi, dan hak-hak sipil. A is for Activist adalah buku papan yang ditulis untuk memulai proses kesadaran untuk si kecil. Dengan aliterasi dan rima yang ceria, Anda dapat menggunakan buku ini untuk mengajarkan dasar kesetaraan kepada anak Anda.

     

    5. ‘Teach Your Dragon About Diversity’ oleh Steve Herman

    $12.95 (190.365 rupiah)

    Ketika mengajarkan anak Anda tentang ras, menggunakan pendekatan dengan topik buta warna bisa lebih berbahaya daripada yang Anda pikirkan. Namun, alternatif mengatasi perbedaan antara orang berdasarkan warna kulit dan etnis bisa terasa berlawanan dengan intuisi.

    Teach Your Dragon About Diversity menyederhanakan topik rumit mengenai toleransi dan keragaman dengan menggunakan tokoh seekor naga.

    Alih-alih mengabaikan perbedaan dan aspek kita yang menjadikan kita individu, buku ini mengajak pembaca untuk mengajar naga mereka bahwa variasi warna, ras, jenis kelamin, dan banyak lagi adalah yang membuat kita unik dan istimewa.


    6. ‘One Crazy Summer’ oleh Rita Williams-Garcia

    $6.19 (90.993 rupiah)

    Untuk pertama kalinya dalam 7 tahun, Delphine dan dua adik perempuannya akan pergi mengunjungi ibu mereka yang pindah ke negara bagian lain untuk gerakan politik radikal.

    Ini adalah musim panas di akhir tahun '60-an, dan ketegangan rasial sama sengitnya seperti hari-hari panas yang panjang. Berita dan media menggambarkan Partai Black Panther sebagai partai yang melakukan kekerasan dan berbahaya bagi semua orang, termasuk orang kulit hitam. Ketika Delphine dan saudara-saudaranya sampai ke California, ibu mereka mendorong mereka untuk belajar tentang Partai Black Panther.

    Selama satu musim panas yang gila ini, para gadis belajar tentang harga diri, bagaimana mengadvokasi diri mereka sendiri, dan pentingnya berjuang melawan ketidakadilan.


    7. ‘Ghost Boys’ oleh Jewell Parker Rhodes

    $7.49 (110.103 rupiah)

    Jerome yang berusia dua belas tahun, ditembak dan dibunuh oleh seorang polisi kulit putih yang mengira pistol mainannya benar-benar asli. Sekarang ia kembali menjadi sosok hantu, Jerome dapat melihat kekacauan, protes, dan rasa sakit yang terungkap setelah kematiannya. Banyak yang harus diproses, bahkan untuk hantu. Di tengah kekacauan ini, Ia kemudian bertemu dengan Emmett Till, seorang anak laki-laki yang juga dibunuh beberapa dekade sebelumnya oleh Ku Klux Klan karena diduga bersiul pada seorang wanita kulit putih pada tahun 1955. Emmett membantu Jerome memproses segala sesuatu yang terjadi setelahnya dan bagaimana rasialisme dan prasangka bersejarah mengarah pada peristiwa yang menyebabkan kematiannya.

    Dengan menyatukan tampilan sejarah rasialisme dan kejadian terkini yang berbahaya, anak Anda akan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang mengapa hal-hal ini terus terjadi.


    8. ‘Breakout’ oleh Kate Messner

    $7.49 (110.103 rupiah)

    Nora Tucker siap untuk melompat lebih dulu ke liburan musim panasnya. Tetapi alih-alih menikmati hari-hari yang panjang di kolam renang dan es loli untuk sarapan, Nora dan semua orang di kota bagian atasnya, New York, tiba-tiba dikurung berkat beberapa narapidana yang keluar dari penjara setempat.

    Ketika Nora dan teman-temannya mencari cara untuk tetap aman di tengah-tengah pelarian, keluarga-keluarga kulit hitam di kota itu mengalami serangan dan rasialisme langsung dari tetangga mereka. Dengan refleksi tentang ras, kurangnya keragaman, dan sistem penjara yang rusak, pembaca kelas menengah akan memiliki daftar topik yang ingin mereka diskusikan.



    9. ‘New Kid’ oleh Jerry Craft

    $7.79 (114.513 rupiah)

    Jordan Banks ingin sekali bersekolah di sekolah seni, tetapi orang tuanya menentang hal itu. Alih-alih menghabiskan hari-harinya membuat sketsa dan menggambar, Jordan melakukan pendakian harian yang panjang dari apartemennya di Washington Heights ke Riverdale Academy Day School yang mewah.

    Diceritakan melalui grafik yang fantastis, pembaca akan serasa ikut serta dalam melakukan perjalanan keanekaragaman dan klasisisme, dan melihat bagaimana Jordan Banks belajar bagaimana menavigasi sekolah barunya sambil tetap setia pada dirinya sendiri.


    10. ‘Blended’ oleh Sharon M. Draper

    $8.70 (127.890 rupiah)

    Isabella adalah seorang birasial dengan ibu kulit putih dan ayah kulit hitam. Sementara orang tuanya bercerai dan sedang dalam hubungan baru, ia menghabiskan waktu yang sama dengan mereka berdua. Menjadi anak dari orang tua yang bercerai sudah membuat Isabella merasa seperti ia terus-menerus terbagi antara gaya hidup ayahnya yang lebih kaya dan kehidupan ibunya yang lebih sederhana. Namun, menjadi birasial adalah perjuangan lain untuk Isabella yang harus ia atasi karena ia terus-menerus dibombardir dengan pertanyaan tentang siapa ia sebenarnya.

    Ketika ia berhenti sejenak dengan saudara tirinya, Darren bersama dengan ponsel yang dianggap sebagai senjata, tembakan dilepaskan dan kehidupan Isabella menjadi jauh lebih rumit.

    Memahami ras, keragaman, dan diskriminasi ketika Anda terdiri dari dua latar belakang yang berbeda dapat membingungkan bagi seorang anak. Membaca kisah Isabella bisa bermanfaat bagi anak Anda dan membantu mereka membangun empati terhadap orang lain.


    11. ‘The Watsons Go to Birmingham 1963’ oleh Christopher Paul Curtis

    $11.89  (174.783 rupiah)

    Anak-anak di keluarga Watson merasa gelisah dan mendapat sedikit masalah, terutama putra tertua. Alih-alih terlarut di Michigan, keluarga memutuskan untuk pergi ke Birmingham, Alabama untuk mengunjungi nenek mereka.

    Tidak seperti di utara, Deep South pada tahun 1963 adalah wilayah dengan tingkat rasial yang tinggi. Selama di sana, keluarga Watson menyaksikan beberapa pertunjukan rasisme yang paling mengerikan dalam sejarah Amerika.

    Memahami masa lalu Amerika yang sulit dan tegang adalah bagian utama dari teka-teki ketika kita ingin memahami di mana kita berada sekarang. Membaca tentang keluarga Watson akan memberi anak Anda pandangan ke masa lalu dan membantu mereka membentuk pemahaman tentang asal-usul rasialisme.


    12. ‘Dear Martin’ oleh Nic Stone

    $5.48 (80.556 rupiah)

    Meskipun menjadi siswa teladan, menghindari masalah, dan berusaha untuk melarikan diri dari lingkungan yang kurang diinginkannya, Justyce Mcallister masih berjuang.

    Antara pelecehan dari polisi, ejekan dari teman-teman di lingkungannya, dan penghinaan dari teman sekelasnya saat ini, rasanya seperti tidak ada yang dapat ia lakukan untuk masa depan yang lebih cerah. Justyce kemudian menerima ajaran Dr. Martin Luther King Jr untuk membantu membimbingnya untuk mendapatkan jawaban tentang apa yang harus ia lakukan selanjutnya.

    Ketika Justyce dan temannya Manny mengemudi sambil mendengarkan musik, seorang polisi kulit putih yang tidak bertugas memberhentikan mereka. Di tengah-tengah itu semua, tembakan ditembakkan dan, ketika semua itu telah terjadi, Justyce lah yang disalahkan.


    13. ‘The Hate U Give’ oleh Angie Thomas

    $10.45 (153.615 rupiah)

    The Hate U Give mengisahkan tentang kehidupan di lingkungan miskin yang tidak memiliki akses yang konsisten ke sumber daya penting. Di lain sisi, ada kisah yang menavigasi sebuah sekolah swasta mewah di mana mereka adalah bagian dari kuota keragaman 1%. Ini adalah kisah tentang kehidupan Starr sampai ia menyaksikan teman masa kecilnya dibunuh oleh seorang perwira kulit putih, meskipun tidak memegang bersenjata.

    Saat media mengetahui kisahnya, ia menyaksikan kisah sahabatnya yang penuh kasih dan manis berubah menjadi penjahat jalanan. Selama semua ini terjadi, ia harus mencari tahu apakah ia harus mengungkap yang sebenarnya, membahayakan keluarganya, atau tutup mulut ketika fakta yang sesungguhnya perlu untuk diungkapkan.


    14. ‘Stamped: Racism, Anti-Racism, and You’ oleh Jason Reynolds and Ibram X. Kendi

    $9.99 (146.853 rupiah)

    Menyaksikan kematian Eric Garner, Mike Brown, dan George Floyd dan banyak lainnya di media dapat membuat anak remaja Anda merasa bingung dan bertanya-tanya di mana semua ini dimulai. Stamped adalah sebuah buku yang memaparkan tentang sejarah isu rasialisme yang bisa dibaca di Amerika untuk pembaca remaja. Melalui penelitian yang luar biasa, Anda akan dibawa dalam perjalanan di mana semuanya dimulai dan mengapa setelah berabad-abad, rasialisme masih ada dalam kehidupan kita sehari-hari.


    15. ‘This Book Is Anti-Racist’ oleh Tiffany Jewell

    $14.99 (220.353 rupiah)

    Jika Anda bertanya kepada anak Anda bagaimana mereka akan melihat tentang isu rasialisme, apa yang akan mereka katakan? Ini adalah pertanyaan besar yang bahkan tidak bisa dijawab oleh banyak orang dewasa.

    Buku ini Anti-Racist ini akan memberi anak Anda pemahaman yang lebih dalam tentang isu rasialisme dan cara nyata untuk membawa perubahan. Melalui pandangan yang nyata, Jewell memberi tahu pembaca bagaimana rasialisme telah menyentuh banyak bagian dunia dari Amerika hingga penduduk asli Australia.

    Pada akhir buku ini, anak Anda akan merasa terinformasi dan seakan-akan mereka memiliki kepercayaan diri untuk melawan orang dewasa yang rasis dan teman sebaya yang mungkin mereka temui dalam kehidupan.




    (Penulis: Latifah Miles Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar US)










- RELATED ARTICLE -