• Fashion / News

    Ibu Negara Mengenakan Tas Gucci, Mengapa Tidak?


    Ibu Negara Mengenakan Tas Gucci, Mengapa Tidak?

    Bazaar mengajak Anda untuk mengenal tas Dionysus dari rumah mode Gucci yang tengah populer karena dikenakan Iriana Joko Widodo.


    Akhir-akhir ini, masyarakat Indonesia tengah familier dengan sebuah jenis tas dari rumah mode asal Italia, Gucci.


    Tas berbentuk segi empat kaku tersebut tampak menarik dikenakan oleh ibu negara Indonesia, Iriana Joko Widodo yang sedang berkunjung ke kebun binatang Ragunan bersama keluarganya.


    Oleh sebab mengenakan tas yang bernama tas Dionysus itu, penampilan ibu Iriana pun ramai diperbincangkan di dunia maya.


    Sebagai first lady, Bazaar berpendapat bahwa sudah sewajarnya jika beliau mengenakan barang premium.


    Tentu, sebagai pencinta mode, kita semua tidak akan ikhlas jika ibu negara kita dicemooh karena penampilan yang tidak merepresentasikan kedudukannya.


    Penggunaan tas Dionysus ini juga berarti bahwa ibu negara kita cukup update terhadap tren dunia mode, yang mana mampu membuat kita berbangga hati atas pengetahuan beliau ini.


    Baca juga: Pilihan Tas Mencerminkan Kepribadian Anda


    Namun, isu utamanya adalah apakah Anda semua sudah mengenal tas lansiran Gucci ini?


    Berikut pemaparan fakta ringan yang dapat Bazaar bagi ke khalayak:

    1. Tas Dionysus diperkenalkan di tahun 2015, tahun yang sama setelah terpilihnya direktur kreatif terbaru Gucci, Alessandro Michele.

    2. Nama Dionysus terinspirasi dari legenda Yunani, Dionysus adalah nama seorang dewa. Ia adalah dewa yang erat kaitannya dengan anggur, pemetikan buah hingga proses pembuatannya, termasuk juga fertilitas.

    3. Hubungan nama Dionysus dan tas ini terletak pada kepala harimau yang menjadi ornamen utamanya. Di dalam legenda, diceritakan jika putra Zeus ini pernah mengubah dirinya menjadi harimau untuk membantu seorang nymph menyeberangi sungai, kini sungai tersebut bernama sungai Tigris.




    4. Kompartemen ini menawarkan bentuk yang struktural, didampingi fitur tali rantai yang dapat dikenakan menjadi top handle atau shoulder bag.

    5. Tas bernapas ladylike ini tampil dalam atmosfer yang berbeda-beda, di satu sisi ia bisa tampil konservatif dan vintage dengan balutan monogram, di sisi lain ia juga menjangkau kedinamisan masa sekarang dengan membawa karakter sejatinya, seperti pegangan bambu, atau juga garis hijau-merah-hijau yang populer.


    Baca juga: Mengenal Jenis Bahan Kulit


    (Layout: Yellsa Nurila, Foto: Dok. Bazaar)