• 9 TV Series Klasik untuk Ditonton di Netflix

    Culture / News


    9 TV Series Klasik untuk Ditonton di Netflix

    Pilihan serial TV bagi Anda penggemar siaran klasik.


    Ada hari-hari ketika Anda hanya ingin menonton apa pun yang baru saja di-upload Netflix atau menonton ulang 11 musim Grey's Anatomy untuk kesejuta kalinya. Namun, ada baiknya jika Anda memilih serial klasik. Pilihan old-school akan lebih sedikit lebih sulit dicari daripada biasanya. Jadi, jika Anda sedang dalam mood untuk menonton serial vintage, berikut sembilan serial pilihan yang mulai tayang lebih dari 20 tahun yang lalu.

    1.) The Twilight Zone

    Serial ini bertema sci-fi/fantasi dari tahun 1960-an, dipenuhi bintang tamu terkenal seperti William Shatner dan Robert Redford, dan voiceover yang terdengar menakutkan. Setiap episode tidak bersambung dengan yang lainnya, sehingga Anda dapat melompat ke episode yang dirasa menarik atau yang paling tidak menakutkan. Coba tonton episode klasiknya Nightmare at 20,000 Feet atau A Good Life.

    2.) Murder She Wrote

    Anda mungkin pernah mendengar judul serial ini karena nenek Anda sangat menyenanginya. Well, bukan karena tidak ada alasannya. Jessica Fletcher, diperankan oleh Angela Lansbury adalah penulis cerita misteri terbaik yang juga pandai memecahkan kasus pembunuhan di kota kecil tempat tinggalnya. Jessica adalah salah satu peran wanita yang cukup 'badass' untuk umurnya.

    3.) SeaQuest:DSV

    Ditayangkan pertama kali di tahun 1993 namun mengambil setting tahun 2018, di sebuah kapal selam setelah persediaan di bumi telah habis, membuat manusia menguasai lautan. Di antara peran yang lain, terdapat seekor lumba-lumba yang berkomunikasi dengan manusia lewat teknologi komputer, seorang remaja yang jenius, serta sebuah kapal hantu di salah satu episode. It's ridiculous, it's incredible.

    4.) 3rd Rock from the Sun

    Jika Anda pernah penasaran seperti apa tampang Joseph Gordon-Levitt dengan rambut panjang atau ponytail, maka serial ini untuk Anda! Ia memerankan salah satu dari empat orang di sebuah keluarga alien yang dikirim ke bumi dalam wujud manusia untuk mempelajari tingkah laku mereka. Meski ceritanya terkadang repetitif, Anda akan tetap merasakan serial ini fresh dan lucu.

    5.) Sliders

    Diperankan oleh Jerry O'Connell muda sebagai seorang mahasiswa jurusan fisika yang menciptakan sebuah vortex. Ia dan tiga orang lainnya terperangkap di vortex tersebut dan berpergian ke waktu dan realita berbeda-beda, berharap untuk pulang ke rumah. Jika Anda akhirnya jatuh cinta dengan serial ini, silakan mengecek Quantum Leap yang juga dapat ditemukan di Netflix.

    6.) Xena: Warrior Princess

    Anda tentunya mengenal pahlawan wanita satu ini. Terinspirasi dari beragam mitos di seluruh dunia membuat karakter Xena menjadi karakter pahlawan yang kompleks. Dan meski serial ini dapat menjadi melodramatis kadang-kadang, terdapat juga momen dengan emosi yang sungguhan, dan tentu saja banyak adegan pertempuran dengan pedang.

    7.) Twin Peaks

    Salah satu serial terbaik di televisi ini mengangkat kisah menakutkan dan intens dari segi psikologi tentang pembunuhan. Mengangkat genre yang sangat spesifik akan membuat Anda tidak dapat berhenti menontonnya. Dan, apabila Anda memulai sekarang, Anda akan mudah mengerti pada saat serial ini diproduksi kembali di tahun 2017.

    8.) Friends

    Sangat sulit membayangkan Friends berada dalam kategori serial vintage. Meski ditayangkan pertama kali pada musim gugur tahun 1994, selama Anda tidak memperhatikan kostum mereka, cerita serial ini terasa sangat kontemporer. Celotehan dan canda yang ditampilkan masih terasa fresh hingga sekarang.

    9.) M*A*S*H

    Serial ini dengan mudah dapat disebut sebagai serial paling lucu dengan latar rumah sakit tentara di era Perang Korea. Ya, ini adalah dark comedy. Lagu temanya saja berjudul Suicide is Painless. Namun tidak semuanya diceritakan dengan 'berat'. Terdapat beberapa elemen menyentuh hati ketika para dokter dan suster mencari cara untuk beradaptasi dengan realita perang.

     

    (Lauren Hoffman untuk Harper's Bazaar. Alih Bahasa: Stella Mailoa. Foto: Dok. IMDB, Dok. Pinterest, Dok. Bazaar)







- RELATED ARTICLE -