• Cover Girl Mae Lapres


    Cover Girl Mae Lapres

    10 Fakta Unik Mae Lapres


    Berikut adalah 10 hal yang perlu Anda ketahui tentang sosok model sampul depan majalah Harper's Bazaar Indonesia edisi November 2016,  yang tengah naik daun berkat portfolionya di kancah mode internasional.

     

    1. Mae Lapres yang dikerap disapa Mei-Mei adalah model berdarah campuran Cina – Kanada yang lahir dan besar di Prancis. Berkat latar belakangnya tersebut, ia fasih dalam berbahasa Prancis, Inggris, dan Mandarin.

     

    2. Mae menonjol berkat potongan rambut dan gaya keseharian yang quirky.

     

    3.  Sejak memulai karirnya enam tahun lalu, wajah Mae telah menghiasi berbagai sampul depan dan halaman editorial dari majalah internasional di Cina, Jepang, Paris, Mexico, Rusia, Amerika, hingga Asia Pasifik dan Australia. 

    Dan Harper's Bazaar Indonesia mendapat kesempatan untuk mengabadikan Mae Lapres di tengah pasar antik terbesar dunia, Le Marche Aux Puches di Paris.

    Editorial Mae Lapres di Harper's Bazaar Indonesia November 2016.

     

    4. Selain muncul dalam kampanye Benetton, dan menjadi representasi wajah Asia untuk label Lancome Visionaire, Mae Lapres terpilih menjadi model untuk look-book koleksi Louis Vuitton Cruise 2014. Ia adalah salah satu muse Nicolas Ghesquiere.

    Runway: Louis Vuitton Fall/Winter 2016

     

    5. Dalam satu tahun terakhir ini, ia sudah mengantongi kampanye untuk label Rebecca Minkoff, Tods, See by Chloe, hingga Maison Margiela MM6. Termasuk kampanye teranyarnya untuk Gucci Fall/Winter 2016 dan Kenzo untuk H&M.

    Kampanye Rebecca Minkoff Spring/Summer 2015.


    Kampanye Tod's Fall/Winter 2015.

     

    Kampanye Gucci Fall/Winter 2016.

     

    6. Mae Lapres berada di bawah naungan agensi Marilyn Paris.

    kiri-kanan: Carven Fall/Winter 2015, Isabel Marant Fall/Winter 2015

     

    7. Mae gemar mengoleksi barang vintage dan baju desainer yang ia kumpulkan dari berbagai pasar antik di dunia.

     

    8. Ia pun berada dalam daftar model teratas untuk membawakan koleksi runway dari rumah mode besar di empat kota mode utama setiap musimnya.

    kiri-kanan: Kenzo Spring/Summer 2016, Emilio Pucci Spring/Summer 2016

    kiri-kanan: Max Mara Fall/Winter 2016, Tod's Fall/Winter 2016

     

    9. Mae yang memiliki talenta dalam bidang musik, menghabiskan waktu 10 tahun untuk belajar musik klasik, bernyanyi, bermain piano dan harpa.

     

    10. Tempe adalah salah satu makanan kesukaan Mae.
     

    (Foto: Dok. Bazaar, Dok.Imaxtree/Alessandro Lucioni, Dok.Imaxtree/Vincenzo Grillo, Dok.Imaxtree/Daniele Oberrauch, Courtesy of MeiMeiLapres's Instagram) 









- MORE STORIES -


Hedi Slimane Menjadi Direktur Kreatif Céline

Selain bertanggung jawab untuk divisi womenswear, Hedi Slimane akan turut menghadirkan koleksi menswear dan couture di bawah label Céline!


Ide Busana Saat Traveling dari Loewe Spring/Summer 2018

Dalam rona pastel, motif gingham, dan gaya boho ciptaan Jonathan Anderson.


John Galliano Mendesain Menswear untuk Maison Margiela

Akankah estetika yang sama dengan rancangan womenswear dituangkan John Galliano ke dalam rancangan menswear pula?


Koleksi Kapsul Kaia Gerber dengan Karl Lagerfeld

Apa jadinya ketika model yang baru berusia 16 tahun ini merancang koleksi kapsul bersama desainer legendaris, Karl Lagerfeld?


Kim Jones Tinggalkan Louis Vuitton

Setelah 7 tahun memimpin divisi menswear Louis Vuitton, Kim Jones dikabarkan segera menanggalkan posisi prestisius tersebut