• Marini dan Shelomita Menjaga Tradisi Merawat Area Kewanitaan

    Culture / Advertorial


    Marini dan Shelomita Menjaga Tradisi Merawat Area Kewanitaan

    Teknologi memang sudah menjadi kebutuhan dalam aktivitas sehari-hari, namun masih ada hal yang tak dapat digantikan oleh penemuan tersebut.


    Pernahkah Anda bertanya kepada sang ibu mengenai perbedaan yang beliau lihat dan rasakan dalam hal mendidik anak seiring dengan berjalannya waktu? Sebagian besar pasti akan memberikan jawaban yang sebanding, yaitu sumber informasi dan komunikasi. 

    Begitu juga dengan pasangan ibu dan anak, Marini Soerjosoemarno dan Shelomita. Keduanya merasakan hal yang sama semenjak adanya internet dan smartphones. Meski Marini dan Shelomita juga merupakan pengguna ponsel pintar dalam kesehariannya, mereka sempat mengalami era di mana semua kecanggihan tersebut belum tercipta. 

    “Anak zaman sekarang mendapat pendidikan dari seluruh dunia. Kalau kita tidak tahu apa yang mereka pelajari, lantas siapa yang mereka ajak bicara?” ujar wanita yang akrab disapa Mita tersebut. Adanya internet membuat anak masa sekarang menyerap informasi dari berbagai macam sumber. Bagi Mita yang memiliki ibu keturunan Belanda, ia justru bersyukur mendapat asuhan dengan cara orang Indonesia oleh Marini.

    Ibu adalah teman pertama untuk anaknya, terlebih lagi pada anak perempuannya, dan begitu juga dengan nenek. Sebagai sosok nenek pada Shakira, putri ke-empat Mita, Marini selalu mengingatkan Mita untuk memantau kehidupan digital setiap anaknya dengan dekat. Pasalnya adalah meski mengandung banyak informasi, belum tentu hal tersebut pantas untuk diketahui sang anak, “Meski dunia teknologi itu memiliki segalanya, saya tidak ingin anak dan cucu perempuan saya bertanya di tempat lain selain saya,” ucap Marini. Apalagi jika hal yang mereka ingin tahu bersangkutan dengan kebersihan area kewanitaan. 

    Lantas bagaimana cara Mita mendidik anaknya yang technology savvy tanpa terkesan terlalu ingin tahu? “Saya harus mengubah cara saya mendekati Shakira, terlebih lagi dalam subjek sensitif ataupun yang dulu dianggap tabu, kuncinya adalah ajarkan untuk saling terbuka,” ungkap ibu dari lima orang anak ini. Dengan didikan Marini yang selalu membiasakan Mita untuk bertukar cerita sejak kecil, mulai dari hal biasa hingga yang dianggap tabu, Mita pun meneruskan ajaran tersebut kepada Shakira. 




    Zaman akan selalu berubah, namun tradisi yang diturunkan dari generasi ke generasi akan selalu ada. Sama seperti seorang ibu yang tak pernah bosan mengingatkan anaknya untuk selalu menjaga kesehatan tubuh, “Mama itu tidak pernah lupa mengingatkan saya bahwa kecantikan itu tercipta dari dalam. Begitu juga saya ke Shakira, saya bilang semua yang kita rawat ini adalah untuk diri sendiri, untuk sekarang hingga masa depan.”


    Terciptanya pembersih khusus area kewanitaan memberi kemudahan pada setiap wanita untuk terhindar dari rasa tidak nyaman, hingga keputihan. Simak apalagi kelebihan pembersih area kewanitaan satu-satunya di Indonesia ini dalam wawancara Bazaar dengan Marini, Shelomita, dan Shakira di majalah Harper’s Bazaar Indonesia edisi April 2019!




     (Foto: Insan Obi; Video: Iman Syahyogi;  Courtesy of Betadine)








- RELATED ARTICLE -