• Mimpi Shanty, Tara dan Tatyana

    Culture / News


    Mimpi Shanty, Tara dan Tatyana

    Industri film Tanah Air kembali dihibur oleh tayangnya Ini Kisah Tiga Dara.


    Kembali, sosok Nia Dinata menghadirkan karya terbarunya yang sudah ditunggu sejak beberapa waktu lalu. Sebuah film drama musikal Ini Kisah Tiga Dara yang terinspirasi dari film klasik karya Usmar Ismail pada tahun 1956 silam bertajuk Tiga Dara.

    Tak jauh berbeda dari latar belakang film terdahulu, Ini Kisah Tiga Dara pun bercerita tentang kisah seorang oma dengan ketiga cucu perempuannya.

    Namun, hal yang membedakan Ini Kisah Tiga Dara dengan versi aslinya adalah alur cerita dan karakter yang disesuaikan dengan keadaan dan kondisi saat ini.

    Ini Kisah Tiga Dara berkisah tentang kehidupan tiga saudari, yakni Gendhis (Shanty), Ella (Tara Basro) dan Bebe (Tatyana Akman) yang tengah menjalankan bisnis hotel milik keluarga mereka di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur.

    Lalu, disaat yang bersamaan, sang oma yang diperankan oleh aktris senior Titiek Puspa pun memutuskan untuk tinggal bersama ketiga cucunya. Dan konflik pun terjadi.

    Sang oma ingin cucu pertamanya, Gendhis untuk segera menikah. Ketiga saudari pun mempertanyakan mimpi dan ambisi masing-masing, terutama saat satu persatu menemukan tambatan hatinya.

    Jika ditanya mengenai alasan dibuatnya film ini, Nia Dinata kembali teringat saat ia menonton film Tiga Dara ketika masih kecil dulu.

    Dan barulah kini ia memutuskan untuk menghidupkan kembali karakter-karakter dari versi orisinal ke dalam pembuatan Ini Kisah Tiga Dara.

    Tak hanya diperankan oleh Shanty Paredes, Tara Basro, Tatyana Akman, juga Titiek Puspa, sejumlah nama yang sudah tidak asing di industri perfilman Tanah Air pun ikut mendukung film tersebut, diataranya Rio Dewanto, Reuben Elishama, Richard Kyle, Ray Sahetapy dan Cut Mini serta Joko Anwar sebagai pemeran pendukungnya.

    Berporsi drama, komedi, serta romansa ditambah dengan sentuhan senandung dan tarian, Ini Kisah Tiga Dara akan menawarkan kesenangan dan kepuasan sinematik untuk para penontonnya.

     

    (Foto: Firman Maksum)




- RELATED ARTICLE -