logo Harper's BAZAAR Indonesia
BEAUTY & HAIR
PERJUANGAN TITI DJ UNTUK MELAKUKAN DIET IDEAL

Kisah perjuangan Titi DJ untuk terlihat langsing di layar kaca memang telah terbuka di hadapan publik. Usaha yang dilakukan, mulai dari jenis diet yang dijalani hingga bedah kecantikan tidak ditutup-tutupinya. Bahkan ia bersedia memaparkan semuanya ketika Harper's Bazaar Indonesia memintanya untuk berbagi tentang usahanya menuju berat ideal.

Diet sudah pasti telah dicoba beberapa metodenya. Dua tindakan cukup ekstrem yang pernah dijalaninya adalah tummy tuck, liposuction, dan breast reduction. Titi kini dibantu oleh dokter gizi, yang mengharuskannya makan di waktu-waktu tertentu, “Saat waktunya makan, walaupun tidak lapar, saya harus makan. Jadi karena tidak lapar itu keinginan saya untuk mengudap berkurang,” ujarnya. “Intinya adalah disiplin,” lanjut Titi diselingi waktu makannya. “Setelah dua minggu ini bobot saya berkurang 4 kg.”

“Olah raga itu harus. Tidak usah latihan seperti atlet, yang penting tubuh bugar. Saya sekarang meluangkan waktu 30 menit sehari di pagi hari untuk jalan cepat atau naik sepeda keliling kompleks rumah, atau berenang. Baik juga untuk melatih paru-paru, seperti vocalizing.” tambahnya.

(Febe Riri S, Photo Credit: Andre Wiredja to Harper's Bazaar Indonesia)

 
BEAUTY & HAIR
PERJUANGAN TITI DJ UNTUK MELAKUKAN DIET IDEAL

Kisah perjuangan Titi DJ untuk terlihat langsing di layar kaca memang telah terbuka di hadapan publik. Usaha yang dilakukan, mulai dari jenis diet yang dijalani hingga bedah kecantikan tidak ditutup-tutupinya. Bahkan ia bersedia memaparkan semuanya ketika Harper's Bazaar Indonesia memintanya untuk berbagi tentang usahanya menuju berat ideal.

Diet sudah pasti telah dicoba beberapa metodenya. Dua tindakan cukup ekstrem yang pernah dijalaninya adalah tummy tuck, liposuction, dan breast reduction. Titi kini dibantu oleh dokter gizi, yang mengharuskannya makan di waktu-waktu tertentu, “Saat waktunya makan, walaupun tidak lapar, saya harus makan. Jadi karena tidak lapar itu keinginan saya untuk mengudap berkurang,” ujarnya. “Intinya adalah disiplin,” lanjut Titi diselingi waktu makannya. “Setelah dua minggu ini bobot saya berkurang 4 kg.”

“Olah raga itu harus. Tidak usah latihan seperti atlet, yang penting tubuh bugar. Saya sekarang meluangkan waktu 30 menit sehari di pagi hari untuk jalan cepat atau naik sepeda keliling kompleks rumah, atau berenang. Baik juga untuk melatih paru-paru, seperti vocalizing.” tambahnya.

(Febe Riri S, Photo Credit: Andre Wiredja to Harper's Bazaar Indonesia)

Fenomena Cold-Pressed Juice
FENOMENA COLD-PRESSED JUICE

Tren mengedepankan hidup sehat tengah melanda ibukota. Salah satu yang tengah marak…

 
Your Holiday Read
YOUR HOLIDAY READ

Saat liburan, saatnya menyingkir sejenak dari layar TV dan beralih ke romantisme…

 
24 Hours in The City
24 HOURS IN THE CITY

Maksimalkan waktu stop over untuk penerbangan lanjutan dengan keluar dari bandara dan…