• Pameran Terbaik di London Sepanjang Tahun 2019

    Culture / News


    Pameran Terbaik di London Sepanjang Tahun 2019

    Mulai dari pameran Van Gogh hingga Diane Arbus, berikut adalah delapan ekshibisi yang dapat Anda masukkan ke dalam agenda 2019.


    1. Christian Dior: Designer of Dreams

    Victoria & Albert Museum, 2 Februari - 14 Juli 2019



    Victoria & Albert Museum atau yang biasa dikenal dengan V&A sudah beberapa kali menjadi tuan rumah sejumlah pameran fashion yang begitu luar biasa. Termasuk salah satunya adalah Alexander McQueen: Savage Beauty yang begitu populer.

    Hal spektakuler yang tak jauh berbeda akan dapat kita saksikan di ekshibisi Dior pada bulan Februari mendatang, di mana museum ini kembali menyelenggarakan pameran dalam skala besar bertajuk Christian Dior: Designer of Dreams.

    Pengunjung akan diajak untuk menyusuri sejarah sang desainer mulai dari tahun 1947 hingga saat ini dan mempelajari bagaimana pengaruh yang disebarkan oleh si pendiri termasuk enam orang lainnya yang pernah memimpin rumah mode tersebut.


    2. Don McCullin

    Tate Britain,  5 Februari - 6 Mei 2019.


    Don McCullin dikenal sebagai salah satu jurnalis fotografer legendaris asal Inggris. Hasil karyanya yang impresif akan segera dapat disaksikan dalam sebuah pameran yang diselenggarakan oleh Tate Britain.

    Ekshibisi ini akan memamerkan 250 gambar yang menggugah dan terbuka dari hasil tangkapan kameranya. Beberapa di antaranya adalah foto yang mengilustrasikan emosi dan kesedihan mendalam, mencakup hasil reportasenya yang terkenal saat di Suriah, Vietnam, dan Irlandia Utara.

    Don McCullin juga dikenal sebagai fotografer yang ahli dalam mengambil sisi kehidupan masyarakat bawah. Menyadari hal tersebut, pameran ini pun nantinya akan menyajikan deretan potret yang menggambarkan kemiskinan serta kehidupan masyarakat kelas pekerja di London dan daerah industri utara Inggris.

    3. Tracey Emin: A Fortnight of Tears

    White Cube, Berdmonsey, 6 Februari - 7 April 2019


    Tracey Emin menjadi salah satu seniman kelas atas yang terkenal dengan instalasi My Bed dan tulisan neonnya. Ia akan membuka sebuah pameran besar bertajuk A Fortnight of Tears di galeri seni kontemporer White Cube di Bermondsey pada bulan Februari nanti, mengisinya dengan hasil karya lukisan, foto, patung, dan juga instalasi neon yang sangat identik dengan dirinya.

    Melalui ekshibisi ini, Tracey ingin merefleksikan kenangan pribadinya serta mengekspresikan berbagai luapan emosi, baik itu rasa kehilangan, duka, hasrat, dan cinta spiritual.

    4. Diane Arbus: In the beginning

    Southbank Centre, 13 Februari - 6 Mei 2019


    Hasil foto yang diabadikan oleh Diane Arbus di awal karirnya sebagai fotografer sebenarnya tak kalah menarik untuk dinikmati. Ia sering memusatkan obyek fotonya pada orang-orang eksentrik di era 1950-an, mulai dari pemain sirkus, penggemar tato, foto anak-anak, hingga para waria.

    Dan sebuah ekshibisi di Southbank Centre akan digelar sebagai apresiasi untuk karya-karya Diane tersebut yang ia abadikan selama tujuh tahun pertama karirnya dalam rentang tahun 1956 sampai 1962.

    5. The EY Exhibition: Van Gogh and Britain

    Tate Britain, 27 Maret - 11 Agustus 2019


    Tak terhitung sudah berapa kali pameran lukisan karya Van Gogh diadakan. Kali ini, Tate Britain berinisiatif untuk menggelar sebuah ekshibisi lukisan karya sang maestro dari sudut pandang yang berbeda dan berfokus pada relasinya terhadap Britania Raya.

    Van Gogh merupakan penggemar berat London, kota tempat di mana ia tinggal selama beberapa tahun. Melalui pameran ini, pengunjung akan dibawa untuk menyelami kisah bagaimana ia mendapatkan pengaruh dari budaya, sastra, dan kesenian Inggris sepanjang hidupnya serta bagaimana ia memberikan pengaruhnya pada seniman-seniman negeri Ratu Elizabeth mulai dari Walker Sickert hingga Francis Bacon.

    6. Lee Krasner: Living Colour

    The Barbican, 30 Mei - 1 September 2019


    The Barbican akan menyelenggarakan pameran Lee Krasner untuk pertama kalinya di Eropa sejak 50 tahun terakhir. Pada musim semi mendatang, galeri seni tersebut akan menjadi tempat untuk lukisan-lukisannya yang beraliran ekspresionisme abstrak, merefleksikan gelora optimisme dan harapan di masa-masa pasca perang.

    Dinamis dan inventif, Lee merupakan salah satu dari beberapa seniman wanita yang pernah mengadakan ekshibisi solo di Museum of Modern Art di New York. Sayangnya, karyanya hingga kini telah terlupakan terlupakan sejak pernikahannya dengan Jackson Pollock.

    7. Antony Gormley

    Royal Academy, 21 September - 3 Desember 2019


    Untuk pertama kalinya, Antony Gormley akan memenuhi galeri di Royal Academy London dengan instalasinya yang bertajuk Host. Obyek yang akan dipamerkan diambil dari hasil karya yang ia buat di sebuah penjara terbengkalai di Charleston, Amerika Serikat, saat tahun 1991.

    Bukan hasil seni biasa, di sini ia menggunakan lumpur dan air laut untuk berkreasi. Selain Host, ia juga akan memperlihatkan karya yang ia buat khusus untuk Royal Academy dan beberapa patung besinya yang terkenal.

    8. Gauguin Portraits

    The National Gallery, 7 Oktober 2019 - 26 Januari 2020

    Sosok Paul Gauguin memang telah tiada, namun karya sang pelukis berdarah Prancis tersebut akan selalu dikenang oleh dunia. Sebuah ekshibisi yang memamerkan lukisan-lukisan potret individu karya Gauguin akan diselenggarakan untuk pertama kalinya di Sainsbury Wing, National Gallery London. 

    Pameran terbarunya nanti akan menyajikan 50 karya seninya, termasuk lukisan, gambar di atas kertas, dan obyek tiga dimensi.


    (Penulis: Ella Alexander; Artikel ini disadur dari Bazaar UK; Alih bahasa: Erlissa Florencia; Foto: Courtesy of Bazaar UK)


    Tags : pameran, lukisan






- RELATED ARTICLE -