• Manfaat Yoghurt untuk Kesehatan

    Culture / Tips


    Manfaat Yoghurt untuk Kesehatan

    Berbagai manfaat manis yang dapat diperoleh dari “susu masam”. Simak manfaat dari yogurt berikut ini.


    Apakah Anda sudah memasukkan yoghurt dalam daftar menu harian? Jika masih belum, baca artikel Bazaar berikut ini untuk menyimak berbagai manfaat yoghurt bagi tubuh dan bersiaplah mengonsumsi produk olahan susu ini secara rutin mulai sekarang juga! 


    1. Mengatasi gangguan pencernaan

    Berkat kandungan probiotik berupa bakteri baik yang terdapat di dalamnya, yoghurt dengan kandungan kultur aktif telah cukup lama dipercaya sebagai asupan yang dapat meringankan gangguan pencernaan seperti konstipasi dan diare baik yang disebabkan karena infeksi maupun pemakaian antibiotik.

    Sebetulnya, bakteri baik juga sudah terdapat di dalam tubuh manusia. Hanya saja, konsumsi probiotik dianggap mampu membawa perubahan positif dan mengoptimalkannya sehingga kesehatan Anda pun senantiasa terjaga dengan baik.

    Pada salah satu studi terkini, gejala diare yang disebabkan oleh penggunaan antibiotik ternyata dapat teratasi dengan meminum yoghurt yang mengandung tiga probiotik tertentu yaitu L. casei, L. bulgaricus, dan S. thermophilus.


    2. Membantu memperbaiki sistem kekebalan tubuh

    Komponen probiotik yang biasa terkandung dalam yoghurt dipercaya sanggup meningkatkan daya tahan terhadap penyakit sekaligus mempercepat proses penyembuhan apabila terdapat suatu infeksi. Efek ini diduga berasal dari unsur magnesium, selenium, dan juga zinc yang terdapat di dalam yoghurt.

    Pada orang dengan usia lanjut, penyakit yang kebetulan tengah diderita seperti contohnya masalah pernapasan dan pencernaan terbukti akan lebih cepat pulih melalui konsumsi probiotik tertentu yang terdapat pada produk fermentasi susu.

    Adapun konsumsi yoghurt dengan dua probiotik yakni lactobacillus dan bifidobacterium terbukti mampu meningkatkan respon keberhasilan terapi dari infeksi H. pylori, yakni bakteri yang menyebabkan problem pencernaan dalam perut serta bagian atas usus halus. Hasilnya, penderita pun bisa terhindar dari potensi penyakit maag dan bahkan kanker yang berhubungan dengan sistem pencernaan. 


    Baca juga: Gejala Anda Terkena Kanker Serviks dan Cara Mencegahnya


    3. Menjaga kesehatan vagina

    Infeksi “ragi” pada vagina merupakan kasus yang tak jarang ditemui pada wanita terutama penderita diabetes. Pada sebuah studi, derajat keasaman vagina pada perempuan yang mengidap penyakit diabetes berangsur membaik ke pH normal yaitu sekitar 4 setelah mengonsumsi kurang lebih 170 gram yoghurt per hari. Dengan catatan, yoghurt yang dikonsumsi tersebut mengandung kultur aktif sehingga berpotensi mengurangi risiko infeksi.


    4. Membantu mencegah osteoporosis

    Untuk mencegah keropos tulang, tentunya Anda memerlukan asupan nutrisi yang cukup terutama dalam bentuk kalsium dan vitamin D. Sebagaimana Anda ketahui, kombinasi kedua zat tersebut sudah selayaknya berperan penting dalam hal pemeliharaan kekuatan dan kepadatan tulang.

    Untungnya, yoghurt tak hanya memiliki rasa yang lezat namun juga merupakan salah satu sumber terbaik vitamin dan juga kalsium sebagai pembentuk tulang. Jika ingin memastikan bahwa Anda akan mendapatkan asupan vitamin D yang cukup dari makanan satu ini, kini telah banyak yoghurt yang komposisinya ditambahkan dengan dosis tertentu dari vitamin tersebut.

    Pastikan saja untuk mengecek labelnya secara cermat sebelum Anda memutuskan untuk membeli yoghurt dalam kemasan. 


    5. Membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi

    Sebuah studi telah menemukan adanya penurunan risiko tekanan darah tinggi sebanyak 50 persen pada sekelompok orang yang mengonsumsi setidaknya dua hingga tiga cangkir susu rendah lemak per harinya. Demikian kesimpulan yang disampaikan oleh Alvaro Alonso, MD, PhD, selaku salah satu peneliti di Harvard School of Public Health. Tidak hanya itu, ia pun meyakini bahwa produk yoghurt rendah lemak akan memiliki efek sama dengan susu rendah lemak yang digunakan dalam riset tersebut. 


    6. Menyusutkan berat badan

    Jika Anda ingin tetap memakan snack tanpa menggagalkan rencana diet, ganti camilan keripik kentang Anda dengan yoghurt untuk asupan kalori yang tak hanya lebih menyehatkan namun juga terbukti membuat Anda merasa kenyang lebih lama sehingga dapat menunda rasa lapar.

    Oleh karenanya, konsumsi yoghurt yang disertai dengan pengaturan pola makan sehat serta olahraga secara teratur boleh jadi dapat mengontrol nafsu makan dan pada akhirnya bisa membantu Anda meraih bobot tubuh ideal. 


    Baca juga: Menghitung Kalori Malah Membuat Diet Gagal?


     (Foto: Nataliia Peredniankina©123rf.com)








- RELATED ARTICLE -