• Dior Membuat Hutan Kecil untuk Pergelaran Mode Miliknya

    Fashion / News


    Dior Membuat Hutan Kecil untuk Pergelaran Mode Miliknya

    Bias alam dalam koleksi rumah mode Dior Spring/Summer 2020.


    Ratusan pohon menjadi sebuah dekor sentral yang menjadi benang merah untuk show rumah mode Dior koleksi ready to wear Spring/Summer 2020. Pergelaran ini mengambil tempat di L’Hippodrome de Longchamp, dekat sebuah arena pacuan kuda yang berada di tengah hutan kecil di kota Paris. 




    Sebuah lanskap hijau dengan berbagai jenis pohon menjadi set untuk show Dior. Setiap jenis pohon berlabel #PlantingFortheFuture, yang mana setelah show selesai, pohon-pohon tersebut akan ditanam kembali di sekitar kota Paris untuk memulai hidup barunya. Rumah mode yang bekerja sama dengan L’Atelier Coloco, sebuah kolektif untuk pembuatan taman membuat sebuah simbol yang jelas bahwa kita harus menjaga alam demi kelangsungan kehidupan di masa depan dan untuk menikmati keindahannya juga. Sadar akan lingkungan, rumah mode ini juga membuat set dengan kebijakan zero-waste policy, semua bahan untuk dekor dapat didaur ulang dan tak menggunakan bahan dari plastik. 




    Ketika musik pembuka dimulai, para model berjalan memasuki hutan, berkelebat di antara pohon-pohon seperti mencari energi alam dan berjalan ke arah penonton yang berada di sekeliling podium yang melingkar. 

    Di bawah topi jerami, para model berkepang dua dengan gaun-gaun berbagai motif floral sulam panjang yang fluid, berjalan dengan espadrille dan sabuk tali kecil dengan logo CD yang dianyam membelit-belit pinggang membentuk siluet feminin. Maria Grazia Chiuri, desainer rumah mode Dior terinsipirasi dari kehidupan adik Christian Dior yaitu Catherine Dior, seorang wanita yang mencintai alam dan taman yang kemudian sosoknya didedikasikan menjadi sebuah parfum ikonik Miss Dior. Masih dalam look ekologis, bahan raphia dengan warna natural mengambil perhatian dijadikan gaun bustier yang panjang. Berbagai gaun transparan dengan sulaman bunga yang memberi kesan romantis dan juga bohemian. Tidak ketinggalan overall tie and dye dan juga gaya jaket oversize







    Diantar lagu dari Rufus Wainwright Across the Universe, sebuah alunan yang mempertanyakan tentang alam semesta yang ritmis tapi juga sedikit melankolis, menutup show Dior.  

    Koleksi yang penuh dengan berbagai macam bunga ini bukan membawa kita ke dalam nostalgia di mana sejarah rumah mode ini banyak menggunakan bunga sebagai inspirasi, tetapi lebih merupakan sebuah kontemplasi bagaimana kita dapat menjaga kehidupan pohon dan bunga dan bagaimana menjaga hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam. 



    (Foto: Courtesy of Ines Manai dan Morgan O'Donovan)








- RELATED ARTICLE -