• Sejumlah Barang di Film Populer Sebagai Inspirasi Berbelanja

    Culture / Advertorial


    Sejumlah Barang di Film Populer Sebagai Inspirasi Berbelanja

    Untuk menemani Anda selama masa karantina ini.


    Pandemi global bukanlah situasi yang siap kita hadapi kecuali Anda benar-benar memandang penulis Cormac McCarthy atau P.D. James sebagai sosok peramal. Liputan media tak pernah berhenti memberitakan lonjakan kasus-kasus COVID-19 sepanjang hari, tisu toilet terjual dalam jumlah yang fantastis, dan negara memerintahkan untuk mengisolasi diri di rumah kita sendiri. Setidaknya semua itu bisa dikatakan menjadi kondisi yang tak terduga dan mengkhawatirkan. Akan tetapi masih ada referensi pop culture terutama di film romantis dengan perempuan sebagai karakter utamanya dan ia menunjukkan keadaannya saat terkurung, meskipun dengan situasi yang jauh lebih menguntungkan dibandingkan kita yang berhadapan dengan penyakit yang merebak saat ni. 

    Dengan cara penyampaiannya yang lucu, film-film ini menggambarkan adegan yang lebih bisa kita rasakan sekarang. Cuplikannya yang tak biasa dan tercipta dengan menarik telah menjadi kehidupan nyata bagi kita semua, mulai dari duduk di atas sofa di malam hari sambil mengenakan piyama dan menyanyikan lagu-lagu cinta yang sedih dengan sebotol anggur di tangan, hingga berada di atas tempat tidur di siang hari dengan sekotak cokelat, menyaksikan maraton opera sabun kemudian beranjak membersihkan lemari pakaan dan patuh bekerja di rumah sejak fajar sampai senja (terus terang, demikian bila tampak dari luar). Dalam momen yang kurang menguntungkan ini (mari kita tarik napas, dan kemudian hembuskan), rasanya melegakan saat melihat bahwa kesedihan yang kita alami bukan tidak berdasar. Jadi, ungkapan ini bisa dikatakan: Misery loves company.

    Pada akhirnya, kami mengompilasi sebuah daftar yang berisikan para pahlawan perempuan dari film-film favorit kami. Semuanya telah memperlihatkan bahwa tinggal dan (untuk menjaga penampilan) saat bekerja di rumah bukan sesuatu yang benar-benar baru. Dengan bekal tertentu, mereka bisa melewati penderitaan dan akhirnya menuju jalan kehidupan yang bahagia selamanya. Harapannya, kita bisa sampai ke tujuan itu cepat atau lambat. Sementara itu jika Anda ingin berpesta sendirian dengan cara yang sinematik, simak kumpulan komedi romantis dari kami dan apa saja yang Anda perlukan untuk benar-benar menikmati momen saat berada di rumah. (Spoiler: biasanya termasuk alkohol dan/atau permen).





    Bridget Jones’s Diary


    Tokoh: Bridget Jones

    Karakter: Seorang penerbit buku berdarah Inggris yang pemberani dengan kisah cintanya yang bertepuk sebelah tangan ini menghadapi dirinya sendiri yang kurang memiliki harga diri. Ia diejek di pesta Natal orang tuanya oleh teman masa kecilnya yaitu Mark Darcy yang merupakan seorang pengacara. Bridget kemudian menghabiskan sisa waktu liburannya di apartemennya yang sederhana di London, mengenakan piyama merah, menyanyikan lagu “All by Myself”, dan minum banyak alkohol. Seorang wanita yang memiliki kesamaan dengan kita semua.


    Set Piyama Gnoels 2-Piece 


    Roller Rabbit

    saksfifthavenue.com

    Harga: 88,50 dolar Amerika (sekitar 1,4 juta rupiah)

    Fakta bahwa Bridget memiliki setelan piyama merah menunjukkan bahwa ia adalah pribadi yang riang dan berjiwa muda.


    Pinot Noir 2018


    Terlan

    wine.com

    Harga: 33 dolar Amerika (sekitar 551.000 rupiah)

    Tentu saja, Bridget adalah penggemar minuman beralkohol. Ketika malam saat meyaksikan Frasier di rumah dan mendengarkan Jamie O’Neil, ia tahu bahwa sebotol anggur merah adalah pilihan yang tepat.


    Kaus Kaki Merino Wool Ragg


    L.L. Bean

    llbean.com

    Harga: 35,00 dolar Amerika (sekitar 585.000 rupiah)

    Jika tidak cukup dengan piyama merah, kaus kaki chunky berwarna merah yang terbuat dari wol ini membuatnya lebih terlihat menarik.


    The Wedding Planner


    Tokoh: Mary Fiore

    Karakter: Mary adalah seorang pengelola acara pernikahan yang teliti dan sangat kreatif. Ia mewujudkan fantasi masa kecilnya akan pernikahan lewat para kliennya. Mary adalah karyawan yang paling sukses di perusahaan tempat ia bekerja dan ini membuat dirinya ingin memiliki pasangan hidup. Perhatiannya terpusat pada pekerjaannya sehingga ia tidak memiliki waktu untuk hal-hal lainnya (ia selalu melihat jam karena hari yang ia lalui direncanakan setiap menitnya). Karenanya, Mary menghabiskan waktu di malam hari sendirian, menonton Antiques Roadshow sambil menyantap makan malamnya di atas meja lipat.


    Meja lipat


    Mavrd

    ikea.com

    Harga: 70 dolar Amerika (sekitar 1,1 juta rupiah)

    Dengan kehidupannya yang mewah layaknya orang Sparta kuno, Mary menghabiskan malamnya di rumah yang tertata cantik sembari menyaksikan acara yang tersedia di saluran televisi. Cara terbaik untuk melakukan keduanya tanpa mengotori sofa Anda adalah dengan menggunakan meja lipat tentunya.


    Sancerre 2018


    Domaine Vacheron

    wine.com

    Harga: 42 dolar Amerika (sekitar 665.000 rupiah)

    Meskipun hanya ditemani dengan acara Antiques Roadshow, ia menikmatinya dengan segelas anggur putih sebagai pendamping makan malamnya karena Mary bukanlah robot.


    27 mm G-Timeless Icon-Indices Watch


    Gucci

    neimanmarcus.com

    Harga: 1,140 dolar Amerika (sekitar 19 juta rupiah)

    Mary adalah orang yang tepat waktu. Ia selalu melirik jam tangannya untuk memastikan bahwa ia tetap beraktivitas sesuai jadwal.


    Something’s Gotta Give


    Tokoh: Erica Barry

    Karakter: Erica merupakan seorang penulis drama yang telah bercerai dengan suaminya. Ia hidup dan tinggal di rumahnya di Hamptons, tempat ia menghidupkan inspirasinya untuk sebuah drama yang baru. Ia mengenakan turtleneck di musim panas, mendengarkan musik Prancis sepanjang hari, membuat pancake di malam hari, dan menggambarkan dirinya dengan akurat sebagai pribadi yang “gugup, penuh gairah, pengatur, dan seorang neurotic yang tahu segalanya dan benar-benar menggemaskan serta menyenangkan.”


    Turtleneck


    Rag & Bone

    nordstorm.com

    Harga: 71.00 dolar Amerika (sekitar 1,2 juta rupiah)

    Sebagai seseorang yang tidak mudah menunjukkan perasaannya (terutama di dunia percintaan), pilihan fashion Erica cukup monastic. Hal ini bisa dilihat dari gaya berpakaiannya yang mengenakan turtleneck di musim panas.


    Peter Rabbit Waffle & Pancake Mix


    Williams-Sanoma

    williams-sanoma.com

    Harga: 10,00 dolar Amerika (sekitar 166.000 rupiah)

    Dalam sebuah adegan malam romantis dengan pria yang ia sukai yakni Harry Sanborn, Erica yang mudah terbangun saat tidur menanyakan jika mereka sebaiknya membuat pancake. Ketika terjebak di dalam rumah, kita tentu bisa mencoba membuat makanan enak tersebut.


    The Voice of the Sparrow: The Very Best of Edith Piaf


    Edit Piaf

    amazon.com

    Harga: 9 dolar Amerika (sekitar 150.000 rupiah)

    Sebagai seorang Francophile, Erica mendengarkan musik Prancis untuk membantunya bekerja dan tenggelam dalam kesedihannya akan pria yang mematahkan hatinya. Jika Anda juga memerlukan lagu-lagu pilihan untuk memotivasi Anda berkerja, album ini cocok untuk didengarkan.


    Legally Blonde


    Tokoh: Elle Woods

    Karakter: Elle adalah ketua kelompok perempuan Delta Nu yang lulus dari California University Los Angeles dengan gelar di bidang fashion merchandising (benar-benar wanita yang sesuai dengan citra Bazaar). Perempuan muda berusia 21 tahun tersebut menyukai warna merah muda, Rodeo Drive, dan dapat menceritakan kembali alur Days of Our Lives tanpa berhenti. Ia diputuskan oleh pacarnya karena bertindak terlalu bodoh. Karenanya, ia tenggelam dalam kesedihannya bersama anjing Chihuahua miliknya yang bernama Bruiser dengan menyaksikan opera sabun favoritnya, makan cokelat, dan mengelilingi dirinya dengan warna yang ia sukai.


    Set sprei berbahan kain linen


    DWR

    dwr.com

    Harga: USD 371,00 dolar Amerika (sekitar 6,2 juta rupiah)

    Setelah ia berpisah secara tragis dari kekasihnya di restoran tempat Madonna pernah bersantap, tempat penghiburan Elle adalah kamar di asramanya yang dihiasi dengan warna merah muda. Tentu saja, dekorasi berwarna terang dapat membuat situasi terasa lebih ceria.


    Assorted Chocolate Gold Gift Box


    Godiva

    godiva.com

    Seperti Elle, kita para pencinta makanan manis sering merasa sedih. Memang tidak ada yang mampu menenangkan perasaan yang tidak menyenangkan selain kudapan dengan unsur sakarin di dalamnya.


    Season 55


    Days of Our Lives

    nbc.com

    Selama beberapa dekade, Days of Our Lives menjadi tontonan andalan di televisi. Elle yang merupakan penggemar berat opera sabun tentu tertarik untuk menyaksikan cerita kehidupan di dunia imajinasi saat ia sedang berada dalam kesedihan.


    Practical Magic


    Tokoh: Sally Owens

    Karakter: Penyihir baik hati yang tinggal di sebuah pulau di Massachusetts. Ia adalah seorang janda dengan dua anak perempuan setelah suaminya meninggal dunia akibat kutukan keluarga. Kondisi ini membuatnya tinggal bersama bibinya yang gila sekaligus penggemar minuman tequila dan margarita. Sally juga mengurung dirinya di tempat tidurnya. Dengan dorongan dari putri-putrinya, ia bangkit dari kesedihannya dan membuka sebuah toko yang menjual produk-produk mandi dan kecantikan yang ia buat. Sally telah meninggalkan sihir untuk menjalani kehidupan keluarga yang normal dan mengembalikan stigma keluarganya di kota kecil, namun ia kembali menggunakannya ketika adik perempuannya yang badung terlibat dalam masalah supernatural dengan kekasihnya.


    The Green Witch: Your Complete Guide to the Natural Magic of Herbs, Flowers, Essential Oils, and More


    Arin Murphy-Hiscock

    amazon.com

    Harga: 11,00 dolar Amerika (sekitar 182.000 rupiah)

    Dibesarkan oleh penyihir, Sally sudah mahir di dunia herbal dan minyak yang dibutuhkan untuk melancarkan mantranya dan membuat ramuan. Buku sihir tentang resep-resep supernatural miliknya sudah berabad-abad usianya, namun buku di zaman modern ini tentu akan cocok bagi kita semua.


    1942 Anejo Tequila


    Don Julio

    wine.com

    Harga: 140 dolar Amerika (sekitar 2,3 juta rupiah)

    Terjebak dalam rumah bersama keluarganya yang eksentrik, Sally ikut ambil bagian untuk menyesap minuman beralkohol di malam hati dan menari di dapur diiringi lagu “Put the Lime in the Coconut” dengan margarita yang terbuat dari tequila dari orang aneh tak dikenal yang menaruhnya di depan pintu rumah.



    Fall Leaves Dinner Candles


    MacKenzie-Childs

    bergdorfgoodman.com

    Harga: 26,00 dolar Amerika (sekitar 432.000 rupiah)

    Lilin menjadi sesuatu yang penting di kediaman para penyihir, tak terkecuali keluarga Owen yang menganggapnya serius. Baik digunakan untuk merangkai mantra atau menambah suasana, keluarga ini memiliki deretan lilin yang mereka gunakan di sepanjang filmnya.


    Breakfast at Tiffany’s


    Tokoh: Holly Golightly

    Karakter: Seorang perempuan muda dengan gaya hidup mewah (bacalah novel aslinya) dari pedesaan di Texas yang masuk ke kafe sosialita New York. Ia mengenakan Givenchy dari ujung kepala hingga kakinya, berteman dengan kalangan kelas atas, dan “tergila-gila pada Tiffany’s” karena cerita dari perhiasannya (terlebih pada mutiaranya, karena menurutnya menggunakan berlian sebelum usia 40 tahun itu memalukan.) Tetapi ia sendiri adalah pribadi yang senang tinggal di rumah. Holly bertempat tinggal di sebuah apartemen yang jarang ditempati orang di Upper East Side bersama seekor kucing tanpa nama. Ia tidur sepanjang pagi dengan penutup mata dan bermain gitar dengan penuh percaya diri.

    Cashmere Lantern Sweater


    Everlane

    nordstorm.com

    Harga: 72,00 dolar Amerika (sekitar 1,2 juta rupiah)

    Meskipun kerap dikenal dengan gaun hitamnya (yang mungkin gaun paling chic di sepanjang sejarah), pakaian Holly saat di rumah juga santai dan chic. Yang dibutuhkan hanyalah sebuah sweater abu-abu dengan percikan kemewahan.


    Gitar akustik mini Mahogany GS


    Taylor Guitars

    amazon.com

    Harga: 499,00 dolar Amerika (sekitar 8,2 juta rupiah)

    Jika Holly mengajarkan kita sesuatu, tak ada yang mampu melebihi caranya saat menarik perhatian tetangganya yang tampan dengan memetik dawai gitar dan bernyanyi “Moon River” di luar jendela Anda.


    Penutup mata Breakfast at Tiffany’s


    ShushBear

    etsy.com

    Harga: 20,00 dolar Amerika (sekitar 332.000 rupiah)

    Ketika kita memasuki apartemen Holly di New York untuk pertama kalinya, kita melihatnya tertidur pulas di siang hari dengan mengenakan penutup matanya yang paling ikonis di sepanjang sejarah.


    Waiting to Exhale

    Tokoh: Bernadine “Bernie” Harris

    Karakter: Seorang ibu glamor dengan dua anak yang berasal dari Phoenix, Arizona. Ia meninggalkan karirnya untuk mendukung suaminya. Saat bersiap-siap untuk sebuah evening soiree, sang suami menyampaikan pada Bernadine bahwa ia akan meninggalkannya dan pergi bersama wanita lain (tatapannya di sini tampak lebih tajam daripada pisau). Keesokan paginya di sebuah momen yang menegangkan, Bernadine telah mengumpulkan semua barang milik suaminya, memasukkannya ke mobil, dan membakarnya sebelum mengunci dirinya di dalam rumah sambil mengenakan jubah mandi putih dan negligée yang ia pakai di malam sebelumnya karena, yes, queen.


    Coco Slipdress


    Gold Hawk

    farfetch.com

    Harga: 328,00 dolar Amerika (sekitar 5,4 juta rupiah)

    Sebuah slipdress elegan adalah sesuatu yang penting di dalam lemari seorang wanita glamor. Sebagai seorang bos, Bernie bahkan dapat mengenakannya dengan jauh lebih menarik meskipun sedang dilanda kesedihan, membuat kita sendiri merasa jijik melihat sweater yang kita kenakan saat ini.


    Jubah pendek Blanche H


    Ugg

    nordstorm.com

    Harga: 98.00 dolar Amerika (sekitar 1,6 juta rupiah)

    Selain slipdress-nya yang chic, Bernie juga mengenakan jubah chic di rumah. Meskipun ia sedang depresi, penampilannya tetap sempurna. Benar-benar seorang bos.


    Pemantik api C de Cartier Decor


    Cartier

    cartier.com

    Harga: 1,000.00 dolar Amerika (sekitar 16,6 juta rupiah)

    Dalam sebuah adegan yang mengejutkan, Bernie membakar mobil dengan semua barang suaminya di dalamnya dan meninggalkannya dengan rasa puas. Peringatan: perbuatan ini tidak dapat kami maafkan. Tetap saja, adegan ini menarik untuk disaksikan dan jika kami ingin mengikuti apa yang ia perbuat maka kami akam melakukannya dengan sebuah pemantik api yang menunjukkan siapa kami sebenarnya.


    You’ve Got Mail


    Tokoh: Kathleen Kelly

    Karakter: Kathleen adalah seorang pemilik toko buku anak-anak di Upper West Side Manhattan yang periang. Ia merupakan orang yang terpandang di sekitar tempat tinggalnya dan berkumpul bersama sekelompok sampah masyarakat ketika sedang tidak menyimak chatroom di AIM (AOL Instant Messenger) atau membaca kembali novel-novel Jane Austen. Kathleen bersaing ketat dengan sebuah jaringan toko buku besar yaitu Fox Books yang membuatnya menutup toko buku warisan ibunya san menghabiskan waktu untuk mengobrol secara online dengan pria yang sementara ini ia sukai.

    Hoodie Zip-Up Callie


    Nili Lotan

    nililotan.com

    Harga: 221,00 dolar Amerika (sekitar 3,6 juta rupiah)

    Sebagai orang New York sejati, Kathleen sadar bahwa hoodie adalah gaya pakaian santai di kota tersebut.


    Satu set buku Jane Austen yang berisi tujuh seri


    Juniper Books

    amazon.com

    Harga: 225,00 dolar Amerika (sekitar 3,7 juta rupiah)

    Film yang disutradarai oleh Nora Ephron ini menggunakan beberapa referensi dari novel karya Jane Austen, terutama Pride and Prejudice. Ketika kita diisolasi di dalam rumah, tak ada mahakarya yang lebih baik dari Jane Austen untuk dibaca ulang.


    T-Shirt lengan panjang Hit Me Upon AIM


    CrazyCreature

    teepublic.com

    Harga: 22,00 dolar Amerika (sekitar 360.000 rupiah)

    Dulu, AIM merupakan salah satu tren digital zeitgeist yang berlangsung cepat . Film ini berperan sebagai kapsul waktu sempurna yang menyimpan kisah bagaimana lazimnya layanan digital di akhir tahun 90-an. Kaus ini tentu akan mengukir senyum di wajah-wajah generasi boomers dan milenial yang masih merasakan perjuangannya untuk berkomunikasi dengan orang lain.


    27 Dresses


    Tokoh: Jane Nichols

    Karakter: Jane adalah seorang asisten yang patuh dan bekerja tanpa pamrih untuk pimpinannya yang sekaligus merupakan orang yang ia sukai. Cintanya bertepuk sebelah tangan karena pria itu akan menikah dengan saudaranya yang tak berguna. Pada dasarnya, Jane berperan sebagai seorang ibu yang membesarkannya sejak ibu mereka meninggal dunia ketika keduanya masih kecil. Hal ini membuat Jane selalu mendahulukan kepentingan orang lain sehingga ia tidak bisa berkata tidak pada siapapun, terutama pada 27 teman-temannya yang memintanya sebagai pengiring pengantin dan merencanakan pernikahan mereka. Oleh karenanya, ia memiliki banyak sekali gaun. Ketika ia akhirnya menyadari kebiasaan ini, Jane membersihkan seluruh isi lemarinya. Namun sebelum itu, kita bisa melihat cuplikan-cuplikan klasik dari semua penampilan lucunya.

    Agenda Panama 2020 dengan pensil emas


    Smythson

    smythson.com

    Harga: 135,00 dolar Amerika (sekitar 2,2 juta rupiah)

    Karakter Jane tak lepas dari kehidupan yang terstruktur rapi. Inilah yang membuat setiap orang tidak hanya mengendalkannya namun juga memanfaatkannya. Mulai dari saudara perempuannya hingga pimpinannya dan sekian banyak pernikahan yang ia organisir, ia harus mengatur semua tanggung jawabnya. Drama terjadi hanya ketika ia kehilangan sesuatu yang sedang dibutuhkan.


    Bennie and the Jets


    Elton John

    amazon.com

    Harga: 1,00 dolar Amerika (sekitar 16.000 rupiah)

    Ketika saudara Jane menyampaikan bahwa ia akan menikah dengan pimpinan yang Jane sukai, ia pergi ke sebuah bar dengan seorang reporter pernikahan, minum minuman berallkohol dalam jumlah yang banyak, dan berusaha untuk menyanyikan “Benny and the Jets.” Adegan ini dapat membantu kita untuk dapat bangkit kembali dan menyadari bahwa tidak semua orang benar-benar tahu lirik lagu rock klasik yang satu ini.


    Gaun Draped Tulle Midi dari J. Mendel


    J. Mendel

    modaoperandi.com

    Harga: 5,990,00 dolar Amerika (sekitar 98 juta rupiah)

    Jane telah memiliki banyak pengalaman dengan gaun-gaun pengiring pengantin miliknya yang tampak mengerikan. Salah satunya adalah gaun tulle yang berlapis-lapis. Namun jika Anda mencari gaun berenda yang benar-benar chic, J. Mendel adalah master untuk gaun-gaun berbahan gauzy.




    (Penulis: Barry Samara; Artikel ini disadur dari: Bazaar US; Alih bahasa: Erlissa Florencia; Foto courtesy of: Bazaar US)



    Tags : film, shopping







- RELATED ARTICLE -