Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

20 Lagu untuk Rayakan Pawai di Sepanjang Tahun

Dengarkan di sini.

20 Lagu untuk Rayakan Pawai di Sepanjang Tahun

Ada beberapa lagu yang memberikan sensasi berbeda baik saat Anda mendengarkannya sendiri di dalam kamar sebagai remaja yang suka mengurung diri atau karena Anda mendengarnya berulang kali di bar setiap malam. Jika Anda selalu mencari kesempatan untuk merayakan tahun Pride, memutar lagu-lagu klasik kebanggaan berikut bisa membantu.


“Dancing on My Own” - Robyn 


Siapa di antara kita yang belum pernah jatuh cinta dengan seseorang yang normal dan diam-diam sedih sembari berdiri sendirian di sudut klub yang gelap, menyaksikan orang yang Anda sukai sedang bercinta dengan pasangannya yang heteroseksual? Tidak ada? Hanya saya? Baiklah, tidak apa-apa.


“Call Me Maybe” - Carly Rae Jepsen 


Bergerak cepat adalah keunggulan dari para pria gay. Jadi tidak mengherankan bila komunitas queer sangat menyukai lagu bop milik Carly Rae Jepsen yang bercerita tentang cinta pada pandangan pertama ini.


“True Trans Soul Rebel” - Laura Jane Grace 


True Trans Soul Rebel” meneriakkan punk di setiap kata-katanya, sebuah lagu geraman yang dinyanyikan oleh pelantun “Against Me!” yakni Laura Jane Grace tentang pengalamannya sebagai seorang yang baru saja menjadi wanita trans dan ia patut Anda perhatikan.


“Firework” - Katy Perry


Sulit untuk melupakan sebuah single yang membuat pendengarnya merasa canggung seperti “I Kissed a Girl,” tetapi mari kita akui jika Katy Perry telah melakukan sesuatu yang nyaris mustahil. Bohong jika Anda mengatakan bahwa Anda tidak pernah meneriakkan lirik “Do you ever feel like a plastic bag?!” di jalanan saat festival LGBTQ Pride di sore hari.


“Come to My Window” - Melissa Etheridge


Saya tantang Anda untuk menyebutkan lagu rock lesbian ikonis lainnya selain single pertama Melissa Etheridge yang satu ini. Ia merilisnya setelah mengungkapkan bahwa dirinya adalah wanita yang menyukai sesama jenis. Adakah lagu lain yang mampu memuat tentang kerinduan dan perasaan jatuh cinta kepada sesama jenis?


“Let’s Have a Kiki” - Scissor Sisters 


Dengan adanya hit yang satu ini, Scissor Sisters mengabadikan tradisi panjang kaum queer yang berkumpul dan bergosip tentang setiap orang di komunitas.


“Ima Read” - Zebra Katz 


Diperkenalkan oleh Rick Owens selama Paris Fashion Week tahun 2012, lagu hit Zabra Katz menarik budaya queer kulit hitam ke ranah hip-hop.


“Girls Like Girls” - Hayley Kiyoko


Sebelum “Girls Like Girls” dirilis, Hayley Kiyoko dulu dikenal lewat acara The Fosters dan film Lemonade Mouth yang ditayangkan di Disney Channel. Sekarang ia dijuluki “Lesbian Jesus” karena ia memutuskan untuk mengungkapkan kenyataan dirinya melalui single utama EP berjudul This Side of Paradise yang dirilis tahun 2015.


“Raise Your Glass” - P!nk 


Dengan gaya sebagai wanita yang tangguh dan arogan disertai etos “Saya tak peduli tentang apa yang Anda pikirkan soal saya,” P!nk hingga kini telah menjadi ikon LGBTQ. Ia mengeluarkan lagu ini di tahun 2010, sebuah ode dan perayaan akan apa yang membuat kita berbeda.


“If I Could Turn Back Time” - Cher


Dari para ikon gay, ada satu di antaranya yakni Cher. Lagu rilisan tahun 1989 ini dinyanyikan di banyak penampilan para drag. Tak ada bop lain yang akan menyamainya.


“Closer to Fine” - Indigo Girls 


Sebelum diperkenalkan pada Tegan and Sara, kita memiliki Indigo Girls. Duo rock ini mendefinisikan budaya queer wanita di tahun 1990-an dan “Closer to Fine” tetap menjadi lagu penting di daftar putar kaum lesbian yang masih muda.


“Vogue” - Madonna 


Pelantun Material Girl memperkenalkan suasana lantai dansa tersembunyi di kota New York kepada orang banyak melalui hit rilisan tahun 1990 ini. 


“Fast Car” - Tracy Chapman 


Tak ada yang menyalip maupun mengalahkan ode Tracy Chapman tentang pelarian dan cinta muda. 


“True Colors” - Cyndi Lauper 


Cyndi Lauper mempererat hubungan cintanya dengan komunitas queer dengan lagu klasik yang didedikasikan untuk orang-orang pengibar bendera pelangi yang terkucilkan dan mereka yang disebut aneh di antara kita.


“Born This Way” - Lady Gaga 


Apakah Anda melihat ada pola tertentu di daftar ini? Di tahun 2011, Lady Gaga mempersembahkan lagu ini pada komunitas gay, sebuah ode untuk menjadi diri sendiri dan mengibarkan bendera identitas mereka. 


“I’m Coming Out” - Diana Ross 


Tak peduli apa yang ada di benak Diana Ross tentang komunitas queer ketika ia merekam single keduanya yang diambil dari album Diana ini, I‘m Coming Out bisa langsung menjadi lagu favorit yang ceria bagi komunitas LGBTQ tentang ungkapan kemenangan untuk menunjukkan jati dirinya.


“Closer” - Tegan and Sara 


Adakah bop yang lebih gay dari yang satu ini? Closer berisi tentang hasrat terhadap seseorang yang Anda sukai sementara Anda melamun terus-menerus, membayangkan bila Anda cukup berani untuk mengambil langkah.


“On the Regular” - Shamir 


Bintang pop queer yakni Shamir mempersembahkan lagu yang tak henti membuat Anda menari. "On the Regular" merupakan perpaduan sempurna antara hip-hop dan disko.


“Forrest Gump” - Frank Ocean 


Frank Ocean melakukannya. Ia mengakui dirinya sebagai seorang queer berkulit hitam dan kemudian segera merilis lagu pilu yang ikonis dan menceritakan tentang kehilangan cinta dan gay secara eksplisit. 


“Make Me Feel” - Janelle Monáe 


Jauh sebelum Janelle Monáe keluar sebagai panseksual dan non-binary, pendukung LGBTQ melihat diri mereka pada sosoknya. Sekarang kita tahu bahwa ia adalah bagian mereka. Mudah untuk melihatnya dari banyak lagu-lagu miliknya yang berisi tentang fantasi dan keinginan kuat para queer.



(Penulis: Keely Weiss; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih bahasa: Erlissa Florencia; Foto: Courtesy of Bazaar US)