• Evolusi Gaya Lady Gaga yang Harus Anda Lihat

    Fashion / News


    Evolusi Gaya Lady Gaga yang Harus Anda Lihat

    Mari melihat kembali tampilan musisi ikonis ini dari masa ke masa.


    Lady Gaga merupakan ikon pop dunia. Lagu-lagunya memiliki karakter tersendiri, meski ada yang mengandung unsur provokatif. Terlebih, ia menyebut dirinya sebagai mother monster dan para pengikutnya, little monsters.

    Performa dan tampilan busananya pun selalu mengundang banyak atensi, yang juga dapat mengacu pada sejumlah misteri.

    Periode 2008-2011 merupakan puncak karier Gaga, singles Just Dance, Poker Face, Paparazzi, Love Game, Bad Romance, Telephone, Alejandro, atau Judas menjadi lagu favorit dunia, dan sepanjang masa.




    Ditambah lagi, setiap video klip yang ditampilkan selalu menggebrak tren mode dan kecantikan. Lalu gaya street style dan tampilan saat ajang red carpet menjadi momen fenomenal yang selalu dinantikan publik.

    Namun siapa sangka bahwa Gaga merubah imajinya secara drastis di akhir tahun 2014. Dari kostum futuristis, lingerie berelemen tangguh, hingga gaun minimalis, simak berikut transformasi gaya Lady Gaga dari awal profesi hingga kini.

    2007- 2008



    Ia memulai debutnya dengan membawa musik electropop untuk album The Fame, yakni Just Dance dan Poker Face menjadi singles terlaris di dunia. Saat itu, rambut platinum blonde yang panjang dengan poni rata serupa sosok boneka dan stiker menyerupai bentuk segitiga atau petir pada wajah, menjadi look andalannya.

    2009


    Masih ingat romansa fantasi Lady Gaga di video klip Bad Romance? Ketika ia mengekspresikan konsep surreal yang diselimuti paranoia. Temui karakter mafia Russia atau jajaran bad supermodels.


    Selain bereksperimen dengan lagu, yakni ia memasukkan alunan 'era 80/90-an dari German-techno, Gaga juga tampil secara fenomenal. Contohnya, wig berwarna peach selaku karakter anime, catsuit dan mahkota putih menyerupai alien, atau momen ia half-naked dan berada di sebelah api menggembara.


    Lalu musik Alejandro, yang terinspirasi dari ketakutan dia akan "Men Monster" dan cintanya terhadap gay friends adalah hasil direksi fotografer Steven Klein. Lagi-lagi penuh drama, klip ini mengandung sejumlah perselisihan akibat mengangkat isu lgbt dan menggabungkannya dengan agama Katolik.


    Penampilannya di atas red carpet pun sangat daring.

    2010


    Tahun ini ia memenangkan penghargaan di MTV Video Music Awards. Namun hal itu tidak cukup mengejutkan publik. Seakan karya dan tampilannya kurang spektakuler, ia memilih untuk mengenakan daging mentah sebagai gaun pesta.

    Memang tampilan tersebut berhasil ada di trending topic cukup lama, bahkan Wikipedia membuat 1 halaman mengenai Lady Gaga's meat dress, namun penampilan ini memicu kontroversi terhadap sejumlah grup pencinta hewan.

    Selain itu, Gaga juga selalu mengandalkan platform shoes dengan tinggi 10 inci untuk memperkuat statement look-nya.

    Mengambil inspirasi era Victoria dan menjadikannya grand entrance di acara Brit Awards

    2011



    Kali ini, karakter rebel dan gothic ditranslasikan oleh Gaga dalam aliran musik electronic rock dan techno pop. Tata rias bergaya edgy dengan memasukkan tulang tambahan pada bagian jidat dan tulang pipi, menjadi tampilan ikonis pada masa itu.

    Ia melahirkan sebuah album bertajuk Born This Way. Lagunya sendiri, menyuguhkan pesan yang membangun rasa percaya diri dan apresiasi terhadap kondisi diri.

    Namun Gaga mengungkapkannya dalam imaji yang cenderung mistis. Di klip hasil kolaborasi dengan fotografer Nick Knight, temui adegan Gaga sedang melahirkan dan menjelma sebagai makhluk luar angkasa.


    Ada pula single Judas yang mengadung faktor kontroversial, seperti keberadaan karakter pria dengan mahkota duri dan diberi nama "Jesus", momen di mana ia harus memilih bertahan dengan "Jesus" atau berkhianat dan lari bersama "Judas", serta lirik lagu berunsur kata-kata dari kitab suci.


    2013


    Apakah Anda termasuk salah satu orang yang selalu menunggu tampilan Lady Gaga setiap ajang musik internasional?

    Mari mengingat kembali momen fantastis di American Music Awards. Lady Gaga menunggang kuda putih dengan balutan gaun Versace dan tatanan rambut pirang mengilap, seperti layaknya seorang goddess.

    Masa itu, ia merilis musik EDM bertema art pop.


    Ia mengagetkan publik (lagi-lagi) dengan gaya mistis dan gigi palsu!

    Ada pula saat ia menyambut London sebagai pohon natal.


    Atau terlihat seperti seorang geisha dari dunia wonderland.

    2014

    Kali ini, Gaga membalut tubuhnya dengan tin foil beberapa hari sebelum hari ulang tahunnya.


    Menjelang akhir tahun, ia meninggalkan semua kemeriahan dan aksi kontroversinya untuk mendalami musik jazz bersama Tony Bennett. Dalam segi tampilan, ia terinspirasi dari glamorama dan opulence era '40-an. Ia pun memaksimalkan gaya dengan rambut afro hitam.

    2016 - 2017

    Tahun 2016 menandai jejak pertamanya dalam memasuki layar kaca. Ia juga mengeluarkan album bertitel Joanne yang membawa irama klasik nan menyegarkan.


    TIffany & Co. juga menunjuk Lady Gaga sebagai bintang kampanye untuk lini HardWear berkat tampilannya yang effortless dan timeless, yakni muncul dalam format black and white.


    2018

    Ketika Lady Gaga bermain sebagai protagonis di film A Star Is Born, ia tampak begitu bersahaja dengan makeup minimal dan flat shoes.

    Lalu untuk ajang red carpet, Gaga mengenakan palet hitam yang bernuansa seduktif.

    2019

    Kini, tampilan Gaga semakin elegan dan feminin. Buktinya, ia memilih tuxedo dress dan gaun dengan puff sleeves saat menghadiri ajang Golden Globes dan National Board of Review. Apa tanggapan Anda?


    (Foto: Courtesy of Capital Fm, Daily Mail, Eonline, Hollywood Life, MTV, Style Frizz, People, Vibe)











- RELATED ARTICLE -