• Menyaksikan Toleransi dalam Layar Lebar

    Culture / News


    Menyaksikan Toleransi dalam Layar Lebar

    Make film not war.


    Tak sekadar hiburan, film merupakan media yang punya banyak muatan ilmu untuk ditelaah dan mungkin dijadikan pengingat ketika menjalani kehidupan sehari-hari.

    Seperti film-film yang diputar selama Tolerance Film Festival (TFF) 2017. Festival yang diadakan mulai tahun lalu ini kembali menggandeng IFI dan @america untuk menggelar festival film dari tanggal 14-19 November 2017 di Institut Prancis Indonesia (IFI) Thamrin dan @america Pacific Place.

    Sebanyak 13 film bertemakan toleransi dengan berbagai seting dan narasi diputar di dua lokasi festival.

    Salah satu yang istimewa adalah Nina Bobo Untuk Bobby, yakni film dokumenter yang menceritakan bagaimana sosok Bobby disembunyikan oleh satu keluarga Indonesia di Belanda ketika masa Holocaust.

    Film ini merupakan film pertama yang mengaitkan Indonesia dengan peristiwa Holocaust.

    Ada pula BESA: The Promise, film dokumenter tentang seorang muslim Bosnia yang menyelamatkan 2.000 orang Yahudi saat persitiwa Holocaust.



    Make Hummus Not War yang mengangkat perdebatan tentang Hummus, makanan yang biasa dikonsumsi oleh bangsa Israel, Palestina, dan Libanon.



    Selain pemutaran film, TFF juga akan diselingi dengan diskusi bersama para sineas, perwakilan organisasi masyarakat, serta penulis, dan juga pertunjukan musik.


    (Foto: Courtesy of Broad Green Pictures)






- RELATED ARTICLE -