• 5 Mitos Olahraga yang Masih Sering Dipercaya

    Culture / Tips


    5 Mitos Olahraga yang Masih Sering Dipercaya
    o Courtesy of Andrey KiselevĀ©123RF.com)

    Jika dilakukan secara rutin dan benar, berolahraga dapat membantu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.


    Seperti yang Anda ketahui, olahraga merupakan aktivitas yang sudah terbukti menyehatkan. Jika dilakukan secara rutin dan benar, berolahraga dapat membantu menjaga kesehatan, kebugaran, serta bisa membantu menurunkan berat badan bagi Anda yang sedang menjalani program diet.

    Namun sayangnya, ada beberapa informasi kurang tepat mengenai olahraga yang beredar di masyarakat. Agar tidak keliru, inilah beberapa mitos olahraga yang masih dipercaya banyak orang. Apa saja? Simak pemaparannya berikut ini!





    1. Olahraga harus setiap hari

    Meskipun berolahraga secara rutin dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, bukan berarti Anda bisa terus berolahraga setiap hari. Dikutip dari Self, ketika Anda berolahraga, Anda memecah serat otot sehingga menjadi semakin kuat.

    Agar olahraga memberikan hasil yang positif untuk tubuh, Anda perlu memberi tubuh Anda waktu untuk tubuh beristirahat. Anda dianjurkan untuk berolahraga maksimal lima hari dalam seminggu, dengan satu hingga dua hari untuk beristirahat. 


    2. Keringat menggambarkan jumlah kalori terbakar

    Ada anggapan yang beredar bahwa kadar keringat menggambarkan jumlah kalori yang terbakar saat berolahraga. Padahal kenyataannya tidak demikian. Mengapa? Karena pada dasarnya, keringat adalah bentuk reaksi tubuh ketika ingin mendinginkan diri atau membuang cairan yang tidak diperlukan oleh tubuh.

    Jadi, keringat tidak menggambarkan jumlah kalori yang terbakar saat berolahraga.


    3. Pagi hari adalah waktu terbaik untuk olahraga 

    Apakah waktu terbaik untuk berolahraga itu hanya pada pagi hari saja? Pada dasarnya, menurut selebriti trainer, Jason Wimberly mengatakan bahwa kapan pun Anda berolahraga itu tidak menjadi masalah, yang menjadi masalah adalah ketika Anda tidak berolahraga sama sekali.

    Jadi, Anda dapat melakukan olahraga kapan saja sesuai dengan kekosongan waktu yang Anda miliki dan kesiapan tubuh. Tipnya, jika Anda ingin berolahraga pada pagi hari, pastikan untuk mengisi perut sekitar dua jam sebelum berolahraga, untuk mencegah nyeri perut saat berolahraga. Sementara, jika Anda ingin berolahraga di malam hari, Anda dapat melakukannya selama 35 menit sebelum tidur. 



    4. Bebas mengonsumsi apa pun setelah berolahraga

    Jika Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, maka Anda tidak bisa untuk bebas mengonsumsi makanan apa pun. Dikutip dari Business Insider, para ahli mengatakan, penurunan berat badan lebih banyak dipengaruhi oleh makanan yang Anda konsumsi.

    Menurut ilmuwan olahraga University of Texas, Philip Stanforth mengatakan bahwa, diet memainkan peranan yang lebih besar untuk menurunkan berat badan. Anda bisa mengkombinasikan antara pola makan sehat dan olahraga yang teratur, agar bisa mendapatkan berat badan ideal. 


    5. Minuman olahraga adalah cara terbaik untuk menghidrasi kembali setelah berolahraga

    Sebagian besar orang menganggap bahwa mengonsumsi minuman olahraga adalah cara terbaik untuk menggantikan cairan tubuh yang mungkin hilang saat berolahraga. Padahal kenyataannya, Anda tidak harus minum minuman olahraga untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Para ahli merekomendasikan, minum air putih saja sudah cukup untuk menghidrasi kembali tubuh setelah berolahraga. 




    (Foto: Courtesy of  Andrey KiselevĀ©123RF.com)










- RELATED ARTICLE -