• Kontroversi Louis Vuitton dengan Koleksi Michael Jackson

    Fashion / News


    Kontroversi Louis Vuitton dengan Koleksi Michael Jackson

    Tuduhan terhadap Michael Jackson yang ditampilkan di dokumenter Leaving Neverland membuat Virgil Abloh menghentikan produksi koleksinya.


    Panggung Louis Vuitton musim gugur 2019 digelar dengan backdrop yang akan mengingatkan Anda akan video klip lagu Billie Jean yang dinyanyikan oleh sosok legendaris Michael Jackson.

    Sederet model mengenakan setelan jas dalam palet warna monokrom muncul berjalan menyusuri backdrop yang merupakan tiruan dari setting video klip Billie Jean.

    Meskipun Virgil menjadikan mendiang Michael sebagai inspirasi utama, Ia tidak banyak mengadopsi kostum-kostum fenomenal yang kerap dikenakan Michael setiap tampil di panggung maupun saat membintangi sebuah video klip.



    Koleksi yang terinspirasi dari Michael Jackson ini adalah bentuk Virgil Abloh selaku direktur kreatif mengungkapkan kekagumannya terhadap sisi kemanusiaan Michael dan hal-hal baik yang telah ia lakukan selama hidupnya.

    Keputusan untuk menjadikan Michael sebagai sosok penting di koleksinya tersebut dengan cepat menimbulkan banyak opini atas kaitan sang King of Pop dengan kontroversi sebuah film dokumenter bertajuk Leaving Neverland.

    Dokumenter yang diproduksi oleh HBO ini, menceritakan tentang dua pria bernama Wade Robson dan James Safechuck yang menyatakan diri mereka sebagai korban dari pelecehan seksual yang dilakukan Michael saat mereka masih berumur 13 tahun.

    Wade Robson dan James Safechuck melalui dokumenter tersebut, mengungkapkan kronologis masa kecil mereka semasa Michael Jackson masih hidup, dan bagaimana perbuatan Michael begitu memengaruhi kehidupan dan keluarga mereka.

    Kemunculan dokumenter ini langsung dengan cepat ditonton oleh sebanyak 1,29 juta orang di Amerika Serikat dan direncanakan akan tayang pada festival film Sundance Film Festival 2019.



    Kebenaran dalam seluruh kronologis di dokumenter Leaving Neverland sendiri belum dianggap sepenuhnya benar. Pihak keluarga Michael membantah cerita yang muncul di film ini dan bahkan telah melayangkan gugatan mereka terhadap HBO.

    Walaupun belum dinyatakan kebenarannya, Michael sendiri sebelumnya pernah beberapa kali tersangkut dengan masalah pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di tahun 1993 dan 2005.

    Di tahun 1993, Michael dilaporkan telah melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap anak berusia 13 tahun yaitu Jordan Chandler. Di mana Michael membantahnya dan telah membayar uang sebesar 15 juta dolar untuk menyelesaikan kasusnya.

    Beberapa tahun kemudian, Michael kembali dilaporkan pada tahun 2005 ketika seorang anak bernama Gavin Arvizo yang masih berusia 13 tahun melayangkan gugatan terhadapnya atas perlakuan tindakan pelecehan seksual.

    Lagi-lagi Michael mengaku bahwa ia tidak melakukan tindakan pelecehan apa pun dan pengadilan Santa Barbara County Superior di California pun memutuskan dirinya tidak bersalah.



    Menanggapi kemunculan dokumenter itu, banyak stasiun radio tidak mau lagi memasangkan lagu sang King of Pop hingga sebuah episode film kartun The Simpsons yang menggunakan suara Michael juga dikabarkan telah ditarik dari peredaran. 

    Sementara Virgil Abloh yang telah menampilkan koleksi untuk Louis Vuitton sejak awal Januari tahun ini, mengungkapkan bahwa pada saat ia menampilkan koleksinya itu, ia belum mengetahui dan mendengar adanya dokumenter Leaving Neverland.

    Setelah kemunculan dokumenter ini, Virgil mengungkapkan bahwa ia sangat mengutuk perbuatan kekerasan pada anak dalam bentuk apa pun, kekerasan atau penyalahgunaan hak terhadap makhluk hidup apa pun.

    Maka itu, ia dan segenap pimpinan di perusahaan LVMH dengan tanggap memberikan respons terhadap berita yang beredar tersebut agar tidak memproduksi lagi koleksi Michael Jackson untuk busana pria Louis Vuitton musim gugur 2019.

    (Foto: Juan Aunin©123RF.com, Armando Grillo,Salvatore Dragone/IMAXtree.com; Layout: Emira Shofia)









- RELATED ARTICLE -