• Jenis Makanan Klasik yang Cocok Dinikmati Bersama Wine

    Culture / News


    Jenis Makanan Klasik yang Cocok Dinikmati Bersama Wine

    Sediakan Chardonnay dan Cabernet Sauvignon di rak minuman Anda.


    Sering kali kita akhirnya memesan makanan dan menyantapnya dengan wine apapun yang kita punya di rak penyimpanan.

    Untungnya, makanan dari restoran steak, red-sauce joint, dan diners dibuat dengan bumbu yang sederhana namun memiliki rasa yang distingtif dan juga lezat. Rekan kami di William Hill Estate pun sangat ahli dalam memadukan hidangan dan wine apa saja yang cocok menjadi pasangannya.

    Oleh karena itu, jangan khawatir lagi soal makanan yang Anda pesan. Anda juga tidak perlu terlalu pusing memikirkan sejauh mana pengetahuan Anda tentang Napa Valley.

    Cukup catat resep hidangan-hidangan yang telah disiapkan oleh Chef Sohail Zandi dari Brushland Eating House berikut ini. Kemudian, pasangkan dengan wine yang telah kami rangkum untuk Anda. Tidak diragukan lagi, kombinasinya akan memanjakan lidah Anda.


    Chardonnay

    Secara sederhana, Chardonnay adalah white wine yang dibuat melalui proses fermentasi anggur. Biasanya, wine ini disajikan di acara pernikahan, reuni, atau pesta makan malam yang bisa Anda terus nikmati segelas demi segelas.

    Berbeda dengan Chardonnay pada umumnya, William Hill berkomitmen untuk menyuguhkan kekayaan cita rasa yang akan mengingatkan Anda pada buah pir golden dan apel ruby Cortland. Ditambah lagi dengan rasa hasil fermentasi dari barel kayu oak. Oleh karena itu, wine ini memiliki perpaduan tiga rasa mulai dari buah segar berkualitas hingga rasa karamel dan toasted oak. 

    Kompleksitas yang dimilikinya sungguh luar biasa dan dapat dipadukan dengan berbagai makanan. Berikut adalah hidangan pilihan dari Chef Sohail.


    Chardonnay & Salad Wedge


    Kenikmatan rasa buah dari Chadonnay William Hill tidak tertandingi dan akan sempurna sebagai teman untuk menyantap salad dengan saus ranch creamy yang dibumbui dengan bawang putih dan daun adas. Saus ini membutuhkan padanan rasa yang sama-sama tajam untuk bisa menyatu dengan elemen klasik salad wedge sehingga menghasilkan rasa yang luar biasa.

    Maka dari itu, Chef Sohail memadukannya dengan pancetta, tomat kuning, dan roasted squash. Saus ini nantinya juga bisa disajikan dengan ayam goreng pedas manis dan carbonara klasik.


    Resep saus buttermilk ranch

    ½ bawang bombay

    4 siung bawang putih

    2 cup mayo

    ¼ krim fraiche

    ¼ cup buttermilk

    garam dan lada

    sedikit ground saffron


    Cara memasak:

    1. Masukkan bawang bombay dan bawang putih ke food processor

    2. Giling hingga menghasilkan potongan medium

    3. Tambahkan sisa bahan lainnya dan giling hingga lembut

    4. Masukkan ½ sendok teh garam dan lada, kemudian beri sedikit saffron untuk menambah warna dan rasa.


    Cocok dengan ayam goreng pedas manis


    Ayam goreng yang crispy dengan rasa pedas dan asin tak akan pernah nikmat tanpa kehadiran minuman dingin. Abaikan saja pilsner, makanan ini akan semakin lezat bila dipasangkan dengan Chardonnay yang mampu meredakan bumbu pedasnya, menguatkan rasa yang buttery, dan kerenyahan kulit yang membalut daging lembut di dalamnya.

    Kunci kerenyahannya ada pada adonan yang membalutnya. Pastikan Anda membiarkannya semalaman dalam adonan tepung. Batter kesukaan kami adalah buttermilk dan telur dengan sedikit tambahan bumbu dan garam dalam adonan tepungnya. Baluri ayam dan diamkan di dalam kulkas selama satu malam sebelum Anda menggorengnya.


    Cocok pula dengan Carbonara klasik



    Saus carbonara yang nikmat dan lembut dibuat dari perpaduan yang seimbang dari putih telur dan keju pecorino. Karena Chardonnay merupakan kombinasi karakter rasa asam lemon dan buah-buahan yang sedikit manis, wine ini akan sangat sempurna jika dipasangkan dengan hidangan pasta dan salah satunya adalah carbonara.


    Pasta Carbonara

    2 butir telur

    3 putih telur

    5 ons bacon yang diiris tipis

    2 sendok makan minyak zaitun

    1 ons keju parmesan parut

    1 ons keju pecurino parut

    lada hitam

    2 sendok makan garam


    Cara memasak:

    1. Masak enam liter air dalam panci besar dan masukkan 2 sendok makan garam 

    2. Sementara menunggunya mendidih, tuangkan dua sendok makan minyak zaitun dalam wajan tumis dengan api medium. Kemudian goreng bacon hingga kering dan berwarna kecoklatan (sekitar 5 hingga 6 menit)

    3. Angkat dan tiriskan, lalu sisihkan

    4. Aduk 2 butir telur dan 3 putih telur pada sebuah wadah. Lalu masukkan garam, keju, dan sedikit lada

    5. Masukkan pasta ke air yang sudah mendidih dan rebus sekitar kurang dari dua menit hingga mencapai tingkat kematangan al dente.

    6. Ambil 1/4 cup air pasta dan simpan

    7. Tiriskan pasta dan masukkan kembali ke air pasta tadi. Masak selama 2 hingga 3 menit

    8. Masukkan campuran telur dan keju secara perlahan sambil diaduk untuk menghasilkan saus yang mengilap dan hingga keju meleleh.


    Wine selanjutnya adalah: Cabernet Sauvignon

    Cabernet Sauvignon adalah salah satu wine yang begitu diagungkan sepanjang masa. Anggur yang satu ini memiliki karakter rasa yang mewah dengan ramuan yang begitu lezat. Cabernet Sauvignon berada di jajaran teratas daftar wine karena rasa spicy-nya yang memikat.

    Lada hitam, kismis, aroma kayu asap dan rasa ceri membaur dengan seimbang dan menghasilkan satu botol wine berkualitas. Rasanya akan semakin menonjol jika dinikmati dengan hidangan berikut ini:


    1. Cheeseburger


    Patty dengan tingkat kematangan medium rare berlapis keju ditata di antara bawang bombay, selada, dan tomat ranum lalu diapit dengan sepasang roti. Siapa yang bisa menolak cheeseburger lezat seperti ini? Hanya satu hal yang kurang ketika menikmatinya, yakni segelas anggur merah.

    Cabernet dari William Hill memiliki karakter rasa yang sedap dan spicy. Wine ini mampu mengelevasi rasa burger lembutnya dan membuat Anda menyesal telah memadukannya dengan minuman lainnya.  

    Pro tips: Daging lokal dengan kandungan lemak tinggi adalah kunci untuk membuat burger yang juicy. Daging yang tidak berlemak justru akan menghasilkan patty yang lebih kering. Bahkan, saus mayo pun tak akan membantu untuk membuatnya terasa juicy.


    2. Chocolate cake


    Perpaduan rasa manis dan pahit pada kue coklat dengan frosting keju ricotta dan ceri marachino yang manis menghasilkan satu makanan penutup pemuas lidah. Setiap lapisan kue dan frosting yang creamy menjadi andalan untuk dessert di acara-acara ulang tahun dan sajian di restoran steak. 

    Jangan lupa menyiapkan Cabernet untuk menikmatinya. Aroma lezat buah beri dan kealamian William Hill Napa Vintage mampu menjadi pemanis.


    Resep kue coklat:

    4 ons chocolate chips

    ½ cangkir kopi seduh atau 2 gelas espresso

    2 cup tepung serba guna

    1 sendok teh baking soda

    ½ sendok teh baking powder

    ½ sendok teh garam

    1 ¼ cup mentega yang dilelehkan

    1 ¾ cup gula

    4 butir telur

    1 sendok teh vanila

    1 cup susu


    Frosting:

    3 cup keju ricotta whole milk

    ¼ cup 10x gula


    Topping:

    Sirup ceri Luxardo 


    Cara memasak:

    1. Hangatkan kopi dengan api sedang di panci kecil

    2. Masukkan coklat dan aduk hingga meleleh dan tercampur rata

    3. Siapkan wadah lalu masukkan tepung, baking soda, baking powder, dan garam. Aduk hingga rata

    4. Tambahkan mentega dan gula

    5. Masukkan telur dan aduk hingga semua bahan benar-benar menyatu

    6. Tambahkan susu dan vanila, lalu aduk kembali hingga adonan menjadi lembut

    7. Panggang adonan di loyang dengan suhu 325 derajat selama 40 menit

    8. Setelah matang, tunggu hingga kue dingin sebelum Anda menghiasnya dengan frosting keju.



    (Penulis: Sara Mae Elbert; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih bahasa: Erlissa Florencia; Foto: Courtesy of Bazaar US) 


    Tags : wine





- RELATED ARTICLE -