Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Blue Ivy Terlihat Sangat Fotogenik Seperti Ibunya, Beyoncé

Ia genap berusia delapan tahun kemarin.

Blue Ivy Terlihat Sangat Fotogenik Seperti Ibunya, Beyoncé

Blue Ivy Carter genap berusia delapan tahun kemarin, dan kakeknya, Mathew Knowles, mengirim hadiah manis kepadanya di Instagram.

Dalam unggahan tersebut, foto baru Blue menunjukkan bahwa ia sama fotogeniknya dengan ibunya, Beyoncé.

Sepertinya baru kemarin Beyoncé memukau dunia dengan mengumumkan kehamilannya secara langsung di MTV's 2011 Music Music Awards. Sekarang, hampir sembilan tahun kemudian, anak sulungnya terlihat seperti dirinya.

Blue Ivy Carter merayakan ulang tahunnya yang kedelapan kemarin. Meskipun kita tidak tahu bagaimana keluarga Knowles – Carter menelepon pada hari besar, kakek Blue, Mathew Knowles, mengunggah foto baru Blue ke Instagramnya.

Dalam hadiah yang menyentuh, Beyoncé mengedit bintang dan garis-garis animasi di atas foto Blue yang berdiri di depan dinding oranye terang. Blue terlihat sama fotogeniknya seperti sang ibu Beyoncé, ia berpose kepada kamera dengan senyuman kecil sambil mengenakan baju oranye lengan panjang, rok bermotif ceri, dan ransel bermotif nanas merah muda dan ungu.



"Selamat Ulang Tahun untuk cucuku yang cantik dan tertua Blue Ivy," Mathew tulis dalam keterangannya. "Cinta, ⁣Papa G"

Beyoncé sebelumnya berbagi kepada salah satu majalah lifestyle ternama edisi Januari 2020 tentang bagaimana menjadi seorang ibu telah mengubah hidupnya.

Ketika ditanya apakah ia kecewa karena albumnya Lemonade and Homecoming tidak menerima penghargaan, ia menjawab, "Saya mulai mencari makna yang lebih dalam ketika hidup mulai mengajarkan saya pelajaran yang saya tidak tahu saya butuhkan. Sukses terlihat berbeda bagi saya sekarang. Saya belajar bahwa semua rasa sakit dan kehilangan sebenarnya adalah hadiah." Ia menambahkan, "Setelah mengalami kehamilan yang sulit, saya membutuhkan waktu satu tahun untuk fokus pada kesehatan saya."

Ia memuji Blue karena mengajari dirinya untuk mencari makna yang lebih dalam dalam hidup.

"Mengalami keguguran mengajarkan saya bahwa saya harus menjadi ibu sendiri sebelum saya bisa menjadi ibu bagi orang lain," katanya. "Lalu saya punya Blue, dan pencarian untuk tujuanku menjadi jauh lebih dalam. Saya mati dan terlahir kembali dalam hubungan saya, dan pencarian untuk diri sendiri menjadi lebih kuat. Sulit bagi saya untuk mundur. Menjadi 'orang nomor satu' bukanlah lagi prioritas saya. Kemenangan sejati saya adalah menciptakan seni dan warisan yang akan hidup jauh melebihi saya. Itu memuaskan. "



 

(Penulis: Chelsey Sanchez; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar US)