• Mandiri Fashion Show: 6 Desainer 6 Kain Tradisional

    Runway / Runway


    Mandiri Fashion Show: 6 Desainer 6 Kain Tradisional


    Berkolaborasi dengan mitra binaan Bank Mandiri, enam kain nusantara dari daerah yang berbeda diolah dengan desain terkini oleh enam desainer muda pilihan.

    Lekat

    Amanda Indah Lestari menuangkan karyanya pada Songket Sidemen untuk kemudian menarasikannya sebagai ruang yang menggemakan pesan moral dan budaya. Nama koleksi Sidemen-demen sendiri diambil sebagai bentuk penghargaan tertinggi dari Lekat untuk penduduk Desa Sidemen yang telah mendedikasikan kepercayaan akan keberagaman pada wastra nusantara yang sarat akan makna, melalui kerja keras meneruskan budaya turun menurun. Sebagai pembuka show, Lekat tampil dengan busana ready to wear yang mempertemukan masa lalu dan kekinian dengan dominasi warna pastel yang menghasilkan tampilan yang chic.

    Se by Sere
    Kolaborasi dengan Mandiri adalah pengalaman pertamanya membuat koleksi ready to wear menggunakan bahan tenun. Sere kemudian mendapat inspirasi saat membentangkan kain. Ternyata ada titik dan batasan-batasan sehingga bisa dilipat-lipat dan menghasilkan atasan dan dress. Warna-warna cerah seperti shocking pink dan warna cerah lain mendominasi koleksi Se.

    Opi Bachtiar

    Beberapa tenun direalisasikan Opi pada desain koleksi busana pria dan wanita dalam potongan modern. Beberapa detail dekoratif hingga perpaduan material hadir dengan citarasa glamor dan edgy cutting khas Opi Bachtiar. Mengambil tema Savana, koleksinya didominasi warna gelap yang mencerminkan kekuatan wanita dan masyarakat Sumba.

    Monday to Sunday
    Mengambil tema Flux yang berarti sebuah perpaduan dari berbagai macam gaya,  Monday to Sunday mengolah kain tenun songket yang dimodifikasi menjadi androgyny, cerminan wanita modern masa kini.

    I.K.Y.K

    Anandya putri dari I.K.Y.K memberi tema Giza pada koleksinya kali ini. Giza atau ksatria dalam bahasa Korea sengaja dipilih karena mendapatkan inspirasi dari pahlawan wanita Aceh yang dimodernisasi. Kain Lombok dimodifikasi menjadi siluet dan cutting ala I.K.Y.K dan tone yang earthy karena semua warna ada di sana.

    Danjyo Hiyoji

    Bereksperimen dengan kain Nantuli, Danjo Hiyoji  berhasil menampilkan koleksinya tanpa meninggalkan ciri khas Danjyo Hiyoji yang unik. Kain yang didominasi warna merah, hitam, abu-abu ini dibuat spektakuler dengan tampilan neon oranye dan hijau. Danjyo Hiyoji menutup Mandiri Fashion Show dengan spektakuler.

    Simak laporan lengkap Bazaar Fashion Festival 2014 dan Pasar Indonesia di www.bazaarfashionfestival.com

     

    (Foto: Dok. Bazaar)

     




- RELATED ARTICLE -