• Selebrasi Budaya di Jakberfest di Terowongan Kendal

    Culture / News


    Selebrasi Budaya di Jakberfest di Terowongan Kendal

    Jakberfest menampilkan kolaborasi seni karya Snyder dan Darbotz dari Jerman dan Indonesia.


    Kota Jakarta dan Berlin telah memiliki hubungan baik yang dikenal sebagai kerja sama sister city sejak tahun 1994. Kerja sama yang sudah terjalin selama 25 tahun ini dirayakan pada acara Jakberfest, yang menampilkan kolaborasi Jakarta dan Berlin. Festival ini juga didukung oleh PT. MRT Jakarta dan Lazada.

    Kerja sama sister city ini telah menghasilkan ragam kolaborasi budaya yang mendorong kreativitas dan inovasi untuk pembangunan kota Jakarta. Beberapa budaya kota Berlin telah diadopsi untuk membangun kota Jakarta, seperti budaya jalan kaki dan membangun moda transportasi terintegrasi yang didukung oleh ruang publik yang nyaman serta aman. Selain itu, ruang publik juga bisa dimanfaatkan untuk penyelenggaraan festival seperti Jakberfest. 

    "Hubungan sister city Jakarta dan Berlin terus berkolaborasi untuk perubahan lebih baik. Rencana selanjutnya, Jakarta dan Berlin sedang mengerjakan proyek “smart change” untuk mencari solusi inovatif tentang kesinambungan pembangunan kota-kota berkembang. Semoga kerja sama seperti ini akan dapat dilakukan dengan kota besar lainnya di tahun-tahun mendatang,” ujar Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta.




    Kolaborasi terbaru antara Jakarta dan Berlin dituangkan pada salah satu sisi terowongan jalan Kendal di Jakarta Pusat. Karya seni kontemporer hasil karya Snyder, seniman asal Jerman, dan Darbotz, seniman mural dari Indonesia memiliki tema Friends Mural yang menggambarkan persahabatan, teknologi, dan budaya. Hasil karya dua seniman ini dapat dinikmati oleh pengunjung Jakberfest dan juga masyarakat pengguna transportasi umum yang sudah terintegrasi.

    “Sejak kecil saya melihat metro mini dan bajaj sebagai salah satu pemandangan umum di Jakarta, namun sekarang sudah mulai menghilang. Hal ini menjadi inspirasi karya mural saya di terowongan ini, yang dapat membuat orang bernostalgia dan juga pengetahuan bagi generasi muda saat ini. Satu hal yang cukup membuat terkesan adalah ini proyek bersama pemerintah untuk melakukan street art yang dulunya belum ada fasilitasnya oleh Pemprov DKI. Sekarang saya malah diundang untuk menghiasi salah satu ruang publik yang ada. Saya berharap dengan adanya acara ini, makin banyak ruang publik di Jakarta maupun kota lain yang dapat dihias oleh seniman lokal,” ujar Darbotz.

    Pengalaman lain saat membuat karya seni kontemporer di terowongan Kendal juga ditambahkan oleh Snyder, seniman asal Berlin, “Street art dan karya seni yang ada di jalan memang untuk dinikmati maupun dikomentari oleh masyarakat yang melewatinya. Saya suka melihat orang-orang berinteraksi terhadap karya seni saya termasuk adanya komentar negatif dari mereka. Tidak seperti di dunia maya, di mana orang hanya mengomentari unggahan gambar yang tidak dilihat secara menyeluruh. Saya merasa karya seni di terowongan ini dapat menjangkau orang banyak dan itu memberikan arti untuk saya. Ketika saya membuat graffiti ini, beberapa anak kecil duduk di belakang saya dan mulai menggambar pada buku mereka. Saya senang jika dapat menginspirasi orang lain untuk memulai menggunakan pulpen, kuas, atau alat tulis lain untuk mengekspresikan dirinya.”




    Jakberfest juga menyuguhkan ragam makanan khas Berlin dan Jakarta seperti bratwurst, currywurst, soto, asinan, dan masih banyak lagi. Pengunjung dapat menikmati makanan tersebut dengan harga terjangkau, mulai dari 2.500 hingga 45.000 rupiah. Jakberfest turut diramaikan oleh JakJazz yang merupakan pelopor acara festival jazz di Indonesia. JakJazz menghadirkan musisi-musisi ternama seperti Barry Likumahuwa dan Aletta Stars untuk menghibur pengunjung Jakberfest. JakJazz yang sempat vakum akan kembali diadakan tahun depan. Selain penyanyi Jazz, Jakberfest juga diramaikan oleh penampilan dari Andezzz dan 2 Lampu Neon.




    “Untuk merealisasi esensi persahabatan dua kota Jakarta dan Berlin, MRA Media menggagas sebuah konsep festival jalanan yang menggabungkan kuliner, musik, budaya dalam acara Jakberfest di terowongan jalan Kendal. Sehingga masyarakat bisa menikmati fasilitas umum yang sudah dipercantik oleh pemerintah. Terowongan ini dikembangkan menjadi ruang publik yang aman dan nyaman. Selain itu, pedestrian way yang diperbesar dan juga moda transportasi yang sudah terintegrasi menjadi penunjang kebutuhan kaum urban,” ujar Iwet Ramadhan, Head of Business Growth dari MRA Media.

    Demi mendukung program pemerintah, masyarakat yang hadir ke acara Jakberfest disarankan untuk menggunakan moda transportasi MRT yang dapat terhubung langsung dengan lokasi acara yaitu di terowongan Kendal. Pengunjung dapat menikmati karya seni kontemporer kolaborasi Jakarta dan Berlin, lantunan lagu dari musisi ternama, dan juga makanan khas kedua kota tersebut. Setelah festival ini usai, seni kontemporer Snyder dan Darbotz masih dapat dinikmati oleh kaum urban sebagai fasilitas ruang publik.



    (Foto: Courtesy of Jakarta Berlin Festival)







- RELATED ARTICLE -