• Culture / News

    April dalam Buku dan Musik


    April dalam Buku dan Musik


    Bazaar merangkum album musik terbaru serta buku-buku terkini yang bisa menemani Anda melewati sisa Bulan April.

    Rebel Heart, Madonna
    Album ke-13 Madonna yang telah ditunggu-tunggu akhirnya dirilis oleh Interscope Records. Bertajuk Rebel Heart, album ini merupakan hasil kerja sama dengan beberapa musisi ternama, diantaranya Diplo, Avicii, dan Kanye West. Rebel Heart mewakili karakter Madonna yang perasa sekaligus pemberontak dengan balutan musik pop serta gabungan genre lain seperti 1990s house, trap, reggae, hingga melodi gospel. Menyusul single utama Living for Love dan Ghosttown, lirik Rebel Heart yang menantang diperkirakan menjadi hits Madonna selanjutnya.

    To Pimp a Butterfly, Kendrick Lamar
    Kendrick Lamar menyuguhkan album To Pimp a Butterfly ke penggemarnya dengan konsep yang spesial. Lagu berjudul Wesley's Theory hasil kolaborasi dengan George Clinton dan Thundercat dengan mudah menyihir penggemar musik hip hop melalui excellent beats yang funky. Lirik kuat dibungkus musik jazzy dari Rapsody hadir dalam lagu Complexion (A Zulu Love). Tidak ketinggalan, kontribusi Pharrell Williams menambah energi baru di album To Pimp a Butterfly dengan secara langsung menjadi produser lagu Alright. Album ini sekaligus membuktikan eksistensi Kendrick Lamar sebagai salah satu musisi rap terbaik dunia.

    Going Off Script, Giuliana Rancic
    Dalam buku autobiografi ini, host Fashion Police serta event red carpet yang namanya melejit berkat acara E! News ini bercerita tentang masa kecilnya yang gila, impiannya menjadi seorang anchorwoman dan ratu kecantikan, sekaligus mengintip di balik kehidupan glamor Hollywood. Tak sekedar lucu dan menyenangkan, Going Off Script juga mengisahkan sisi terberat kehidupan seorang Giuliana yang harus menghadapi problema kesuburan serta kanker yang sempat dideritanya.

    Very Good Lives, J.K. Rowling
    Di tahun 2008 lalu, J.K. Rowling meyampaikan sebuah pidato yang begitu menyentuh dan penuh inspirasi dalam sebuah acara di Harvard Univesity. Hingga kini, pidato tersebut menjadi salah satu pidato paling populer yang masih terus diperbincangkan. Atas banyaknya permintaan, pidato tersebut kemudian dipublikasikan dalam buku berjudul Very Good Lives. Buku yang dipublikasikan pada 14 April lalu ini, memberikan cara bagaimana kita menerima kegagalan, serta apa pentingnya imajinasi bagi diri sendiri dan orang lain. Karena seperti yang diketahui, Rowling sendiri mengalami rentetan kegagalan dan kesulitan dalam hidup, sebelum akhirnya berhasil menelurkan 7 seri Harry Potter yang fenomenal.

    (Daniar Cikita & Verra Kusumamenggala, Foto: Dok. Bazaar) 




- RELATED ARTICLE -