• Hindari Jerawat Di Punggung

    Beauty / Tips


    Hindari Jerawat Di Punggung


    Kerap merasa terganggu dengan punggung berjerawat? Bazaar punya solusinya untuk Anda.

    Wajah sudah terhindar dari jerawat, namun bagaimana dengan jerawat di area punggung yang sulit di atasi. Penyebab masalah tersebut antara lain busana yang tidak menyerap keringat, gangguan hormon, faktor genetik atau berkaitan dengan kebersihan dan gaya hidup. Apalagi bagian punggung senantiasa tertutup oleh pakaian, sehingga kulit ‘sulit bernapas’ seperti area wajah yang terbuka. Kalau sudah terkena problem itu, tentu Anda jadi tidak percaya apabila mengenakan busana semisal tube atau punggung terbuka.


    Lalu cara apa yang dapat Anda lakukan? Untuk menghindarinya, Anda perlu memerhatikan kebersihan, misalnya langsung mengganti pakaian jika habis berkeringat atau berolahraga. Kemudian jika Anda adalah penggemar pelembap tubuh yang memiliki pewangi atau scented lotion, lebih baik hindari untuk sementara waktu. Karena kandungan di dalamnya mengandung banyak minyak, sehingga kotoran akan lebih menyumbat pori-pori di sana. Sedangkan untuk mengatasinya, pilih sabun mandi yang mengandung tea tree oil sebab kandungannya dapat menumpas masasalah jerawat. Setelah itu rutin melakukan eksfoliasi guna meluruhkan sel-sel kulit mati. Ada baiknya pula gunakan alat penggosok untuk mandi sehingga mampu meraih area belakang tubuh Anda. Jika Anda ingin melakukan perawatan tambahan, ada beberapa langkah tradisional yang dapat dilakukan sendiri di rumah, di antaranya membalur tubuh dengan cuka apel, menyemprotkan area berjerawat dengan teh hijau, lulur menggunakan baking soda, dan masker punggung dengan mentimun.


    Terakhir perhatikan kebersihan pada pakaian Anda, cobalah mencuci pakaian Anda dengan bahan pencuci yang mengandung benzoyl peroxide. Cairan tersebut berfungsi sebagai bleaching yang mampu membuat pakaian lebih higienis. Apabila permasalahan tersebut tidak kunjung selesai atau semakin parah, ada baiknya Anda berkunjung ke spesialis kulit untuk mendapat perawatan melalui obat oral dan racikan obat oles dengan resep dokter.


    (Erica Arifianda; Foto: Nina Buday/ iStock/ Shutterstock)







- RELATED ARTICLE -