• London Fashion Week Akan Digelar Secara Online

    People / News


    London Fashion Week Akan Digelar Secara Online

    Seiring dengan merebaknya pandemi coronavirus, British Fashion Council telah meluncurkan strategi barunya.


    Ketika pandemi global mendatangkan malapetaka kepada semua acara mode yang dijadwalkan terjadi musim panas ini, British Fashion Council membahas bagaimana mereka akan menyelenggarakan program London Fashion Week pria dan wanita mendatang, yang biasanya berlangsung pada bulan Juni dan September.

    Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pagi ini, BFC mengumumkan bahwa koleksi pria dan wanita akan ditampilkan di satu platform – dan bahwa platform ini akan menjadi platform digital untuk pertama kalinya. Inisiatif ini akan diluncurkan pada bulan Juni (ketika pertunjukan busana pria biasanya berlangsung) dengan wawancara, podcast, buku harian desainer, webinar, dan ruang pamer dilaksanakan secara digital. Dan itu akan, untuk pertama kalinya, menjadi acara yang terbuka untuk umum maupun orang dalam industri mode.

    "Sangat penting untuk melihat masa depan dan peluang untuk berubah, berkolaborasi dan berinovasi," kata Caroline Rush selaku kepala eksekutif BFC. "Banyak bisnis kami yang melihat London Fashion Week sebagai platform untuk tidak hanya industri fashion tetapi untuk pengaruhnya terhadap masyarakat, identitas, dan budaya. Pandemi saat ini mengarahkan kita semua untuk merefleksikan lebih tajam pada masyarakat dan bagaimana kita ingin menjalani hidup kita dan membangun bisnis ketika kita melewati ini."




    Caroline juga menambahkan bahwa industri mode Inggris harus memenuhi kebutuhan saat ini, karena kami menghadapi zaman yang berubah dengan cepat untuk industri ini.

    "Sisi lain dari krisis ini, kami berharap adanya keberlanjutan, kreativitas, dan produk yang Anda hargai. Dengan menciptakan platform pekan mode online, kami mengadaptasi inovasi digital yang paling sesuai dengan kebutuhan kami saat ini dan sesuatu untuk membangun sebuah showcase global untuk masa depan. Desainer akan dapat berbagi cerita mereka, dan bagi mereka yang memiliki koleksi mereka, ini akan menjadi komunitas global yang lebih luas. Kami berharap bahwa pada masa sulit ini, akan ada inspirasi dan terobosan bar. Ini adalah apa yang dikenal dari mode Inggris."

    Seperti apa platform baru ini nantinya akan tergantung pada kreativitas para desainer dan kolaborator yang terlibat, tetapi BFC berharap bahwa acara baru tersebut akan berfungsi sebagai "titik temu" yang akan memberikan kesempatan kepada desainer untuk menghasilkan penjualan dan membawa keuntungan juga untuk publik — melalui koleksi yang ada — dan retailer, melalui pesanan dari produk-produk musim depan.

    Dan, walaupun acara pada bulan Juni kemungkinan akan berfokus pada busana pria karena pengaturan waktu, pendekatan netral-gender ini akan memberikan kesempatan bagi para desainer pakaian wanita untuk mengambil bagian dalam cara apa pun yang mereka inginkan. Masih belum dikonfirmasi apakah pertunjukkan September akan berlangsung dengan bentuk semula secara tata muka, tetapi sepertinya musim tersebut juga akan mengikuti format digital yang sama.





    (Penulis: Amy De Klerk; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar US)













- RELATED ARTICLE -