• Mengapa Fashion Influencer Mira Duma Ada Di Laporan Mueller?

    People / News


    Mengapa Fashion Influencer Mira Duma Ada Di Laporan Mueller?

    Bintang street style ini telah disebutkan dalam dokumen pemerintah AS.


    - Fashion insider dari Rusia, bintang street style, dan pengusaha Miroslava Duma muncul dalam laporan Mueller, yang dirilis hari ini oleh Departemen Kehakiman.

    - Pada Desember 2015, Miroslava "menyampaikan undangan" kepada Donald dan Ivanka Trump untuk Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg untuk Wakil Perdana Menteri Rusia, Sergei Prikhodko, kata laporan tersebut.

    - Miroslava digambarkan sebagai "kontak Ivanka Trump dari industri mode" dalam dokumen tersebut.


    Influencer ada di mana-mana hari ini dari Coachella, ke barisan depan fashion week, ke tempat makan siang lokal Anda; dan sekarang, karena tidak ada tempat yang benar-benar aman, mereka juga ada di laporan Mueller.


    Fashion influencer dari Rusia, Miroslava "Mira" Duma disebutkan dalam hampir 450 halaman dokumen dari investigasi penasihat khusus Robert Mueller tentang kemungkinan kolusi Donald Trump dengan Rusia selama pemilu 2016, yang dirilis hari ini oleh Departemen Kehakiman. Miroslava — seorang reguler di fashion week, bintang street style, dan wirausaha tercantum dalam bagian laporan tentang rencana perjalanan Trump ke Rusia sebagai kandidat presiden. Ia digambarkan sebagai "kontak Ivanka Trump dari industri mode" dalam teks. Reporter Bloomberg, Kim Bhasin menunjukkan cameo mengejutkannya di Twitter.


    Miroslava, yang menawarkan 1,6 juta followers Instagram, ikut mendirikan brand media digital Buro 24/7 pada 2011 (tetapi menjual sahamnya di perusahaan Maret lalu). Style insider yang sering difoto ini menjadi CEO teknologi pada tahun 2017 ketika ia meluncurkan Future Tech Lab, sebuah perusahaan investasi dan inkubator, tetapi koneksi dan pengaruhnya melampaui industri mode.


    Pada Desember 2015, menurut laporan Mueller, Miroslava mengundang Donald dan Ivanka Trump ke Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg atas nama Wakil Perdana Menteri Rusia, Sergei Prikhodko. Trump menolak undangan itu, dan Miroslava menyarankan kepada Rhona Graff, asisten eksekutif di Trump Organization, bahwa ia "mengirim catatan resmi" ke Prikhodko untuk memberitahukan kepadanya tentang ketidakhadirannya.


    Tidak jelas bagaimana tepatnya Miroslava dan Prikhodko terlibat, tetapi ia memang memiliki koneksi politik. Ayahnya adalah mantan senator Rusia dan suaminya bekerja untuk Kementerian Perdagangan dan Industri Rusia, menurut Business of Fashion.


    Baca kutipan lengkap yang menyebutkan Miroslava (dari Volume 1, halaman 78-79 dalam laporan) di bawah:


    Kedua, seperti Cohen, Trump menerima dan menolak undangan ke Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg. Pada akhir Desember 2015, Mira Duma — kontak lvanka Trump dari industri mode — pertama kali menyampaikan undangan untuk Ivanka Trump dan kandidat Trump dari Sergei Prikhodko, seorang Wakil Perdana Menteri Federasi Rusia. Pada 14 Januari 2016, Rhona Graff mengirim email ke Mira yang menyatakan bahwa Trump "merasa terhormat diminta untuk berpartisipasi dalam acara Forum" yang sangat bergengsi, tetapi bahwa ia "harus menolak" undangan tersebut karena undangannya "sangat melelahkan dan penuh jadwal perjalanan "sebagai calon presiden. Rhona bertanya kepada Mira apakah ia merekomendasikan agar Rhona "mengirim catatan resmi kepada Wakil Perdana Menteri" atas penolakan undangannya; Mira menjawab bahwa surat yang formal akan "tepat."


    Miroslava telah terlibat dalam beberapa kontroversi tahun lalu. Januari lalu, ia mendapat kecaman setelah mengunggah catatan tulisan tangan dari perancang busana dari Rusia, Ulyana Sergeenko yang bertuliskan, “To my n***as in Paris." Skandal itu diperburuk beberapa hari kemudian ketika blogger mode, Bryanboy memunculkan kembali video Mira yang membuat komentar transphobic dan homophobic. Sejak itu ia meminta maaf atas kelakuannya. Kembali di Rusia tempat asli Mira, ia juga berada di pusat kampanye yang menargetkan para fashion influencer dan anggota industri yang menjadi sukses di luar negeri, penulis Connie Wang dan Valerie Stivers melaporkan untuk Refinery29 Mei lalu.


    (Penulis: Erica Gonzales; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih bahasa: Danes Wara; Foto: Courtesy of Bazaar US)








- RELATED ARTICLE -