logo Harper's BAZAAR Indonesia
FASHION & SHOPPING
SALLY KOESWANTO MUNDUR DARI INDUSTRI FASHION

Lebih dari 10 tahun seorang Sally Koeswanto mendedikasikan hidupnya untuk industri fashion. Tepat tahun 2013 ini Sally memutuskan untuk berhenti dari glamorama wahana mode. Lika-liku perjalanan Sally pada dunia yang membesarkan namanya memang penuh upside down. Bazaar Indonesia berhasil melakukan wawancara eksklusif pada desainer yang dikenal idealis dan kuat pada garis rancangnya ini.

Pertanyaan pertama yang mungkin ada dikepala Anda adalah, Apa alasan Sally hingga rela melepas brand Sally Koeswanto? “I'm Tired. ungkap Sally. “Saya merasa cukup lelah melakukan hal yang kurang lebih sama selama 10 tahun. Saya lebih ingin merasakan menjadi bagian dari keluarga saya sendiri, selama ini waktu saya lebih banyak dihabiskan di workshop untuk menghasilkan produk fashion dengan kualitas gemilang, karena saya merupakan orang yang perfectionist, bahkan kadang untuk datang ke acara fashion saja tidak ada waktu. Kini saatnya saya menikmati hari bersama keluarga dan menikmati fashion dengan cara yang berbeda.”

Sally mengatakan bahwa alasan lain dia berhenti juga karena dia sadar bahwa rancangannya masih terlalu berbeda dari pasar Indonesia. “Masyarakat Indonesia masih belum memiliki kepekaan terhadap perbedaan gaya. Hampir semua wanita dan pria Indonesia memiliki cara berpakaian yang sama.” ungkap Sally. Walau resmi mundur dari dunia fashion, Sally akan selalu menaruh fashion sebagai salah satu prioritasnya walau kini bukan urutan pertama.

Pertanyaan selanjutnya adalah apa yang akan dilakukan oleh Sally kedepan? Tunggu kelanjutan wawancara kami selanjutnya.

(Gheofanny Tambunan, Photo Credit: Dok. Bazaar)

 
FASHION & SHOPPING
SALLY KOESWANTO MUNDUR DARI INDUSTRI FASHION

Lebih dari 10 tahun seorang Sally Koeswanto mendedikasikan hidupnya untuk industri fashion. Tepat tahun 2013 ini Sally memutuskan untuk berhenti dari glamorama wahana mode. Lika-liku perjalanan Sally pada dunia yang membesarkan namanya memang penuh upside down. Bazaar Indonesia berhasil melakukan wawancara eksklusif pada desainer yang dikenal idealis dan kuat pada garis rancangnya ini.

Pertanyaan pertama yang mungkin ada dikepala Anda adalah, Apa alasan Sally hingga rela melepas brand Sally Koeswanto? “I'm Tired. ungkap Sally. “Saya merasa cukup lelah melakukan hal yang kurang lebih sama selama 10 tahun. Saya lebih ingin merasakan menjadi bagian dari keluarga saya sendiri, selama ini waktu saya lebih banyak dihabiskan di workshop untuk menghasilkan produk fashion dengan kualitas gemilang, karena saya merupakan orang yang perfectionist, bahkan kadang untuk datang ke acara fashion saja tidak ada waktu. Kini saatnya saya menikmati hari bersama keluarga dan menikmati fashion dengan cara yang berbeda.”

Sally mengatakan bahwa alasan lain dia berhenti juga karena dia sadar bahwa rancangannya masih terlalu berbeda dari pasar Indonesia. “Masyarakat Indonesia masih belum memiliki kepekaan terhadap perbedaan gaya. Hampir semua wanita dan pria Indonesia memiliki cara berpakaian yang sama.” ungkap Sally. Walau resmi mundur dari dunia fashion, Sally akan selalu menaruh fashion sebagai salah satu prioritasnya walau kini bukan urutan pertama.

Pertanyaan selanjutnya adalah apa yang akan dilakukan oleh Sally kedepan? Tunggu kelanjutan wawancara kami selanjutnya.

(Gheofanny Tambunan, Photo Credit: Dok. Bazaar)

Kanaya Tabitha dan Yogie Pratama dalam BFF 2014
KANAYA TABITHA DAN YOGIE PRATAMA DALAM BFF 2014

Terinspirasi dari perjalanan spiritualnya saat berada di Gunung Rokatenda, Kanaya Tabitha mempersembahkan…

 
Barli Asmara: The Wonder of Ancestry's Tradition
BARLI ASMARA: THE WONDER OF ANCESTRY'S TRADITION

Barli Asmara mengungkapkan kekagumannya terhadap budaya Jawa. Inspirasi yang didapat dari siluet…

 
Esmod: Perspective from the Upcoming Fashion Players
ESMOD: PERSPECTIVE FROM THE UPCOMING FASHION PLAYERS

Delapan alumni terbaik Esmod Jakarta yaitu Erika Ardianto, Khanaan Shamlan, Silvy Dwianti,…