• 33 Koleksi Terbaru Rinaldy Yunardi


    33 Koleksi Terbaru Rinaldy Yunardi

    Bagaimana bila High Pressure Laminate menjadi material utama bagi pembuatan aksesori?


    Setelah sukses menciptakan aksesori menggunakan berbagai material unik, seperti paper clay, ijuk, bahkan rambut, Rinaldy Yunardi kembali menyuguhkan rancangan menggunakan material yang tak kalah unik.

    Kali ini, desainer kelahiran kota Medan tersebut berkolaborasi dengan Tiero, label premium di dunia material interior persembahan Taco Group. Taco Group sendiri dikenal baik sebagai penyedia produk pelapis interior High Pressure Laminate (HPL).

    Bukanlah sebuah hal mudah bagi Rinaldy walau bukan hal baru menggunakan material yang tak biasa. “Tantangan terbesar pada kolaborasi ini adalah saat awal mula mengenali materialnya sendiri”, jelasnya. Bagi sang desainer, material dari Tiero tersebut adalah karakter material yang selama ini ia cari.

    Bertempat di restoran Suasana, Rinaldy secara resmi mempersembahkan rancangan terbarunya bersama Tiero.








    Tak kurang dari 33 set headpiece penuh warna, bersiluet gedung tinggi, berbentuk melingkar, sejumlah orang dalam keramaian, denyut jantung, serta sebuah lanskap kota dengan lampu yang dapat menyala sukses mengundang decak kagum malam itu.

    Menurut Rinaldy, karyanya kali ini menunjukan sisi sang desainer yang sebenarnya.


    (Foto: courtesy of Rinaldy Yunardi, Tiero)








- MORE STORIES -


Kim Jones Berkolaborasi dengan Label GU

Kabar baik bagi pencinta Kim Jones beserta label ready-to-wear asal Jepang dengan harga terjangkau yakni GU!


Spektrum Pelangi Hiasi Show Terakhir Christopher Bailey

Christopher Bailey mengucapkan selamat tinggal pada Burberry dengan nuansa warna-warni yang menyelimuti kokeksi terakhirnya.


Bottega Veneta Membuka Butik Terbesarnya di New York

Sebuah gebrakan besar diluncurkan oleh Bottega Veneta dalam satu agenda.


Opening Ceremony Gelar Fashion Show di Disneyland

Tak ada yang lokasi pergelaran fashion yang lebih meriah daripada Disneyland!


Rancangan Terakhir Carolina Herrera

Setelah 37 tahun berkarya, Carolina Herrera memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai direktur kreatif label milknya.