• 5 Cara Mengurangi Makan Kudapan Ringan Saat di Rumah

    Culture / News


    5 Cara Mengurangi Makan Kudapan Ringan Saat di Rumah

    Bekerja dari rumah tidak harus berarti makan tanpa henti.


    Jika Anda salah satu dari jutaan orang yang sekarang sedang bekerja dari rumah karena virus corona, Anda mungkin akan merasa lebih akrab dengan keempat tembok di sekitar Anda saat ini.

    Pembatasan sosial telah menciptakan kesamaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan rutinitas harian Anda yang kemungkinan akan membuka jalan bagi kebosanan, dan kebosanan biasanya sama dengan mencamil yang tidak perlu.

    Pasangkan dengan fakta bahwa supermarket sekarang telah jarang diisi dengan makanan (tidak terima kasih, karena terburu-buru orang-orang membeli 12 bungkus pasta sekaligus) dan itu bukanlah tindakan yang tepat.




    Tetapi berhenti mengudap lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, jadi kami meminta bantuan Yvonne Wake, ahli gizi kesehatan masyarakat yang terdaftar di klinik Karidis, untuk berbagi beberapa saran yang berguna tentang bagaimana cara mengatasinya.


    1. Menjadi pemakan yang bijak 

    "Karena lebih banyak dari kita mulai bekerja dari rumah, dan membatalkan rencana seperti pergi keluar untuk minum atau tidak melihat siapa pun, pola pikir kita terbiasa menerima hadiah ketika kita merasa sedih atau berada di kondisi yang," kata Wake. Dan di situlah kudapan masuk. "Pola pikir kita mengatakan bahwa kita pantas mendapatkan hadiah, tetapi pola pikir kita harus berubah. Kita telah menjadi pemakan yang tak punya pikiran, bukannya pemakan yang penuh perhatian," jelasnya.

    Mindfulness - yang melibatkan kehadiran aktif dalam apa pun yang Anda lakukan pada saat tertentu - adalah "penting dalam makan sehat", saran ahli gizi. "Hadir saat Anda makan sangat penting dalam membantu kami menghindari meraih lemari ketika kami pikir kami lapar."


    2. Jangan menyimpang dan membeli makanan yang tidak perlu

    Aturan praktis pertama untuk menghindari sekeranjang penuh barang-barang kemasan? "Jangan pergi ke supermarket jika Anda merasa lapar," Yvonne memperingatkan. "Anda mendapatkan akses mudah ke makanan tidak sehat karena hanya di sebelah meja. Cegah keinginan dengan makan siang terlebih dahulu."

    Ketika Anda pergi ke supermarket (atau berbelanja online), fokuslah untuk membeli "karbohidrat kompleks, seperti biji-bijian utuh, semua sayuran, kacang-kacangan, beras merah, quinoa, apel, beri, pisang, misalnya, ketika gula masuk ke tubuh Anda perlahan sepanjang hari ini akan membuat Anda merasa lebih kenyang lebih lama." Itu jika ada karbohidrat kompleks yang tersisa di rak, tentu saja.


    3. Camilan yang mengandung tryptophan

    Tenang, kami juga tidak tahu triptofan apa. Tetapi menurut ahli gizi, itu adalah "asam amino esensial yang akan membantu tubuh untuk membuat protein dan bahan kimia pensinyalan otak, yang berubah menjadi serotonin yang akan mengendalikan suasana hati dan membantu pola tidur." Makanan yang mengandung asam amino termasuk pisang, salmon, kacang-kacangan, biji-bijian dan telur - semua makanan ringan yang enak. "Danging turki juga merupakan dorongan besar untuk kadar serotonin yang dapat membantu menstabilkan suasana hati Anda," tambah Yvonne.



    4. Mulai memasak dengan jumlah yang banyak

    Idenya adalah, jika Anda "membuat makanan yang layak" maka "sama sekali tidak perlu ngemil." Ahli gizi merekomendasikan Anda "mulai bekerja dari resep yang selalu ingin Anda buat, dan makan makanan yang layak di suguhkan di meja. Jika Anda sendirian, masak selama beberapa hari dan bekukan atau makan makanan yang sama selama dua hari. Jika Anda makan protein setiap hari, Anda tidak akan merasa ingin ngemil."


    5. Minum, minum, dan minum

    Tidak, bukan minum alkoholik (meskipun kami akan mengizinkan Anda minum satu atau dua gelas anggur untuk melewati masa-masa menegangkan ini). "Teh herbal dan air minum adalah sedikit trik untuk mencegah ngemil berlebihan, karena kita menjadi kenyang setelah minum air putih," saran ahli.

     





    (Penulis: Catriona Harvey-Jenner; Artikel ini disadur dari Bazaar UK; Alih bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar UK)










- RELATED ARTICLE -