• Ralph Lauren Kembali Beri Donasi Untuk Pengujian Covid-19

    Fashion / News


    Ralph Lauren Kembali Beri Donasi Untuk Pengujian Covid-19

    Rumah mode ini juga telah meluncurkan inisiatif penggalangan dana dan program lain dalam mendukung pekerja NHS.


    Setelah menyumbang $10 juta untuk membantu memerangi virus corona, Ralph Lauren Corporation telah membuat kontribusi penting lainnya, kali ini kepada Royal Marsden NHS Foundation Trust, sebuah pusat kanker di London.

    Rumah mode - yang memiliki hubungan lama dengan Royal Marsden - telah membuat sumbangan yang akan memungkinkan pembelian mesin khusus untuk menguji Covid-19. Ini akan membantu mengurangi kekurangan staf di fasilitas kanker dan untuk menghindari isolasi yang tidak perlu bagi staf yang belum dites positif terkena virus corona. Pengujian ini juga akan diluncurkan untuk memberi manfaat bagi orang lain yang menderita kanker dan staf garis terdepan NHS di London, sebagai bagian dari pusat kanker yang baru dibuka di ibu kota.






    "Terima kasih kepada The Ralph Lauren Corporate Foundation dan The Royal Marsden Cancer Charity, kami dapat melakukan pengujian Covid-19 di rumah, meningkatkan volume staf NHS dan pasien kanker di seluruh London, yang dapat diuji dan secara signifikan yang dapat mempercepat perputaran hasil," ungkap Profesor Mitch Dowsett, kepala Pusat Penelitian Kanker Payudara Ralph Lauren di The Royal Marsden.

    Perusahaan mode ini juga akan membantu mengumpulkan dana untuk badan darurat yang baru-baru ini diluncurkan oleh Royal Marsden, yang bertujuan untuk mengumpulkan dana untuk memastikan bahwa penderita kanker dapat terus menerima perawatan penyelamatan jiwa di fasilitas tersebut. Perusahaan juga akan menyumbangkan 50.000 produk Ralph Lauren, termasuk piama, kaus dan sepatu santai lainnya, kepada staf NHS dan sukarelawan di seluruh rumah sakit di Inggris dengan bekerja sama dengan badan amal lainnya.





    (Penulis: Amy De Klerk; Artikel ini disadur dari Bazaar UK; Alih bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar UK)









- RELATED ARTICLE -