• Bazaar Editor's Choice: Movies of All Time

    Culture / News


    Bazaar Editor's Choice: Movies of All Time


    Dari film drama Hollywood tentang Perang Dunia II hingga film dengan latar belakang negara kolonial Indochina, berikut film-film pilihan head of stylist Harper's Bazaar Indonesia, Michael Pondaag yang bisa menjadi referensi Anda melewati akhir pekan.

     

    1. The English Patient (1996)




    Berlatar belakang Perang Dunia II, sebuah drama romantis dilakoni oleh seorang pasien yang terluka berat. Masa lalunya sebagai seorang penjelajah dibumbui dengan romantisme juga intrik untuk bertahan hidup. Diperankan oleh Ralph Fiennes, Julliet Binoche, Willem Dafoe, dan Kristin Scott Thomas. The English Patient berhasil memenangkan 9 piala Oscar, termasuk untuk kategori Best Director yang dimenangkan oleh Anthony Minghella.

     

    2. Indochine (1992)

    “Film ini menarik karena menampilkan Vietnam dengan cara yang 'cantik'.” Itulah komentar Michael Pondaag ketika ketika membicarakan film yang satu ini. Indochine bercerita tentang kisah cinta dengan latar Vietnam  ketika negara itu masih menjadi bagian koloni Indochina Perancis, sekitar tahun 30'an hingga 50'an. Dibintangi oleh Catherine Denevue yang mendapatkan nominasi Best Actress di Academy Awards. Film ini sendiri meraih penghargaan sebagai Best Foreign Language Film pada ajang yang sama.

     

    3. Sabrina (1954)

    Dibintangi oleh Audrey Hepburn, film satu ini begitu menarik dengan kostumnya yang memang berhasil meraih Oscar dalam kategori Best Costume Design oleh Edith Head. Aktor Humprey Bogart juga bermain sebagai love interest dari tokoh Sabrina Fairchild. Kesuksesan film ini membuatnya di remake pada tahun 1995, dibintangi oleh Harrison Ford, Julia Ormond dan Greg Kinnear.


     

    4. The Lover (1992)

    Diangkat dari film semi-autobiographical karya Marguerita Duras, The Lover berkisah mengenai affair antara remaja perempuan asal Perancis dengan seorang pria Tiongkok yang kaya raya. Meskipun film ini mendapatkan kritik negatif oleh para kritikus Amerika, akting para aktor serta sinematografi The Lover banyak mendapatkan apresiasi positif. Alur cerita dan sinematografi yang erotik namun tetap indah dan gaya menjadi daya tarik tersendiri dari film yang disutradarai Jean-Jacques Annaud.

     

    5. The Last Emperor (1987)

    Film ini merupakan biopik dari kisah hidup Puyi, kaisar terakhir di dataran China. Puyi diangkat sebagai kaisar saat usianya baru berusia tiga tahun. Tumbuh besar di dalam istana, Puyi kemudian harus mengalami nasib pahit, ketika China berubah menjadi sebuah republik. Tak hanya terusir dari istana, Puyi pun harus mendekam di penjara. Kepahitan hidup Puyi ini diimbangi dengan sinematografi cantik, kostum yang indah bahkan setting yang memukau. Film karya Bernardo Bertolucci ini sukses memenangkan 9 piala Oscar, termasuk untuk Best Picture dan Best Director.

     

     (Daniar Cikita. Foto: Dok. Bazaar)










- RELATED ARTICLE -