• Cara Mengukur Suhu Tubuh Secara Tepat dengan Termometer

    Beauty / News


    Cara Mengukur Suhu Tubuh Secara Tepat dengan Termometer

    Penjelasan dari dokter terkait gejala saat demam jika Anda tidak memiliki termometer.


    Bagaimana Anda mengetahui jika suhu tubuh Anda sedang tinggi atau mengalami demam? 

    Suhu tubuh normal Anda sedikit berubah sepanjang hari, naik satu derajat di pagi hari, dan ada di titik tertinggi saat siang. Akan tetapi jika suhu inti tubuh Anda lebih tinggi dari suhu normal, maka Anda mengalami demam. Kondisi ini dapat terjadi bila Anda terkena infeksi atau penyakit tertentu.

    Demam adalah cara tubuh untuk menyampaikan bahwa ada sesuatu yang salah dan menandakan bahwa tubuh Anda memberikan respons terhadap suatu penyakit.





    Berapa suhu tubuh normal?

    Bagi orang dewasa, suhu tubuh normal yang diukur dengan thermometer oral adalah 37 derajat celsius, 26,4 hingga 37,4 derajat celsius untuk anak-anak, dan sekitar 36,8 untuk orang lanjut usia.

    Jika angkanya melebihi indikator tersebut, maka anak-anak atau orang dewasa mengalami demam.

    Namun suhu tersebut juga tergantung pada metode yang Anda gunakan dan apakah Anda telah mengikuti instruksi yang tepat untuk mengukurnya.


    Apa tipe termometer yang sebaiknya saya gunakan?

    Termometer biasanya bisa dibeli di apotek yang dapat memberi masukan kepada Anda terkait tipe terbaik yang cocok untuk Anda dan kebutuhan. Termometer digital dan termometer telinga adalah tipe yang utama. Sedangkan termometer kaca bukanlah tipe yang ideal karena berisiko pecah dan menyebabkan keracunan merkuri ketika sudah tidak digunakan. Agar lebih aman, ganti termometer kaca Anda dengan pengukur suhu digital.

    Termometer Digital atau Termometer Probe

    Pengukur suhu ini adalah tipe yang paling umum digunakan di kalangan rumah tangga berupa perangkat genggam yang dilengkapi dengan layar kecil untuk menampilkan suhu tubuh dalam bentuk angka. Cara menggunakannya mudah yaitu melalui mulut atau ketiak.

    Untuk anak-anak yang berusia di bawah lima tahun, pengukuran suhu disarankan untuk dilakukan melalui ketiak selama mereka bisa duduk tenang dalam waktu yang cukup lama. Anak-anak dengan usia yang lebih muda lagi dan bayi terkadang diukur suhunya melalui dubur di rumah sakit, tetapi cara ini dilakukan dengan hati-hati di bawah arahan tenaga medis.



    Termometer telinga (inframerah)

    Termometer yang satu ini biasa digunakan para dokter di klinik kesehatan karena mudah digunakan di semua usia dan dilengkapi dengan penutup bersih sekali pakai. Hanya saja harganya tidak murah dan beberapa orang meragukan keakuratannya jika tidak mengikuti cara yang tepat.

    Saat mengukur suhu tubuh anak, penting bagi Anda untuk menarik daun telinga atas ke arah belakang dengan perlahan untuk mempermudah memasukkannya menuju gendang telinga di mana pengukuran temperatur dilakukan. Dengan mengikuti instruksi, biasanya Anda kemudian menekan tombol termometer dan hasil digitalnya segera terlihat.


    Termometer dahi atau termometer strip


    Dibandingkan dengan yang lainnya, termometer ini adalah yang paling kurang dapat dipercaya hasilnya karena hanya mengukur suhu kulit dan bukan suhu inti. Termometer ini dapat menampilkan hasil yang relatif apakah suhu tubuh naik dan turun, akan tetapi angka yang sebenarnya tidak begitu akurat.


    Bagaimana cara mengetahui bila termometer saya akurat?

    Ada beberapa hal yang dapat memengaruhi termometer sehingga hasil pengukuran suhunya tidak akurat, yaitu:

    1. Tidak dilakukan sesuai instruksi
    2. Mengukur suhu tubuh setelah berada di udara dingin atau berendam air panas
    3. Mengukur suhu tubuh setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang panas atau dingin
    4. Memakai baju hangat atau selimut
    5. Memegang botol air panas, duduk di dekat perapian, berada di cuaca yang panas
    6. Berbaring menggunakan bantal yang hangat

    Idealnya, tunggu selama 10 hingga 15 menit setelah Anda menikmati sup atau minuman hangat, serta selepas Anda beranjak dari balik selimut hangat sebelum melakukan pengukuran suhu tubuh. Tak perlu Anda melepas pakaian sehingga Anda menggigil kedinginan. Usahakan saja supaya badan Anda tidak terlalu panas karena menggigil akan membuat temperatur tubuh Anda naik lebih tinggi.


    Bagaimana menjaga agar termometer tetap bersih?

    Bersihkan termometer Anda dengan menggunakan air dingin bersabun dan keringkan. Gunakanlah penutup sekali pakai jika tersedia untuk memastikannya tetap dalam keadaan bersih. Tidak masalah jika termometer digunakan secara bergantian oleh banyak orang di keluarga Anda selama Anda disiplin untuk membersihkannya sebelum dan setelah digunakan oleh yang lain.

    Juga, cuci tangan Anda sebelum membantu mengukur suhu tubuh orang lain.


    Bisakah saya mengukur suhu tubuh saat demam tanpa menggunakan termometer?

    Untuk memeriksa panas tubuh seseorang, biasanya kita menggunakan punggung tangan karena dianggap lebih sensitif terhadap temperatur. Namun, metode ini bisa saja subjektif. Anda bisa mengatakan bahwa salah seorang terasa lebih hangat dibandingkan dengan yang lainnya, jadi cara ini tidak terlalu dapat diandalkan.

    Gejala demam bisa berupa badan berkeringat, menggigil, panas di area dahi, kulit memerah, nyeri, dan kehilangan nafsu makan. Anda sendiri mungkin akan merasa kedinginan, bukan panas.


    Kapan saatnya harus pergi ke dokter karena demam

    Kebanyakan demam tidak mengancam jiwa, tetapi ketika Anda memiliki masalah kesehatan atau khawatir terhadap gejala-gejala baru, Anda perlu mediskusikannya dengan tenaga medis profesional.

    Sakit kepala, ruam, leher kaku, mual, dan muntah yang terutama terjadi pada anak-anak adalah gejala penyakit serius yang tidak dapat diukur hanya dengan memeriksa suhu tubuh dan semua itu harus dibicarakan segera dengan dokter Anda.

    Sakit demam lainnya yang terjadi pada semua usia juga bisa disertai dengan gejala seperti sakit dada, batuk terus-menerus, diare berkelanjutan, ruam, pendarahan yang tidak normal atau memar, hilangnya kesadaran, masalah urin, atau tampak tidak sehat. Anda harus segera mencari pertolongan medis ketika mengalami semua kondisi tersebut.

    Penulis: Dr Louise Wiseman, MBBS, BSc (Hons), DRCOG, MRCGP; Artikel ini disadur dari Bazaar UK; Alih Bahasa: Erlissa Florencia; Foto: Courtesy of Bazaar UK)




    Tags : kesehatan







- RELATED ARTICLE -