• Culture / News

    Gala Hiburan di Bulan Juni


    Gala Hiburan di Bulan Juni


    Pertengahan tahun 2015 menawarkan deretan film menarik yang telah ditunggu-tunggu sejak tahun lalu. Mulai dari genre action hingga animasi akan memenuhi layar lebar dan dapat segera disaksikan bulan ini.

    Jurassic World

    Film garapan sutradara Colin Trevorrow menceritakan peristiwa dua puluh dua tahun sejak kejadian di Jurassic Park. Taman bermain dengan objek utama bermacam spesies dinosaurus kembali dibuka dan kini, setelah 10 tahun beroperasi dengan nama Jurassic World. Memiliki beragam atraksi baru yang diprediksi akan mencengangkan mata para pengunjung, Jurrasic World menjanjikan aksi menegangkan yang pastinya akan seru untuk disaksikan di layar bioskop. Di Indonesia, film ini akan rilis mulai tanggal 10 Juni.

    Inside Out

    Di tanggal 19 mendatang, Disney kembali akan merilis film animasi terbarunya yang menceritakan pergulatan emosi di dalam pikiran seorang anak perempuan bernama Riley. Kepindahan Riley ke lingkungan baru membuatnya merasakan beragam emosi yang diatur oleh lima pilar emosi berupa tokoh Joy, Fear, Anger, Disgust, dan Sadness. Film animasi ini menghadirkan Amy Poehler, Bill Hader, dan Mindy Kaling yang masing-masing mengisi suara untuk pilar emosi yang sibuk mengatur perasaan Riley.

    Selain film, album dan buku terbaru juga turut hadir menyempurnakan gala hiburan di bulan Juni.

    Muse - Drones

    Album studio ketujuh dari grup musik rock asal Inggris, Muse, telah rilis ke pasaran mulai tanggal 5 Juni lalu. Di bawah nama Warner Bros Records dan Helium-3, album yang membahas mengenai perjalanan dari keadaan tertinggal hingga indoktrinasi sebagai 'human drone' ini berisi 12 lagu dengan aransemen yang didominasi suara gitar, bass, serta drum apik khas Muse. Perjalanan musik dalam album ini dimulai dari lagu Dead Inside, di mana tokoh protagonis kehilangan harapan dan berlanjut masuk ke sisi kegelapan di lagu Psycho. Menurut Matthew Bellamy, sang penulis lagu, Muse menginginkan albumnya menangkap segala momen yang pernah terjadi dalam band tersebut karena di masa depan mereka berharap ingin mencoba dunia yang baru.

    Finders Keepers - Stephen King

    Merupakan buku kedua dalam trilogi karya Stephen King yang beraliran misteri, Finders Keepers melanjutkan kisah dari novel Mr. Mercedes, yang menceritakan kasus pembunuhan sosok penulis kawakan bernama Jon Rothstein oleh penggemar beratnya, Morris Bellamy. Setelah menjalani hukuman puluhan tahun, Morris ingin mendapatkan harta Jon serta manuskrip novel sang penulis. Namun harta yang ditimbun Morris pasca aksi kejinya telah hilang, diambil oleh sosok yang kini menjadi buruannya. Aksi kejar-kejaran ini semakin seru dengan Detective Bill Hodges yang kembali berusaha mengungkap kasus pembunuhan Jon Rothstein. Tak sekedar aksi menegangkan novel ini juga ditulis dengan begitu cermat, serta menunjukan betapa karya sastra bisa begitu berdampak besar bagi hidup manusia.

     

    (Daniar Cikita & Verra Kusumamenggala. Foto: Dok. Bazaar)