• 5 Cara: Muda di Wajah Muda di Hati

    Exclusive Features / Exclusive Features


    5 Cara: Muda di Wajah Muda di Hati


    Apa guna menghabiskan uang dan waktu demi wajah awet muda, tapi ketika berbicara ternyata sudah berlevel ‘Old at Heart’. Tua!

    Oleh Syahmedi Dean

    Sudah berapa Dollar uang keluar dari dompet Anda demi kulit yang halus dan muda seperti usia remaja belasan tahun? Untuk membeli serum terbaru, membayar dermatologist, belanja rentetan krim perawatan, dana penyuntikan filler supaya wajah tidak kisut seperti kismis, dan aneka konsultasi estetika dengan perhitungan biaya per jam. Hasilnya pasti menawan hati, wajah tampak awet muda, segar dan kenyal seperti bayi. Senyum cantik penuh percaya diri, siap untuk disebar di social media seperti instagram, path dan pinterest.

    Namun pengorbanan uang dan waktu perawatan panjang untuk wajah tampak awet muda bisa mendadak sirna ketika Anda buka suara. Isi kata-kata yang keluar dari hati Anda ternyata tua, tidak sepadan dengan tampak luar yang sudah diusahakan awet muda. Satu pembuktian bahwa ternyata Anda lebih mementingkan tampak luar, dan membiarkan hati menua karena merasa tidak akan ada yang bisa melihat hati Anda. Padahal bola mata dan pilihan kata-kata, bisa mencerminkan seberapa tua jiwa seseorang.

    Contoh manusia ‘old at heart’ antara lain, kalau melihat teman atau seseorang yang bercanda atau sedikit ‘nyeleneh’, secara reflek mereka akan bereaksi dengan “Oh…, please grow up!”. Setiap ada seseorang bertukar cerita dengan antusias, responnya “Whew, been there done that!”. Melihat hiburan yang meriah riang gembira, komentarnya “…how childish!”. Kalau ada kenalan yang bercerita panjang lebar, suka nanya lagi “tadi awalnya gimana?”. Jadi jangan salahkan orang yang mendengarkan respon-respon tua tersebut jika mereka mengumpat dalam hati “…oh, yang muda cuma kulitnya doang, no wonder!”, maka tamatlah semua riwayat perjuangan treatment awet muda yang sudah menghabiskan biaya dan waktu Anda. Gaun New Look dari Christian Dior, atau seksinya bondage dress Herve Leger, juga tak akan mampu menolong.

     

    Coba terapkan 5 aksi berani berikut ini:

    1. Jauhi orang-orang yang suka menuntut agar Anda berperilaku sesuai usia Anda (age-appropriate behavior). Mereka hanya akan mengunci Anda untuk tidak bisa bergerak masuk ke area jiwa muda. Who do they think they are? Enyah dari kelompok seperti ini,keep only cheerful friends.

     

    2. Perhatikan dunia musik, kenapa Madonna. Katy Perry, dan Nicky Minaj, terus beraksi seperti remaja belasan tahun? Bukan untuk ditiru, tapi perlu diambil semangatnya, bahwa usaha awet muda tidak hanya sebatas kulit luar, tapi merasuk ke dalam sanubari, dan akan terpancarkan megah keluar.

     

    3. Hilangkan pemikiran bahwa Anda hanya cocok berkumpul dengan orang-orang yang seusia saja. Ini sama saja dengan mematenkan diri bahwa memang ‘saya sudah seorang Golden Girl’. Cobalah sesekali bergabung dengan orang muda, mereka akan suka apabila Anda banyak mendengarkan, perhatikan cara mereka melepaskan ide, dan diam-diam Anda serap kembali energi mereka. Kekonyolan mereka adalah serum Anda untuk tersenyum.

     

    4. Stay informed. Lebarkan minat terhadap info berita, tidak hanya melulu di urusan politik dan bisnis. Coba simak tren fashion, film dan musik, perhatikan cara anak muda berdandan, bukan untuk ditiru, tapi untuk memahami betapa entengnya mereka memutuskan sesuatu.

     

    5. Lebarkan minat musik. Suka musik klasik dan jazz? Bukan berarti harus ditinggalkan, tapi kalau setiap hari mendengarkan hal yang sama, betapa membosankan, Anda menutup kenyataan bahwa dunia ini sangat kaya akan ekspresi musik. Coba cek billboard TOP 100, cari tahu kenapa lagu teratas bisa berada pada posisi atas, jangan-jangan memang enak didengarkan.

     

    (Teks: Syahmedi Dean)








- RELATED ARTICLE -