• Pameran Roger Vivier di Paris


    Pameran Roger Vivier di Paris


    Laporan langsung kontributor Bazaar Indonesia dari Paris.

    Selama kariernya, Roger Vivier telah menampakkan jejak-jejaknya dalam sejarah fashion, dimulai dengan bekerja sama bersama Christian Dior di tahun 1950, dia menciptakan sepatu untuk Ratu Elizabeth II pada saat kenaikan tahtanya di tahun 1953, dan tidak ketinggalan mendandani para wanita-wanita bangsawan seperti Soraya dari Iran, Ducchesse of Windsor yang menjadi para pelanggannya. Bisa di bayangkan juga ketika, Marlene Dietrich, Elizabeth Taylor, Jeanne Moreau, Brigitte Bardot berlenggak-lengok dengan hasil sepatu ciptaannya.

    Sedangkan dalam dunia sinema, Roger Vivier mengkreasikan sepatu legendaris untuk aktris Catherine Deneuve yang bermain dalam film Luis Bunuel, Belle de Jour yaitu istilah untuk sepatu escarpin dengan hak segi empat. Di tahun 1963, dia membuka rumah mode khusus sepatu atas namanya, dan sejak itu dia bekerja sama dengan banyak perancang mode dunia seperti Yves Saint Laurent, Nina Ricci, hingga Balmain.

    Ketika saya memasuki pameran Virgule etc di pusat seni kontemporer Palais de Tokyo di Paris, saya berhadapan dengan ratusan sepatu dalam kotak -kotak kaca. Ini bukan saja sepatu Cinderella dari kaca, tapi berbagai imajinasi sepatu wanita terbuat dari kulit, satin, sutera dihias dengan renda, bulu-bulu, Swarovski dan berbagai materi lainnya. Saya terpesona dengan thigh boots berwarna kuning dengan bordiran dari Lesage, bermotif bunga mimosa atau sandal bermotif tumpukan daun hijau dengan hiasan bunga muguet yaitu bunga khas dari tradisi Perancis, yang berbunga sekali setahun setiap bulan mei.

    Pencipta hak sepatu aiguille yaitu high heel jarum 6 sampai 8 cm ataupun virgule, yaitu hak sepatu berbentuk koma, Roger Vivier berkarya seperti seorang pematung yang mencari kesempurnaan dalam bentuk sepatunya dan memberikan nada-nada puisi dalam setiap karyanya.

    Sejak kepergiannya di tahun 1998, Bruno Frisoni yang menjadi Creative Director untuk rumah Roger Vivier ditahun 2002 bersama dengan simbol very chic Parisian yaitu Ines de la Fressange sebagai duta besar merek ini.

    (Teks: Rizal Lim ; Foto: Courtesy of Roger Vivier)

     

     

     









- MORE STORIES -


Ide Busana Saat Traveling dari Loewe Spring/Summer 2018

Dalam rona pastel, motif gingham, dan gaya boho ciptaan Jonathan Anderson.


John Galliano Mendesain Menswear untuk Maison Margiela

Akankah estetika yang sama dengan rancangan womenswear dituangkan John Galliano ke dalam rancangan menswear pula?


Koleksi Kapsul Kaia Gerber dengan Karl Lagerfeld

Apa jadinya ketika model yang baru berusia 16 tahun ini merancang koleksi kapsul bersama desainer legendaris, Karl Lagerfeld?


Kim Jones Tinggalkan Louis Vuitton

Setelah 7 tahun memimpin divisi menswear Louis Vuitton, Kim Jones dikabarkan segera menanggalkan posisi prestisius tersebut


Gaya Busana Terinspirasi Film The Matrix ala Zayn Malik

Tampil serba hitam dengan jubah dan kacamata mikro, ini gaya busana pilihan Zayn saat ulang tahunnya