• 7 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat atau Luka di Kulit Wajah

    Beauty / News


    7 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat atau Luka di Kulit Wajah

    Dari keloid hingga bintik-bintik, ahli dermatologi, Dr Harold mengungkapkan cara meminimalkan bekas luka Anda.


    Bekas luka adalah tanda yang tertinggal di kulit setelah luka atau cedera telah sembuh, dan juga merupakan bukti kemampuan ajaib tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Kita semua mungkin memiliki bekas luka dengan ukuran dan derajat yang berbeda-beda, tetapi jika Anda memiliki bekas luka yang nyata, naluri pertama Anda mungkin untuk menutupi mereka.

    Sejumlah penelitian telah mengaitkannya dengan bekas luka jerawat, khususnya, dengan tingkat kepercayaan diri yang rendah sehingga bisa dimengerti mengapa beberapa orang mungkin merasa minder terhadap bekas luka mereka.

    Jadi apa cara paling efektif untuk meminimalkan penampilan bekas luka? Dermatologis dan pendiri Lancer Skincare, Dr Harold Lancer menawarkan beberapa tips untuk mengurangi penampilan bekas luka:





    Bisakah Anda mengurangi tampilan bekas luka?

    Menurut Dr Harold, tiga faktor berkontribusi terhadap seberapa banyak bekas luka Anda dapat disamarkan:

    - Keadaan bagaimana dan di mana bekas luka itu terjadi.

    - Jumlah waktu berlalu antara waktu pertama kali terluka dan perawatan.

    - Perawatan yang Anda berikan kepada luka dan bekas luka.

    Jika ketiga faktor ini diikuti, ia berpendapat Anda bisa dapat menyamarkan bekas luka hampir 100 persen. Untuk membantu Anda mencapai ini, Dr Harold memberikan tujuh tips untuk merawat dan mengurangi penampilan bekas luka.



    1. Pilih pengobatan topikal

    Perawatan topikal harus menjadi port-of-call pertama Anda. Saya selalu meneliti secara saksama bekas luka klien ketika mereka tiba untuk pertama kalinya di klinik saya. Tidak ada perawatan selain perawatan kulit topikal, karena Anda perlu membuat bekas luka agar "berperilaku lebih baik".

    Jika bekas luka tetap menonjol setelah enam bulan, klien mungkin perlu melapisi kembali dengan melakukan perawatan laser atau pengelupasan kimia. Ini efektif, tetapi mahal dan menyakitkan.


    2. Gunakan metode jendela 36 jam

    Anda memiliki waktu 36 jam untuk mendapatkan hasil terbaik (dan termurah) dalam menyelesaikan masalah bekas luka Anda. Secara umum, Anda harus merawat bekas luka dalam beberapa hari pertama setelah luka sembuh. Menunggu lebih dari 36 jam secara signifikan akan meningkatkan waktu dan biaya yang diperlukan untuk memperbaiki penampilan bekas luka.


    3. Jangan pernah memegang-megang kulit Anda

    Jauhkan tangan Anda dari bekas luka. Jangan membiarkan dan tidak memberikan obat karena ini hanya akan memperburuk bekas luka. Iklim cuaca ekstrem dan paparan sinar matahari yang besar juga dapat menyebabkan bekas luka tampak lebih menonjol.


    4. Eksfoliasi area dengan lembut setelah sembuh sepenuhnya

    Selain membersihkan dengan lembut dan menggunakan pelembap anti-inflamasi yang kaya antioksidan, ingatlah untuk melakukan eksfoliasi dengan sangat lembut. Pengelupasan merangsang produksi protein alami di lapisan atas dermis, meningkatkan aliran oksigen dan mendorong produksi protein enzim dalam stratum cornea (lapisan kulit terdalam), yang memicu perbaikan sendiri.


    5. Pilih bahan perawatan kulit bergizi

    Untuk benar-benar memperbaiki bekas luka cari produk yang mengandung bahan-bahan berikut:


    • Vitamin A

    Produk-produk bergizi yang mengandung vitamin A meningkatkan produksi sel di lapisan atas kulit.

    • Vitamin C

    Produk Anda juga harus mengandung vitamin C (asam askorbat) yang membantu meremajakan kulit.

     • Vitamin E

    Vitamin E adalah antioksidan kuat.

    • Enzim ekstrak tumbuhan

    Enzim ekstrak tumbuhan seperti lidah buaya, labu, kristal magnesium, dan mekanik enzimatik akan memoles kulit Anda.

    • Peptida

    Terakhir, sesuatu yang mengembalikan penghalang kulit seperti peptida, vitamin C, vitamin A dan vitamin E. Peptida pada umumnya penting karena mereka adalah asam amino yang membantu merangsang produksi kolagen.

     

    6. Tunggu sampai jerawat benar-benar sudah tidak aktif

    Jika Anda khawatir tentang bekas luka jerawat, penting bahwa jerawat tidak lagi aktif sebelum Anda memulai perawatan. Tidak ada gunanya mengobati bekas jerawat jika kulit masih memproduksi jerawat.

    Setelah jerawat telah benar-benar hilang, Anda dapat mengetahuinya dengan memperhatikan perubahan warna dalam bentuk tanda merah atau coklat. Untuk mengatasi hal ini, Anda harus berkomitmen untuk melakukan eksfoliasi, membersihkan, dan melembapkan kulit Anda setiap malam selama tiga hingga enam bulan.

    Lakukan eksfoliasi setiap malam - atau yang lainnya jika kulit Anda sensitif - untuk merangsang pembaruan sel. Di pagi hari, cukup bersihkan dan gunakan pelembap.


    7. Minimalkan penggunaan makeup

    Jika memungkinkan, saya juga merekomendasikan agar orang-orang menghindari menyamarkan bekas luka mereka dengan makeup. Menutupi bekas luka dengan makeup akan memperburuk bekas luka karena kosmetik dibuat dari bahan kimia yang meningkatkan peradangan. Semakin Anda mencoba untuk menyembunyikan bekas luka, semakin besar kemungkinan ia akan semakin buruk dan semakin sulit untuk disembunyikan.



     

    (Penulis: Dr Louise Wiseman MBBS, BSC (HONS), DRCOG, MRCGP & Dr Harold Lancer; Artikel ini disadur dari Bazaar UK; Alih bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar UK)









- RELATED ARTICLE -