• Cara Memaksimalkan Kesehatan Mental saat Stres

    Culture / News


    Cara Memaksimalkan Kesehatan Mental saat Stres

    Nutrisi, kepedulian terhadap diri sendiri dan waktu beristirahat yang cukup merupakan tips dipelajari melalui forum Be Well Collective.


    Stres dan kehabisan energi adalah beberapa derita yang dapat mengganggu masyarakat yang penuh dengan kesibukan dan menjadi sebagian alasan dari model serta ahli nutrisi yang terakreditasi dari AfN, Sarah Ann Macklin, mendirikan Be Well Collective.

    Inisiatif kesejahteraannya muncul untuk mendukung para model yang mengalami stres atau tekanan dari Fashion Week (dan seterusnya), tetapi pesan perawatan diri dan kesadaran nutrisinya berlaku untuk sebagian besar dari kita yang menjalani gaya hidup berbahaya hari ini.

    Dalam peluncuran program Fashion Fix breakfast di W Hotel, London, (sebuah menu yang dibuat oleh Sarah yang meningkatkan kekebalan, mengurangi stres, kaya akan protein untuk seluruh pengunjung – tidak hanya orang-orang yang berpengaruh dalam dunia fashion), ia membentuk forum tentang cara-cara untuk memaksimalkan kesejahteraan mental.

    Bersama dengan ahli dr. Nick Knight, seorang dokter umum (GP) yang berasal dari London, Howard Napper, pembicara ‘The Art of Lifestyle Medicine’ di TEDx, dan Jillian Lavender, pendiri dari London Meditation Centre, Sarah mendiskusikan pentingnya nutrisi, beristirahat, peduli dengan diri sendiri dan memahami kecemasan selama masa stres.

    Berikut cara-cara menangani stres yang kami dapatkan untuk Anda.


    1. Memprioritaskan nutrisi


    Sarah menegaskan bahwa nutrisi dapat mempengaruhi kesehatan mental secara besar-besaran dan ingin menekankan pentingnya kesadaran gizi selama masa-masa sulit, saat Anda sulit memprioritaskan diet sehat.

    Menyehatkan tubuh Anda tidak hanya akan memberikan energi tetapi menjaga suasana hati tetap stabil dan membantu tidur lebih nyenyak. Itu dimulai bukan dengan menghitung kalori, tetapi dengan melihat bahan-bahan yang kaya nutrisi, seraya menyertakan semua kelompok makanan.

    Selama masa-masa yang penuh stres khususnya, kurangi gula yang telah dimurnikan (memang pada saat itu menggoda) dan lebih tinggi pada Omega 3s. Tidak hanya bagus untuk kulit, para peneliti telah menemukan bahwa budaya mengkonsumsi makanan dengan kandungan omega-3 yang tinggi memiliki tingkat depresi yang lebih rendah.


    2. Minum air yang cukup

    Selain diet seimbang, Sarah ingin Anda minum lebih banyak air. “Ketika kita tidak memiliki cukup air dalam tubuh kita, tingkat volume darah akan menurun dan jantung harus bekerja lebih keras untuk membuat kita tetap terjaga.”

    Jika sebelumnya lelah, Anda akan membuat keadaan menjadi lebih buruk tanpa air. Sarah mencatat bahwa “jika Anda haus, Anda sudah mengalami dua persen dehidrasi,” - jadi selalu hindari sampai ke titik kehausan. Tip termudah dalam buku ini.


    3. Berolahraga, tetapi tidak terlalu banyak (atau tidak terlambat)



    Seperti nutrisi, olahraga dapat secara signifikan berdampak pada kesehatan mental dan berperan dalam cara Anda mengendalikan stres. Namun, jika Anda sudah memiliki cara hidup yang sehat, jangan coba dan sesuaikan dengan volume latihan normal Anda selama masa sibuk dan penuh tekanan.

    Dr. Nick menjelaskan, “Anda akan merasakan kelelahan yang berlebih dari biasanya dan ini adalah waktu untuk pemeliharaan”. Olahraga yang berlebih dapat membahayakan sistem kekebalan Anda, jadi gunakan itu sebagai sarana untuk menghilangkan stres, tidak lebih.

    Juga, saat ingin memperbaiki waktu tidur Anda, hindari berolahraga sebelum tidur - "waktu yang ideal untuk berhenti berolahraga adalah lima jam sebelum", saran dr. Nick.


    4. Maksimalkan Waktu Tidur Anda

    Jika Anda tidak memiliki waktu tidur yang cukup, tidurlah dengan lebih baik. 'Melatonin' sebagai hormon tidur meningkat di malam hari, tetapi turun dengan stimulasi. Inilah sebabnya mengapa Anda perlu menghindari kafein di malam hari (bahkan teh 'tanpa kafein', yang menurut Sarah masih dapat mengandung kafein dalam jumlah besar) dan sumber cahaya biru yang berdampak pada ritme sirkadian (proses biologis dalam tubuh yang menunjukkan osilaso endogen dan berulang setiap sekitar 24 jam) Anda.

    Atur ponsel pintar Anda ke 'mode malam', dan jika Anda menggunakan komputer di malam hari (bukan di kamar tidur Anda, idealnya) unduh f.lux, perangkat lunak gratis yang menghangatkan tampilan komputer Anda.

    Suhu tubuh Anda juga penting - terlalu panas dan dapat memperlambat pelepasan melatonin, jadi hindari makan makanan pedas di malam hari dan mandi air panas / mandi sebelum tidur. Sebaliknya cobalah mandi air dingin atau merendam kaki dengan serpihan magnesium, relaksan otot alami.


    5. Temukan Meditasi yang Tepat untuk Anda

    Jillian Lavender, yang mengajarkan Meditasi Veda (praktis dan mudah), mengatakan: “Meditasi membawa Anda ke suatu tempat. Kita adalah manusia, bukan perbuatan manusia, atau pemikiran!” Jillian percaya meditasi dapat mencapai lebih banyak istirahat daripada bantuan tidur dan itu adalah alat kuno utama untuk mengatasi stres dalam kehidupan modern kita.

    Jika Anda tidak memiliki latihan yang mapan, Dr Nick mengatakan untuk mencoba memulai dengan meditasi pernapasan pada saat-saat stres dan kecemasan. "Secara fisik, tenangkan dirimu dengan menarik napas dalam-dalam melalui hidung selama enam detik, lalu secara perlahan, hembuskan nafas yang panjang keluar dari mulut Anda selama enam detik."




    6. Perlengkapi Diri Anda dengan Alat-Alat yang Membantu



    Dr. Nick menyarankan untuk mencoba berbagai alat yang dapat membantu mengendalikan stress Anda. Beberapa di antaranya mungkin bekerja untuk Anda lebih baik daripada yang lain. Cobalah:

    Mengatur keyakinan dan visualisasi Anda:

    Pada dasarnya, Anda memilih cara bereaksi. Putuskan untuk bereaksi positif terhadap seorang stressor dan memunculkan bayangan positif dalam pikiran Anda. “Ada alasan mengapa semua atlet profesional menggunakan ini sebagai bagian penting dari persiapan mereka. Itu benar-benar membantu,” kata dr. Nick.


    Relaksasi otot progresif:

    Mulai dari kaki dan bekerja sampai ke kepala, satu demi satu fokus pada menegangkan otot-otot Anda, sepuluh detik sekali, sebelum diregangkan dan benar-benar membuat mereka rileks. Jika Anda tidak ingin melakukan ketegangan otot (Anda mungkin berada di depan umum!), cukup lakukan pemindaian mental terhadap tubuh Anda, dari bawah ke atas, dan kenali bagaimana setiap bagian tubuh Anda seluruhnya.


    Sediakan waktu:

    Ketika Anda merasa stress semakin meningkat, setidaknya lima menit untuk memeriksa keluar dari kekacauan dapat membantu memfokuskan kembali pikiran Anda. Tidak masalah apa yang Anda lakukan - hanya menatap alam bisa menjadi ideal.


    7. Raih Dukungan

    Menjangkau teman atau anggota keluarga, tidak hanya ketika Anda sangat tertekan tetapi Anda dapat menjadikannya sebagai ritual rutin. dr. Nick mengatakan ini penting, karena membantu Anda mengingat bahwa ada kehidupan di luar peristiwa yang menyebabkan Anda stres. Dan ingat, perawatan kesehatan selalu tersedia, di mana pun Anda berada. Anda dapat menghubungi dokter umum atau dokter pribadi.


    (Penulis: Bridget March; Artikel ini disandur dari Bazaar UK; Alih Bahasa: Meiske Fabiola H; Foto: Dok. Bazaar UK)

    -->






- RELATED ARTICLE -